# Dokumen B — Master Blueprint Instrumen GRACE

Satu sumber daftar kode untuk seluruh paket. Kandidat item validasi adalah operasionalisasi peneliti dari konsep sumber dan karakteristik produk; bukan kutipan teori. Kxx-SE/KE/BU/JE/RE adalah rating expert review dari 14 item yang sama, bukan 70 item empati. O/R adalah butir penelitian yang menjadi objek review; V6 A/B adalah kriteria global review instrumen nya. Bukti kolom 8 adalah hal yang harus disediakan/diperiksa, bukan klaim seluruhnya telah ditemukan atau lulus. GAP tidak diberi skor 0/1 otomatis.

| Nomor | Produk/instrumen | Konstruk | Dimensi | Indikator | Definisi operasional | Dasar teori/sumber | Bukti yang seharusnya muncul | Kandidat butir | Validator | Catatan |
| --- | --- | --- | --- | --- | --- | --- | --- | --- | --- | --- |
| M01 | 1 Model/Buku | Kualitas desain model | Rasional | Batas komponen | Validator menemukan penjelasan eksplisit tentang batas komponen dan kecocokannya dengan tujuan model. | S01; S04 | BM v 0.7 PDF 4–5, diagram/lapisan | Komponen dan batasan Model GRACE didefinisikan secara jelas dan konsisten. | Ahli desain instruksional/simulasi; empati untuk M06/M11/M12 | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| M02 | 1 Model/Buku | Kualitas desain model | Rasional | Hubungan komponen | Validator menemukan penjelasan eksplisit tentang hubungan komponen dan kecocokannya dengan tujuan model. | S01; S03 | BM v 0.7 arsitektur dan sintaks | Hubungan antarkomponen dalam arsitektur Model GRACE dijelaskan secara logis dan konsisten. | Ahli desain instruksional/simulasi; empati untuk M06/M11/M12 | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| M03 | 1 Model/Buku | Kualitas desain model | Rasional | Akurasi diagram | Validator menemukan penjelasan eksplisit tentang akurasi diagram dan kecocokannya dengan tujuan model. | S01; S04 | Diagram dibandingkan bab sintaks | Diagram Model GRACE merepresentasikan alur empat fase yang dijelaskan dalam Buku Model. | Ahli desain instruksional/simulasi; empati untuk M06/M11/M12 | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| M04 | 1 Model/Buku | Kualitas desain model | Landasan | Dukungan teori | Validator menemukan penjelasan eksplisit tentang dukungan teori dan kecocokannya dengan tujuan model. | S01; S02; S03 | Tabel teori→keputusan desain; E membedakan tingkat akses | Landasan teori yang digunakan mendukung tujuan dan rancangan pembelajaran Model GRACE. | Ahli desain instruksional/simulasi; empati untuk M06/M11/M12 | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| M05 | 1 Model/Buku | Kualitas desain model | Gamifikasi | Tujuan elemen | Validator menemukan penjelasan eksplisit tentang tujuan elemen dan kecocokannya dengan tujuan model. | S07; S08 | Tabel elemen yang nyata→tujuan belajar; jangan wajib kan badge | Elemen gamifikasi GRACE terintegrasi secara koheren dengan tujuan pembelajaran empati. | Ahli desain instruksional/simulasi; empati untuk M06/M11/M12 | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| M06 | 1 Model/Buku | Kualitas desain model | Landasan | Status TCME | Validator menemukan penjelasan eksplisit tentang status tcme dan kecocokannya dengan tujuan model. | S09; S10; S11 | BM PDF 13–14; master konstruk perlu koreksi atribusi | TCME dijelaskan sebagai sintesis peneliti dengan definisi kognitif dan afektif yang ditelusuri ke sumber asal nya. | Ahli desain instruksional/simulasi; empati untuk M06/M11/M12 | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| M07 | 1 Model/Buku | Kualitas desain model | Sintaks | Siklus pengalaman | Validator menemukan penjelasan eksplisit tentang siklus pengalaman dan kecocokannya dengan tujuan model. | S02 | BM PDF 24–30; AE dapat terjadi sesi berikutnya | Pemetaan GRACE ke CE–RO–AC–AE membedakan rencana transfer dari percobaan respons baru yang benar-benar dilaksanakan. | Ahli desain instruksional/simulasi; empati untuk M06/M11/M12 | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| M08 | 1 Model/Buku | Kualitas desain model | Sistem sosial | Media dan fasilitator | Validator menemukan penjelasan eksplisit tentang media dan fasilitator dan kecocokannya dengan tujuan model. | S04; S05 | BM PDF 31–36; panduan dosen | Pembagian fungsi media dan fasilitator pada setiap fase dijelaskan dalam Buku Model. | Ahli desain instruksional/simulasi; empati untuk M06/M11/M12 | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| M09 | 1 Model/Buku | Kualitas desain model | Landasan | Posisi KPIEN | Validator menemukan penjelasan eksplisit tentang posisi kpien dan kecocokannya dengan tujuan model. | S09; S10; L01 | BM KPIEN sebagai cue lokal, bukan kompetensi/faktor | KPIEN diposisikan secara tepat sebagai kerangka pengenalan isyarat kebutuhan empati pasien. | Ahli desain instruksional/simulasi; empati untuk M06/M11/M12 | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| M10 | 1 Model/Buku | Kualitas desain model | Evaluasi | Batas sumber bukti | Validator menemukan penjelasan eksplisit tentang batas sumber bukti dan kecocokannya dengan tujuan model. | S16; S20 | BM PDF 40–43; pilihan tidak menyatakan emosi internal | Fungsi model, media, perangkat pembelajaran, data proses, dan KCES-R sebagai pengukuran hasil penelitian dibedakan secara jelas. | Ahli desain instruksional/simulasi; empati untuk M06/M11/M12 | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| M11 | 1 Model/Buku | Kualitas desain model | Tujuan | Kognitif | Validator menemukan penjelasan eksplisit tentang kognitif dan kecocokannya dengan tujuan model. | S09; S10 | BM tujuan→aktivitas perspective taking | Tujuan dan aktivitas GRACE selaras untuk mengembangkan empati kognitif, terutama kemampuan memahami perspektif pasien. | Ahli desain instruksional/simulasi; empati untuk M06/M11/M12 | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| M12 | 1 Model/Buku | Kualitas desain model | Tujuan | Afektif | Validator menemukan penjelasan eksplisit tentang afektif dan kecocokannya dengan tujuan model. | S09; S10; S11 | BM respons peduli; regulasi pendukung | Tujuan dan aktivitas GRACE selaras untuk mengembangkan empati afektif sesuai definisi operasional TCME. | Ahli desain instruksional/simulasi; empati untuk M06/M11/M12 | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| M13 | 1 Model/Buku | Kualitas desain model | Konteks | Kesesuaian D3 | Validator menemukan penjelasan eksplisit tentang kesesuaian d 3 dan kecocokannya dengan tujuan model. | S03; L03 | GAP: RPS D3 resmi belum tersedia sebagai berkas sumber | Tujuan model ditautkan pada capaian komunikasi dalam kurikulum D3 Keperawatan institusi sasaran. | Ahli desain instruksional/simulasi; empati untuk M06/M11/M12 | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| M14 | 1 Model/Buku | Kualitas desain model | Sintaks | Transisi | Validator menemukan penjelasan eksplisit tentang transisi dan kecocokannya dengan tujuan model. | S05; L01 | Keluaran wajib dan kriteria pindah fase | Aturan berpindah dari satu fase GRACE ke fase berikutnya dijelaskan dalam Buku Model. | Ahli desain instruksional/simulasi; empati untuk M06/M11/M12 | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| M15 | 1 Model/Buku | Kualitas desain model | Sintaks | Urutan belajar | Validator menemukan penjelasan eksplisit tentang urutan belajar dan kecocokannya dengan tujuan model. | S02; S05 | BM sintaks; kesempatan aplikasi antar 4 sesi | Urutan fase menyediakan pengalaman kasus, refleksi, perumusan prinsip, dan kesempatan penerapan respons baru. | Ahli desain instruksional/simulasi; empati untuk M06/M11/M12 | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| M16 | 1 Model/Buku | Kualitas desain model | Sistem sosial | Peran | Validator menemukan penjelasan eksplisit tentang peran dan kecocokannya dengan tujuan model. | S04; S05 | Satu dosen inti; observer opsional berbeda tugas | Tanggung jawab dosen dan mahasiswa pada setiap fase GRACE dirumuskan dalam Buku Model. | Ahli desain instruksional/simulasi; empati untuk M06/M11/M12 | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| M17 | 1 Model/Buku | Kualitas desain model | Prinsip reaksi | Respons fasilitator | Validator menemukan penjelasan eksplisit tentang respons fasilitator dan kecocokannya dengan tujuan model. | S05 | BM PDF 34–36; koreksi keselamatan tetap diperbolehkan | Prinsip reaksi menjelaskan respons fasilitator terhadap keputusan mahasiswa berdasarkan bukti kasus. | Ahli desain instruksional/simulasi; empati untuk M06/M11/M12 | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| M18 | 1 Model/Buku | Kualitas desain model | Sistem pendukung | Kebutuhan minimum | Validator menemukan penjelasan eksplisit tentang kebutuhan minimum dan kecocokannya dengan tujuan model. | S04; S05 | BM PDF 40; daftar media, skenario, panduan, fasilitas | Buku Model menetapkan dukungan minimum yang diperlukan untuk menjalankan setiap fase GRACE. | Ahli desain instruksional/simulasi; empati untuk M06/M11/M12 | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| M19 | 1 Model/Buku | Kualitas desain model | Dampak | Instruksional | Validator menemukan penjelasan eksplisit tentang instruksional dan kecocokannya dengan tujuan model. | S01; S16; S20 | BM PDF 37–43; hasil KCES self-report dua domain | Dampak instruksional yang ditargetkan dibedakan dari hasil yang telah dibuktikan secara empiris. | Ahli desain instruksional/simulasi; empati untuk M06/M11/M12 | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| M20 | 1 Model/Buku | Kualitas desain model | Dampak | Pengiring | Validator menemukan penjelasan eksplisit tentang pengiring dan kecocokannya dengan tujuan model. | S04; S20 | Etika/team work/metakognisi bukan otomatis terukur KCES | Dampak pengiring dijelaskan sebagai hasil tambahan dengan jenis bukti yang sesuai. | Ahli desain instruksional/simulasi; empati untuk M06/M11/M12 | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| M21 | 1 Model/Buku | Kualitas desain model | Kontribusi | Pembanding novelty | Validator menemukan penjelasan eksplisit tentang pembanding novelty dan kecocokannya dengan tujuan model. | S13; S14; S26 | Matriks novelty; pembanding game 2024 di A | Klaim kebaruan GRACE dijelaskan melalui perbandingan mekanisme dengan intervensi empati berbasis keputusan yang relevan. | Ahli desain instruksional/simulasi; empati untuk M06/M11/M12 | Noveltinya dinilai argumentatif, bukan pengesahan prioritas global. |
| M22 | 1 Model/Buku | Kualitas desain model | Kontribusi | Kebutuhan dan kontribusi | Validator menemukan penjelasan eksplisit tentang kebutuhan dan kontribusi dan kecocokannya dengan tujuan model. | S01; S25; L03 | Analisis kebutuhan; klaim potensi, bukan efektivitas | Kontribusi yang diusulkan GRACE ditautkan pada kebutuhan pembelajaran empati dalam pendidikan D3 Keperawatan. | Ahli desain instruksional/simulasi; empati untuk M06/M11/M12 | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| M23 | 1 Model/Buku | Kualitas desain model | Prinsip reaksi | Keamanan psikologis | Validator menemukan penjelasan eksplisit tentang keamanan psikologis dan kecocokannya dengan tujuan model. | S05 | BM prinsip reaksi; ketentuan private reflection | Buku Model menetapkan interaksi yang melindungi mahasiswa dari penghinaan selama pembelajaran. | Ahli desain instruksional/simulasi; empati untuk M06/M11/M12 | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| M24 | 1 Model/Buku | Kualitas desain model | Mekanisme prebriefing | Perspective priming | Validator menemukan penjelasan eksplisit tentang perspective priming dan kecocokannya dengan tujuan model. | S09; S10; S05 | Panduan dosen P83; jadikan bagian wajib model | Prebriefing memuat pemantik yang mengarahkan perhatian mahasiswa pada sudut pandang pasien sebelum keputusan dibuat. | Ahli desain instruksional/simulasi; empati untuk M06/M11/M12 | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| M25 | 1 Model/Buku | Kualitas desain model | Mekanisme simulasi | Role-taking | Validator menemukan penjelasan eksplisit tentang role-taking dan kecocokannya dengan tujuan model. | S09; S14 | Bukan otomatis mahasiswa memainkan peran pasien | Peran mahasiswa sebagai perawat yang mempertimbangkan perspektif pasien dijelaskan sebelum simulasi. | Ahli desain instruksional/simulasi; empati untuk M06/M11/M12 | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| M26 | 1 Model/Buku | Kualitas desain model | Mekanisme simulasi | Rantai keputusan | Validator menemukan penjelasan eksplisit tentang rantai keputusan dan kecocokannya dengan tujuan model. | S10; S14; L02 | V4 choice→consequence→next; konvergensi lokal eksplisit | Buku Model menjelaskan hubungan cue pasien, pilihan komunikasi, dan konsekuensi pasien pada contoh node skenario. | Ahli desain instruksional/simulasi; empati untuk M06/M11/M12 | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| M27 | 1 Model/Buku | Kualitas desain model | Mekanisme debriefing | Rekonstruksi | Validator menemukan penjelasan eksplisit tentang rekonstruksi dan kecocokannya dengan tujuan model. | S02; S05 | Panduan dosen P133; V4 D1 | Debriefing meminta mahasiswa merekonstruksi satu keputusan yang dibuat dalam simulasi. | Ahli desain instruksional/simulasi; empati untuk M06/M11/M12 | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| M28 | 1 Model/Buku | Kualitas desain model | Mekanisme debriefing | Perspektif | Validator menemukan penjelasan eksplisit tentang perspektif dan kecocokannya dengan tujuan model. | S09; S05 | Panduan P135; V4 D2; bukti vs asumsi | Debriefing meminta penafsiran perspektif pasien dengan alasan dari bukti kasus. | Ahli desain instruksional/simulasi; empati untuk M06/M11/M12 | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| M29 | 1 Model/Buku | Kualitas desain model | Mekanisme debriefing | Konsekuensi | Validator menemukan penjelasan eksplisit tentang konsekuensi dan kecocokannya dengan tujuan model. | S02; S05 | V4 D3; panduan refleksi konsekuensi | Debriefing mengarahkan mahasiswa menelaah konsekuensi respons komunikasinya bagi pasien. | Ahli desain instruksional/simulasi; empati untuk M06/M11/M12 | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| M30 | 1 Model/Buku | Kualitas desain model | Mekanisme debriefing | Alternatif | Validator menemukan penjelasan eksplisit tentang alternatif dan kecocokannya dengan tujuan model. | S02; S05 | Panduan P139; V4 D3; tidak menjamin transfer | Debriefing meminta mahasiswa merumuskan alternatif respons empatik untuk situasi yang dibahas. | Ahli desain instruksional/simulasi; empati untuk M06/M11/M12 | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| M31 | 1 Model/Buku | Kualitas desain model | Konsistensi buku | Terminologi | Validator menemukan penjelasan eksplisit tentang terminologi dan kecocokannya dengan tujuan model. | S01; L01 | Daftar istilah; KPIEN proposal berbeda kepanjangan | Istilah konstruk, KPIEN, sintaks, dan sumber bukti digunakan secara konsisten dalam Buku Model. | Ahli desain instruksional/simulasi; empati untuk M06/M11/M12 | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| T01 | 2 Materi/Skenario | Kelayakan substantif kasus | Empati kognitif | Akurasi konsep | Telaah narasi, pilihan, konsekuensi, dan catatan klinis terhadap akurasi konsep. | S09; S10 | V4 revisi 01 Okt 2026, peta node dan catatan kasus; BP v 2.3 perlu diselaraskan | Konsep empati kognitif, terutama pemahaman pengalaman dan perspective-taking pasien, disajikan secara benar dan konsisten dalam materi serta skenario GRACE. | Ahli keperawatan/komunikasi terapeutik; kurikulum D3 | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| T02 | 2 Materi/Skenario | Kelayakan substantif kasus | Empati afektif | Kepedulian | Telaah narasi, pilihan, konsekuensi, dan catatan klinis terhadap kepedulian. | S09; S10; S11 | V4 revisi 01 Okt 2026, peta node dan catatan kasus; BP v 2.3 perlu diselaraskan | Konsep empati afektif, terutama empathic concern dan respons kepedulian yang berorientasi pada pasien, disajikan secara benar dan proporsional. | Ahli keperawatan/komunikasi terapeutik; kurikulum D3 | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| T03 | 2 Materi/Skenario | Kelayakan substantif kasus | Batas konsep | Empati vs distres | Telaah narasi, pilihan, konsekuensi, dan catatan klinis terhadap empati vs distres. | S09; S10 | V4 revisi 01 Okt 2026, peta node dan catatan kasus; BP v 2.3 perlu diselaraskan | Materi membedakan respons empatik yang berorientasi pada pasien dari personal distress mahasiswa. | Ahli keperawatan/komunikasi terapeutik; kurikulum D3 | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| T04 | 2 Materi/Skenario | Kelayakan substantif kasus | Pemetaan kasus | Cue dan target | Telaah narasi, pilihan, konsekuensi, dan catatan klinis terhadap cue dan target. | S10; S14; L02 | V4 revisi 01 Okt 2026, peta node dan catatan kasus; BP v 2.3 perlu diselaraskan | Peta kasus menghubungkan cue pasien dengan tujuan respons empatik yang dilatih. | Ahli keperawatan/komunikasi terapeutik; kurikulum D3 | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| T05 | 2 Materi/Skenario | Kelayakan substantif kasus | Authenticity | Kewajaran kasus | Telaah narasi, pilihan, konsekuensi, dan catatan klinis terhadap kewajaran kasus. | S14; S05 | V4 revisi 01 Okt 2026, peta node dan catatan kasus; BP v 2.3 perlu diselaraskan | Situasi pasien pada setiap skenario masuk akal dalam konteks pelayanan yang digambarkan. | Ahli keperawatan/komunikasi terapeutik; kurikulum D3 | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| T06 | 2 Materi/Skenario | Kelayakan substantif kasus | Kompleksitas | Jenjang D3 | Telaah narasi, pilihan, konsekuensi, dan catatan klinis terhadap jenjang d 3. | S03; L03 | V4 revisi 01 Okt 2026, peta node dan catatan kasus; BP v 2.3 perlu diselaraskan | Tuntutan keputusan pada setiap kasus sesuai dengan pengalaman belajar mahasiswa D3 sasaran. | Ahli keperawatan/komunikasi terapeutik; kurikulum D3 | GAP RPS/SOP sumber untuk T06/T07/T11/T15/T20. |
| T07 | 2 Materi/Skenario | Kelayakan substantif kasus | Keilmuan | Keselamatan klinis | Telaah narasi, pilihan, konsekuensi, dan catatan klinis terhadap keselamatan klinis. | S24; L03 | V4 revisi 01 Okt 2026, peta node dan catatan kasus; BP v 2.3 perlu diselaraskan | Respons keperawatan yang direkomendasikan dalam skenario sesuai batas kewenangan peserta didik pada konteks kasus. | Ahli keperawatan/komunikasi terapeutik; kurikulum D3 | GAP RPS/SOP sumber untuk T06/T07/T11/T15/T20. |
| T08 | 2 Materi/Skenario | Kelayakan substantif kasus | Komunikasi | Respons terapeutik | Telaah narasi, pilihan, konsekuensi, dan catatan klinis terhadap respons terapeutik. | S11; S12; S24 | V4 revisi 01 Okt 2026, peta node dan catatan kasus; BP v 2.3 perlu diselaraskan | Respons yang direkomendasikan menunjukkan komunikasi terapeutik yang menanggapi kebutuhan pasien. | Ahli keperawatan/komunikasi terapeutik; kurikulum D3 | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| T09 | 2 Materi/Skenario | Kelayakan substantif kasus | Branching | Perbedaan alternatif | Telaah narasi, pilihan, konsekuensi, dan catatan klinis terhadap perbedaan alternatif. | S14; L02 | V4 revisi 01 Okt 2026, peta node dan catatan kasus; BP v 2.3 perlu diselaraskan | Alternatif respons pada setiap node memiliki perbedaan makna komunikasi yang dapat dijelaskan dari kasus. | Ahli keperawatan/komunikasi terapeutik; kurikulum D3 | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| T10 | 2 Materi/Skenario | Kelayakan substantif kasus | Konsekuensi | Logika pasien | Telaah narasi, pilihan, konsekuensi, dan catatan klinis terhadap logika pasien. | S14; L02 | V4 revisi 01 Okt 2026, peta node dan catatan kasus; BP v 2.3 perlu diselaraskan | Konsekuensi pasien yang ditulis sesuai dengan respons komunikasi yang dipilih. | Ahli keperawatan/komunikasi terapeutik; kurikulum D3 | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| T11 | 2 Materi/Skenario | Kelayakan substantif kasus | Debriefing materi | Rujukan klinis | Telaah narasi, pilihan, konsekuensi, dan catatan klinis terhadap rujukan klinis. | S24; L03 | V4 revisi 01 Okt 2026, peta node dan catatan kasus; BP v 2.3 perlu diselaraskan | Rujukan klinis pada catatan debriefing kasus mendukung alternatif respons yang direkomendasikan. | Ahli keperawatan/komunikasi terapeutik; kurikulum D3 | GAP RPS/SOP sumber untuk T06/T07/T11/T15/T20. |
| T12 | 2 Materi/Skenario | Kelayakan substantif kasus | Cakupan | Kognitif dan afektif | Telaah narasi, pilihan, konsekuensi, dan catatan klinis terhadap kognitif dan afektif. | S09; S10; L02 | V4 revisi 01 Okt 2026, peta node dan catatan kasus; BP v 2.3 perlu diselaraskan | Rangkaian empat kasus menyediakan kesempatan melatih pemahaman perspektif dan kepedulian terhadap pasien. | Ahli keperawatan/komunikasi terapeutik; kurikulum D3 | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| T13 | 2 Materi/Skenario | Kelayakan substantif kasus | Budaya | Tanpa stereotip | Telaah narasi, pilihan, konsekuensi, dan catatan klinis terhadap tanpa stereotip. | S24; L02 | V4 revisi 01 Okt 2026, peta node dan catatan kasus; BP v 2.3 perlu diselaraskan | Penggambaran pasien menghindari generalisasi stereotip tentang kelompok budaya. | Ahli keperawatan/komunikasi terapeutik; kurikulum D3 | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| T14 | 2 Materi/Skenario | Kelayakan substantif kasus | Bahasa materi | Keterpahaman | Telaah narasi, pilihan, konsekuensi, dan catatan klinis terhadap keterpahaman. | S20; L03 | V4 revisi 01 Okt 2026, peta node dan catatan kasus; BP v 2.3 perlu diselaraskan | Teks materi dan skenario mudah dipahami oleh mahasiswa D3 sasaran. | Ahli keperawatan/komunikasi terapeutik; kurikulum D3 | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| T15 | 2 Materi/Skenario | Kelayakan substantif kasus | Bahasa materi | Istilah klinis | Telaah narasi, pilihan, konsekuensi, dan catatan klinis terhadap istilah klinis. | S24; L03 | V4 revisi 01 Okt 2026, peta node dan catatan kasus; BP v 2.3 perlu diselaraskan | Istilah keperawatan digunakan sesuai maknanya dalam konteks kasus. | Ahli keperawatan/komunikasi terapeutik; kurikulum D3 | GAP RPS/SOP sumber untuk T06/T07/T11/T15/T20. |
| T16 | 2 Materi/Skenario | Kelayakan substantif kasus | Bahasa dialog | Kewajaran dialog | Telaah narasi, pilihan, konsekuensi, dan catatan klinis terhadap kewajaran dialog. | S14; L02 | V4 revisi 01 Okt 2026, peta node dan catatan kasus; BP v 2.3 perlu diselaraskan | Dialog pasien terdengar wajar untuk situasi yang digambarkan. | Ahli keperawatan/komunikasi terapeutik; kurikulum D3 | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| T17 | 2 Materi/Skenario | Kelayakan substantif kasus | Etika pasien | Otonomi | Telaah narasi, pilihan, konsekuensi, dan catatan klinis terhadap otonomi. | S24 | V4 revisi 01 Okt 2026, peta node dan catatan kasus; BP v 2.3 perlu diselaraskan | Respons yang direkomendasikan menghargai hak pasien untuk menyampaikan pilihan. | Ahli keperawatan/komunikasi terapeutik; kurikulum D3 | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| T18 | 2 Materi/Skenario | Kelayakan substantif kasus | Cue pasien | Bukti dan ketidakpastian | Telaah narasi, pilihan, konsekuensi, dan catatan klinis terhadap bukti dan ketidakpastian. | S10; S12; L02 | V4 revisi 01 Okt 2026, peta node dan catatan kasus; BP v 2.3 perlu diselaraskan | Isyarat pasien menyediakan dasar untuk penafsiran tanpa menjadikan satu isyarat sebagai diagnosis kebutuhan pasien. | Ahli keperawatan/komunikasi terapeutik; kurikulum D3 | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| T19 | 2 Materi/Skenario | Kelayakan substantif kasus | Konsekuensi | Batas prediksi | Telaah narasi, pilihan, konsekuensi, dan catatan klinis terhadap batas prediksi. | S14; L02 | V4 revisi 01 Okt 2026, peta node dan catatan kasus; BP v 2.3 perlu diselaraskan | Catatan kasus menjelaskan bahwa respons pasien dalam simulasi merupakan kemungkinan kontekstual, bukan kepastian reaksi pasien nyata. | Ahli keperawatan/komunikasi terapeutik; kurikulum D3 | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| T20 | 2 Materi/Skenario | Kelayakan substantif kasus | Kurikulum | Kesesuaian sesi | Telaah narasi, pilihan, konsekuensi, dan catatan klinis terhadap kesesuaian sesi. | S03; L03 | V4 revisi 01 Okt 2026, peta node dan catatan kasus; BP v 2.3 perlu diselaraskan | Setiap kasus ditautkan pada capaian dan jadwal dalam RPS D3 institusi sasaran. | Ahli keperawatan/komunikasi terapeutik; kurikulum D3 | GAP RPS/SOP sumber untuk T06/T07/T11/T15/T20. |
| W01 | 3 Media web/game | Kualitas fungsional media | Antarmuka | Konsistensi | Validator mencoba tugas uji dan membandingkan hasil dengan spesifikasi konsistensi. | S21; S22 | URL tersedia; perlu build/akun uji, perangkat, browser, dan log uji bertanggal; belum diuji langsung dalam audit ini | Tata letak antarlayar konsisten dan memudahkan pengguna mengenali informasi utama serta tahapan aktivitas. | Ahli media/UX/rekayasa perangkat lunak | Tidak menilai kebenaran klinis; bukti run time GAP, bukan otomatis tidak sesuai. |
| W02 | 3 Media web/game | Kualitas fungsional media | Readability | Teks | Validator mencoba tugas uji dan membandingkan hasil dengan spesifikasi teks. | S21; S23 | URL tersedia; perlu build/akun uji, perangkat, browser, dan log uji bertanggal; belum diuji langsung dalam audit ini | Teks antarmuka dapat dibaca pada ukuran tampilan perangkat sasaran. | Ahli media/UX/rekayasa perangkat lunak | Tidak menilai kebenaran klinis; bukti run time GAP, bukan otomatis tidak sesuai. |
| W03 | 3 Media web/game | Kualitas fungsional media | Responsiveness | Reflow | Validator mencoba tugas uji dan membandingkan hasil dengan spesifikasi reflow. | S23 | URL tersedia; perlu build/akun uji, perangkat, browser, dan log uji bertanggal; belum diuji langsung dalam audit ini | Tampilan game menyesuaikan ukuran layar tanpa elemen terpotong atau saling menutupi. | Ahli media/UX/rekayasa perangkat lunak | Tidak menilai kebenaran klinis; bukti run time GAP, bukan otomatis tidak sesuai. |
| W04 | 3 Media web/game | Kualitas fungsional media | Navigasi | Kontrol | Validator mencoba tugas uji dan membandingkan hasil dengan spesifikasi kontrol. | S21; S22 | URL tersedia; perlu build/akun uji, perangkat, browser, dan log uji bertanggal; belum diuji langsung dalam audit ini | Menu, tombol, dan pilihan respons mudah ditemukan serta digunakan. | Ahli media/UX/rekayasa perangkat lunak | Tidak menilai kebenaran klinis; bukti run time GAP, bukan otomatis tidak sesuai. |
| W05 | 3 Media web/game | Kualitas fungsional media | Progress | Posisi aktivitas | Validator mencoba tugas uji dan membandingkan hasil dengan spesifikasi posisi aktivitas. | S07; S21 | URL tersedia; perlu build/akun uji, perangkat, browser, dan log uji bertanggal; belum diuji langsung dalam audit ini | Penanda kemajuan menunjukkan posisi pengguna dalam alur aktivitas. | Ahli media/UX/rekayasa perangkat lunak | Tidak menilai kebenaran klinis; bukti run time GAP, bukan otomatis tidak sesuai. |
| W06 | 3 Media web/game | Kualitas fungsional media | Pemulihan | Error | Validator mencoba tugas uji dan membandingkan hasil dengan spesifikasi error. | S22 | URL tersedia; perlu build/akun uji, perangkat, browser, dan log uji bertanggal; belum diuji langsung dalam audit ini | Pengguna dapat memulihkan aktivitas setelah kesalahan teknis sesuai prosedur yang ditampilkan. | Ahli media/UX/rekayasa perangkat lunak | Tidak menilai kebenaran klinis; bukti run time GAP, bukan otomatis tidak sesuai. |
| W07 | 3 Media web/game | Kualitas fungsional media | Teknis | Penyelesaian | Validator mencoba tugas uji dan membandingkan hasil dengan spesifikasi penyelesaian. | S22 | URL tersedia; perlu build/akun uji, perangkat, browser, dan log uji bertanggal; belum diuji langsung dalam audit ini | Fungsi utama aplikasi dapat menyelesaikan satu sesi pada konfigurasi perangkat dan jaringan sasaran. | Ahli media/UX/rekayasa perangkat lunak | Tidak menilai kebenaran klinis; bukti run time GAP, bukan otomatis tidak sesuai. |
| W08 | 3 Media web/game | Kualitas fungsional media | Functionality | Rute | Validator mencoba tugas uji dan membandingkan hasil dengan spesifikasi rute. | S22; L02 | URL tersedia; perlu build/akun uji, perangkat, browser, dan log uji bertanggal; belum diuji langsung dalam audit ini | Pilihan pengguna menghasilkan percabangan dan konsekuensi yang sesuai dengan rancangan skenario. | Ahli media/UX/rekayasa perangkat lunak | Tidak menilai kebenaran klinis; bukti run time GAP, bukan otomatis tidak sesuai. |
| W09 | 3 Media web/game | Kualitas fungsional media | Feedback | Pilihan sesuai | Validator mencoba tugas uji dan membandingkan hasil dengan spesifikasi pilihan sesuai. | S22; L02 | URL tersedia; perlu build/akun uji, perangkat, browser, dan log uji bertanggal; belum diuji langsung dalam audit ini | Media menampilkan umpan balik yang sesuai dengan pilihan pengguna. | Ahli media/UX/rekayasa perangkat lunak | Tidak menilai kebenaran klinis; bukti run time GAP, bukan otomatis tidak sesuai. |
| W10 | 3 Media web/game | Kualitas fungsional media | Integritas proses | Log | Validator mencoba tugas uji dan membandingkan hasil dengan spesifikasi log. | S22; L02 | URL tersedia; perlu build/akun uji, perangkat, browser, dan log uji bertanggal; belum diuji langsung dalam audit ini | Log menyimpan riwayat keputusan pengguna sesuai rancangan sesi. | Ahli media/UX/rekayasa perangkat lunak | Tidak menilai kebenaran klinis; bukti run time GAP, bukan otomatis tidak sesuai. |
| W11 | 3 Media web/game | Kualitas fungsional media | Game alignment | Implementasi elemen | Validator mencoba tugas uji dan membandingkan hasil dengan spesifikasi implementasi elemen. | S07; L01 | URL tersedia; perlu build/akun uji, perangkat, browser, dan log uji bertanggal; belum diuji langsung dalam audit ini | Elemen gamifikasi yang disahkan pada rancangan ditampilkan sesuai fungsi belajarnya. | Ahli media/UX/rekayasa perangkat lunak | Tidak menilai kebenaran klinis; bukti run time GAP, bukan otomatis tidak sesuai. |
| W12 | 3 Media web/game | Kualitas fungsional media | Tempo | Kontrol membaca | Validator mencoba tugas uji dan membandingkan hasil dengan spesifikasi kontrol membaca. | S21; S22 | URL tersedia; perlu build/akun uji, perangkat, browser, dan log uji bertanggal; belum diuji langsung dalam audit ini | Pengguna memiliki waktu untuk membaca informasi kasus sebelum memilih respons. | Ahli media/UX/rekayasa perangkat lunak | Tidak menilai kebenaran klinis; bukti run time GAP, bukan otomatis tidak sesuai. |
| W13 | 3 Media web/game | Kualitas fungsional media | Netralitas | Insentif jawaban | Validator mencoba tugas uji dan membandingkan hasil dengan spesifikasi insentif jawaban. | S16; S20 | URL tersedia; perlu build/akun uji, perangkat, browser, dan log uji bertanggal; belum diuji langsung dalam audit ini | Antarmuka tidak memberi insentif skor atau petunjuk yang menggiring jawaban KCES-R. | Ahli media/UX/rekayasa perangkat lunak | Tidak menilai kebenaran klinis; bukti run time GAP, bukan otomatis tidak sesuai. |
| W14 | 3 Media web/game | Kualitas fungsional media | KCES web | Kesetiaan tampilan | Validator mencoba tugas uji dan membandingkan hasil dengan spesifikasi kesetiaan tampilan. | S16; L04 | URL tersedia; perlu build/akun uji, perangkat, browser, dan log uji bertanggal; belum diuji langsung dalam audit ini | Penyajian butir dan skala respons KCES-R sesuai dengan versi yang disahkan. | Ahli media/UX/rekayasa perangkat lunak | Tidak menilai kebenaran klinis; bukti run time GAP, bukan otomatis tidak sesuai. |
| W15 | 3 Media web/game | Kualitas fungsional media | KCES web | Respons tersimpan | Validator mencoba tugas uji dan membandingkan hasil dengan spesifikasi respons tersimpan. | S22; L04 | URL tersedia; perlu build/akun uji, perangkat, browser, dan log uji bertanggal; belum diuji langsung dalam audit ini | Jawaban yang dipilih pada tiap butir KCES-R tetap tersimpan saat pengguna berpindah halaman. | Ahli media/UX/rekayasa perangkat lunak | Tidak menilai kebenaran klinis; bukti run time GAP, bukan otomatis tidak sesuai. |
| W16 | 3 Media web/game | Kualitas fungsional media | KCES web | Hitung skor | Validator mencoba tugas uji dan membandingkan hasil dengan spesifikasi hitung skor. | S16; L04 | URL tersedia; perlu build/akun uji, perangkat, browser, dan log uji bertanggal; belum diuji langsung dalam audit ini | Hasil perhitungan KCES-R cocok dengan aturan penskoran yang disahkan pada protokol. | Ahli media/UX/rekayasa perangkat lunak | Tidak menilai kebenaran klinis; bukti run time GAP, bukan otomatis tidak sesuai. |
| W17 | 3 Media web/game | Kualitas fungsional media | Data | Ekspor | Validator mencoba tugas uji dan membandingkan hasil dengan spesifikasi ekspor. | S22; L04 | URL tersedia; perlu build/akun uji, perangkat, browser, dan log uji bertanggal; belum diuji langsung dalam audit ini | Data yang diekspor cocok dengan respons mentah dan identitas sesi pada aplikasi. | Ahli media/UX/rekayasa perangkat lunak | Tidak menilai kebenaran klinis; bukti run time GAP, bukan otomatis tidak sesuai. |
| W18 | 3 Media web/game | Kualitas fungsional media | Data | Akses | Validator mencoba tugas uji dan membandingkan hasil dengan spesifikasi akses. | S22; S24 | URL tersedia; perlu build/akun uji, perangkat, browser, dan log uji bertanggal; belum diuji langsung dalam audit ini | Data peserta hanya dapat diakses oleh pengguna yang berwenang sesuai rancangan penelitian. | Ahli media/UX/rekayasa perangkat lunak | Tidak menilai kebenaran klinis; bukti run time GAP, bukan otomatis tidak sesuai. |
| W19 | 3 Media web/game | Kualitas fungsional media | Accessibility | Keyboard | Validator mencoba tugas uji dan membandingkan hasil dengan spesifikasi keyboard. | S23 | URL tersedia; perlu build/akun uji, perangkat, browser, dan log uji bertanggal; belum diuji langsung dalam audit ini | Aktivitas dan pengisian KCES-R dapat dioperasikan dengan papan ketik dengan fokus kontrol yang terlihat. | Ahli media/UX/rekayasa perangkat lunak | Tidak menilai kebenaran klinis; bukti run time GAP, bukan otomatis tidak sesuai. |
| W20 | 3 Media web/game | Kualitas fungsional media | Accessibility | Kontras | Validator mencoba tugas uji dan membandingkan hasil dengan spesifikasi kontras. | S23 | URL tersedia; perlu build/akun uji, perangkat, browser, dan log uji bertanggal; belum diuji langsung dalam audit ini | Kontras teks dengan latar memenuhi kriteria WCAG 2.2 yang relevan pada tampilan sasaran. | Ahli media/UX/rekayasa perangkat lunak | Tidak menilai kebenaran klinis; bukti run time GAP, bukan otomatis tidak sesuai. |
| P01 | 4 Perangkat pembelajaran | Operasionalisasi model | Tujuan | Tujuan panduan | Dosen menelusuri petunjuk/form dan mencoba tujuan panduan dalam rencana kelas. | S03 | Panduan dosen v 1.2, mahasiswa v 1.2, BP v 2.3; rencana kelas 25–30, satu dosen | Tujuan penggunaan perangkat GRACE dirumuskan dengan jelas dan sesuai bagi mahasiswa D3 Keperawatan. | Ahli pembelajaran keperawatan/dosen D3 berpengalaman | Waktu dan beban perlu pilot; pre/post di luar 100 menit. |
| P02 | 4 Perangkat pembelajaran | Operasionalisasi model | Kelengkapan | Form wajib | Dosen menelusuri petunjuk/form dan mencoba form wajib dalam rencana kelas. | S05; L01 | Panduan dosen v 1.2, mahasiswa v 1.2, BP v 2.3; rencana kelas 25–30, satu dosen | Form yang diperlukan pada setiap tahap tercantum dalam paket perangkat. | Ahli pembelajaran keperawatan/dosen D3 berpengalaman | Waktu dan beban perlu pilot; pre/post di luar 100 menit. |
| P03 | 4 Perangkat pembelajaran | Operasionalisasi model | Alignment | Sintaks | Dosen menelusuri petunjuk/form dan mencoba sintaks dalam rencana kelas. | S03; L01 | Panduan dosen v 1.2, mahasiswa v 1.2, BP v 2.3; rencana kelas 25–30, satu dosen | Urutan kegiatan perangkat mengikuti sintaks yang disahkan dalam Buku Model. | Ahli pembelajaran keperawatan/dosen D3 berpengalaman | Waktu dan beban perlu pilot; pre/post di luar 100 menit. |
| P04 | 4 Perangkat pembelajaran | Operasionalisasi model | Dosen | Petunjuk tindakan | Dosen menelusuri petunjuk/form dan mencoba petunjuk tindakan dalam rencana kelas. | S05 | Panduan dosen v 1.2, mahasiswa v 1.2, BP v 2.3; rencana kelas 25–30, satu dosen | Panduan dosen menjelaskan tindakan fasilitator yang harus dilakukan pada setiap fase. | Ahli pembelajaran keperawatan/dosen D3 berpengalaman | Waktu dan beban perlu pilot; pre/post di luar 100 menit. |
| P05 | 4 Perangkat pembelajaran | Operasionalisasi model | Mahasiswa | Petunjuk tindakan | Dosen menelusuri petunjuk/form dan mencoba petunjuk tindakan dalam rencana kelas. | S05 | Panduan dosen v 1.2, mahasiswa v 1.2, BP v 2.3; rencana kelas 25–30, satu dosen | Panduan mahasiswa menjelaskan tugas peserta pada setiap fase. | Ahli pembelajaran keperawatan/dosen D3 berpengalaman | Waktu dan beban perlu pilot; pre/post di luar 100 menit. |
| P06 | 4 Perangkat pembelajaran | Operasionalisasi model | Empat pertemuan | Versi kasus | Dosen menelusuri petunjuk/form dan mencoba versi kasus dalam rencana kelas. | S03; L02 | Panduan dosen v 1.2, mahasiswa v 1.2, BP v 2.3; rencana kelas 25–30, satu dosen | Rencana empat pertemuan menggunakan versi kasus yang sama dengan skenario yang divalidasi. | Ahli pembelajaran keperawatan/dosen D3 berpengalaman | Waktu dan beban perlu pilot; pre/post di luar 100 menit. |
| P07 | 4 Perangkat pembelajaran | Operasionalisasi model | Waktu | 100 menit | Dosen menelusuri petunjuk/form dan mencoba 100 menit dalam rencana kelas. | S05; L01 | Panduan dosen v 1.2, mahasiswa v 1.2, BP v 2.3; rencana kelas 25–30, satu dosen | Rencana waktu 10–45–30–15 menit memungkinkan aktivitas wajib terlaksana dalam sesi 100 menit. | Ahli pembelajaran keperawatan/dosen D3 berpengalaman | Waktu dan beban perlu pilot; pre/post di luar 100 menit. |
| P08 | 4 Perangkat pembelajaran | Operasionalisasi model | Keterlaksanaan | Beban fasilitator | Dosen menelusuri petunjuk/form dan mencoba beban fasilitator dalam rencana kelas. | S05; L01 | Panduan dosen v 1.2, mahasiswa v 1.2, BP v 2.3; rencana kelas 25–30, satu dosen | Pembagian tugas dapat dijalankan dengan jumlah fasilitator yang ditetapkan. | Ahli pembelajaran keperawatan/dosen D3 berpengalaman | Waktu dan beban perlu pilot; pre/post di luar 100 menit. |
| P09 | 4 Perangkat pembelajaran | Operasionalisasi model | Keselamatan | Prosedur interaksi | Dosen menelusuri petunjuk/form dan mencoba prosedur interaksi dalam rencana kelas. | S05 | Panduan dosen v 1.2, mahasiswa v 1.2, BP v 2.3; rencana kelas 25–30, satu dosen | Panduan menetapkan tindakan fasilitator ketika mahasiswa mengalami ketidaknyamanan selama sesi. | Ahli pembelajaran keperawatan/dosen D3 berpengalaman | Waktu dan beban perlu pilot; pre/post di luar 100 menit. |
| P10 | 4 Perangkat pembelajaran | Operasionalisasi model | Dukungan | Fallback | Dosen menelusuri petunjuk/form dan mencoba fallback dalam rencana kelas. | S05; L01 | Panduan dosen v 1.2, mahasiswa v 1.2, BP v 2.3; rencana kelas 25–30, satu dosen | Panduan menyediakan prosedur pengganti ketika media tidak dapat digunakan. | Ahli pembelajaran keperawatan/dosen D3 berpengalaman | Waktu dan beban perlu pilot; pre/post di luar 100 menit. |
| P11 | 4 Perangkat pembelajaran | Operasionalisasi model | Debriefing | Pertanyaan fasilitasi | Dosen menelusuri petunjuk/form dan mencoba pertanyaan fasilitasi dalam rencana kelas. | S02; S05 | Panduan dosen v 1.2, mahasiswa v 1.2, BP v 2.3; rencana kelas 25–30, satu dosen | Panduan debriefing menyediakan pertanyaan untuk rekonstruksi, perspektif pasien, konsekuensi, dan alternatif respons. | Ahli pembelajaran keperawatan/dosen D3 berpengalaman | Waktu dan beban perlu pilot; pre/post di luar 100 menit. |
| P12 | 4 Perangkat pembelajaran | Operasionalisasi model | Administrasi outcome | Waktu ukur | Dosen menelusuri petunjuk/form dan mencoba waktu ukur dalam rencana kelas. | S16; S20; L01 | Panduan dosen v 1.2, mahasiswa v 1.2, BP v 2.3; rencana kelas 25–30, satu dosen | Panduan menempatkan pretest sebelum orientasi/intervensi dan posttest setelah pertemuan keempat pada kedua kelompok. | Ahli pembelajaran keperawatan/dosen D3 berpengalaman | Waktu dan beban perlu pilot; pre/post di luar 100 menit. |
| P13 | 4 Perangkat pembelajaran | Operasionalisasi model | Administrasi bukti | Dokumentasi | Dosen menelusuri petunjuk/form dan mencoba dokumentasi dalam rencana kelas. | S20; L01 | Panduan dosen v 1.2, mahasiswa v 1.2, BP v 2.3; rencana kelas 25–30, satu dosen | Form dokumentasi membedakan data outcome, keterlaksanaan, performa formatif, dan log proses melalui label penggunaannya. | Ahli pembelajaran keperawatan/dosen D3 berpengalaman | Waktu dan beban perlu pilot; pre/post di luar 100 menit. |
| P14 | 4 Perangkat pembelajaran | Operasionalisasi model | Bahasa panduan | Keterpahaman | Dosen menelusuri petunjuk/form dan mencoba keterpahaman dalam rencana kelas. | S20 | Panduan dosen v 1.2, mahasiswa v 1.2, BP v 2.3; rencana kelas 25–30, satu dosen | Instruksi pada perangkat dapat dipahami oleh pengguna sasaran. | Ahli pembelajaran keperawatan/dosen D3 berpengalaman | Waktu dan beban perlu pilot; pre/post di luar 100 menit. |
| P15 | 4 Perangkat pembelajaran | Operasionalisasi model | Kendali dokumen | Versi | Dosen menelusuri petunjuk/form dan mencoba versi dalam rencana kelas. | S01; L01 | Panduan dosen v 1.2, mahasiswa v 1.2, BP v 2.3; rencana kelas 25–30, satu dosen | Setiap perangkat mencantumkan identitas, versi, status, dan catatan perubahan sehingga penggunaannya dapat ditelusuri. | Ahli pembelajaran keperawatan/dosen D3 berpengalaman | Waktu dan beban perlu pilot; pre/post di luar 100 menit. |
| P16 | 4 Perangkat pembelajaran | Operasionalisasi model | Etika refleksi | Privasi | Dosen menelusuri petunjuk/form dan mencoba privasi dalam rencana kelas. | S05; L01 | Panduan dosen v 1.2, mahasiswa v 1.2, BP v 2.3; rencana kelas 25–30, satu dosen | Panduan menjelaskan bahwa pengungkapan pengalaman emosional pribadi tidak wajib dilakukan di depan kelas. | Ahli pembelajaran keperawatan/dosen D3 berpengalaman | Waktu dan beban perlu pilot; pre/post di luar 100 menit. |
| K01-SE | 5 Adaptasi KCES-R | Kesetaraan adaptasi instrumen | Kesetaraan semantik | Item 1: SE | Makna terjemahan tidak menambah/mengurangi maksud stem sumber. | S15; S16; S17; L04 | Sumber 101 item 1; draft 018 item 1; prompt bagian wajib ikut ditelaah | Item 1 dinilai pada kesetaraan semantik. | Panel bilingual, empati/keperawatan, psikometri | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| K01-KE | 5 Adaptasi KCES-R | Kesetaraan adaptasi instrumen | Kesetaraan konseptual | Item 1: KE | Konsep pengalaman/perasaan/perspektif/caring sesuai stem sumber dan fungsi bagiannya. | S15; S16; S17; L04 | Sumber 101 item 1; draft 018 item 1; prompt bagian wajib ikut ditelaah | Item 1 dinilai pada kesetaraan konseptual. | Panel bilingual, empati/keperawatan, psikometri | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| K01-BU | 5 Adaptasi KCES-R | Kesetaraan adaptasi instrumen | Kesesuaian konteks/budaya | Item 1: BU | Kata dan situasi dapat digunakan untuk pasien pada konteks mahasiswa D3 Indonesia tanpa mengubah konstruk. | S15; S16; S17; L04 | Sumber 101 item 1; draft 018 item 1; prompt bagian wajib ikut ditelaah | Item 1 dinilai pada kesesuaian konteks/budaya. | Panel bilingual, empati/keperawatan, psikometri | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| K01-JE | 5 Adaptasi KCES-R | Kesetaraan adaptasi instrumen | Kejelasan | Item 1: JE | Mahasiswa sasaran dapat memahami maksud item tanpa tafsir ganda. | S15; S16; S17; L04 | Sumber 101 item 1; draft 018 item 1; prompt bagian wajib ikut ditelaah | Item 1 dinilai pada kejelasan. | Panel bilingual, empati/keperawatan, psikometri | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| K01-RE | 5 Adaptasi KCES-R | Kesetaraan adaptasi instrumen | Relevansi | Item 1: RE | Item relevan bagi fungsi domain global atau personal KCES-R pada sasaran. | S15; S16; S17; L04 | Sumber 101 item 1; draft 018 item 1; prompt bagian wajib ikut ditelaah | Item 1 dinilai pada relevansi. | Panel bilingual, empati/keperawatan, psikometri | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| K02-SE | 5 Adaptasi KCES-R | Kesetaraan adaptasi instrumen | Kesetaraan semantik | Item 2: SE | Makna terjemahan tidak menambah/mengurangi maksud stem sumber. | S15; S16; S17; L04 | Sumber 101 item 2; draft 018 item 2; prompt bagian wajib ikut ditelaah | Item 2 dinilai pada kesetaraan semantik. | Panel bilingual, empati/keperawatan, psikometri | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| K02-KE | 5 Adaptasi KCES-R | Kesetaraan adaptasi instrumen | Kesetaraan konseptual | Item 2: KE | Konsep pengalaman/perasaan/perspektif/caring sesuai stem sumber dan fungsi bagiannya. | S15; S16; S17; L04 | Sumber 101 item 2; draft 018 item 2; prompt bagian wajib ikut ditelaah | Item 2 dinilai pada kesetaraan konseptual. | Panel bilingual, empati/keperawatan, psikometri | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| K02-BU | 5 Adaptasi KCES-R | Kesetaraan adaptasi instrumen | Kesesuaian konteks/budaya | Item 2: BU | Kata dan situasi dapat digunakan untuk pasien pada konteks mahasiswa D3 Indonesia tanpa mengubah konstruk. | S15; S16; S17; L04 | Sumber 101 item 2; draft 018 item 2; prompt bagian wajib ikut ditelaah | Item 2 dinilai pada kesesuaian konteks/budaya. | Panel bilingual, empati/keperawatan, psikometri | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| K02-JE | 5 Adaptasi KCES-R | Kesetaraan adaptasi instrumen | Kejelasan | Item 2: JE | Mahasiswa sasaran dapat memahami maksud item tanpa tafsir ganda. | S15; S16; S17; L04 | Sumber 101 item 2; draft 018 item 2; prompt bagian wajib ikut ditelaah | Item 2 dinilai pada kejelasan. | Panel bilingual, empati/keperawatan, psikometri | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| K02-RE | 5 Adaptasi KCES-R | Kesetaraan adaptasi instrumen | Relevansi | Item 2: RE | Item relevan bagi fungsi domain global atau personal KCES-R pada sasaran. | S15; S16; S17; L04 | Sumber 101 item 2; draft 018 item 2; prompt bagian wajib ikut ditelaah | Item 2 dinilai pada relevansi. | Panel bilingual, empati/keperawatan, psikometri | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| K03-SE | 5 Adaptasi KCES-R | Kesetaraan adaptasi instrumen | Kesetaraan semantik | Item 3: SE | Makna terjemahan tidak menambah/mengurangi maksud stem sumber. | S15; S16; S17; L04 | Sumber 101 item 3; draft 018 item 3; prompt bagian wajib ikut ditelaah | Item 3 dinilai pada kesetaraan semantik. | Panel bilingual, empati/keperawatan, psikometri | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| K03-KE | 5 Adaptasi KCES-R | Kesetaraan adaptasi instrumen | Kesetaraan konseptual | Item 3: KE | Konsep pengalaman/perasaan/perspektif/caring sesuai stem sumber dan fungsi bagiannya. | S15; S16; S17; L04 | Sumber 101 item 3; draft 018 item 3; prompt bagian wajib ikut ditelaah | Item 3 dinilai pada kesetaraan konseptual. | Panel bilingual, empati/keperawatan, psikometri | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| K03-BU | 5 Adaptasi KCES-R | Kesetaraan adaptasi instrumen | Kesesuaian konteks/budaya | Item 3: BU | Kata dan situasi dapat digunakan untuk pasien pada konteks mahasiswa D3 Indonesia tanpa mengubah konstruk. | S15; S16; S17; L04 | Sumber 101 item 3; draft 018 item 3; prompt bagian wajib ikut ditelaah | Item 3 dinilai pada kesesuaian konteks/budaya. | Panel bilingual, empati/keperawatan, psikometri | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| K03-JE | 5 Adaptasi KCES-R | Kesetaraan adaptasi instrumen | Kejelasan | Item 3: JE | Mahasiswa sasaran dapat memahami maksud item tanpa tafsir ganda. | S15; S16; S17; L04 | Sumber 101 item 3; draft 018 item 3; prompt bagian wajib ikut ditelaah | Item 3 dinilai pada kejelasan. | Panel bilingual, empati/keperawatan, psikometri | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| K03-RE | 5 Adaptasi KCES-R | Kesetaraan adaptasi instrumen | Relevansi | Item 3: RE | Item relevan bagi fungsi domain global atau personal KCES-R pada sasaran. | S15; S16; S17; L04 | Sumber 101 item 3; draft 018 item 3; prompt bagian wajib ikut ditelaah | Item 3 dinilai pada relevansi. | Panel bilingual, empati/keperawatan, psikometri | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| K04-SE | 5 Adaptasi KCES-R | Kesetaraan adaptasi instrumen | Kesetaraan semantik | Item 4: SE | Makna terjemahan tidak menambah/mengurangi maksud stem sumber. | S15; S16; S17; L04 | Sumber 101 item 4; draft 018 item 4; prompt bagian wajib ikut ditelaah | Item 4 dinilai pada kesetaraan semantik. | Panel bilingual, empati/keperawatan, psikometri | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| K04-KE | 5 Adaptasi KCES-R | Kesetaraan adaptasi instrumen | Kesetaraan konseptual | Item 4: KE | Konsep pengalaman/perasaan/perspektif/caring sesuai stem sumber dan fungsi bagiannya. | S15; S16; S17; L04 | Sumber 101 item 4; draft 018 item 4; prompt bagian wajib ikut ditelaah | Item 4 dinilai pada kesetaraan konseptual. | Panel bilingual, empati/keperawatan, psikometri | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| K04-BU | 5 Adaptasi KCES-R | Kesetaraan adaptasi instrumen | Kesesuaian konteks/budaya | Item 4: BU | Kata dan situasi dapat digunakan untuk pasien pada konteks mahasiswa D3 Indonesia tanpa mengubah konstruk. | S15; S16; S17; L04 | Sumber 101 item 4; draft 018 item 4; prompt bagian wajib ikut ditelaah | Item 4 dinilai pada kesesuaian konteks/budaya. | Panel bilingual, empati/keperawatan, psikometri | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| K04-JE | 5 Adaptasi KCES-R | Kesetaraan adaptasi instrumen | Kejelasan | Item 4: JE | Mahasiswa sasaran dapat memahami maksud item tanpa tafsir ganda. | S15; S16; S17; L04 | Sumber 101 item 4; draft 018 item 4; prompt bagian wajib ikut ditelaah | Item 4 dinilai pada kejelasan. | Panel bilingual, empati/keperawatan, psikometri | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| K04-RE | 5 Adaptasi KCES-R | Kesetaraan adaptasi instrumen | Relevansi | Item 4: RE | Item relevan bagi fungsi domain global atau personal KCES-R pada sasaran. | S15; S16; S17; L04 | Sumber 101 item 4; draft 018 item 4; prompt bagian wajib ikut ditelaah | Item 4 dinilai pada relevansi. | Panel bilingual, empati/keperawatan, psikometri | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| K05-SE | 5 Adaptasi KCES-R | Kesetaraan adaptasi instrumen | Kesetaraan semantik | Item 5: SE | Makna terjemahan tidak menambah/mengurangi maksud stem sumber. | S15; S16; S17; L04 | Sumber 101 item 5; draft 018 item 5; prompt bagian wajib ikut ditelaah | Item 5 dinilai pada kesetaraan semantik. | Panel bilingual, empati/keperawatan, psikometri | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| K05-KE | 5 Adaptasi KCES-R | Kesetaraan adaptasi instrumen | Kesetaraan konseptual | Item 5: KE | Konsep pengalaman/perasaan/perspektif/caring sesuai stem sumber dan fungsi bagiannya. | S15; S16; S17; L04 | Sumber 101 item 5; draft 018 item 5; prompt bagian wajib ikut ditelaah | Item 5 dinilai pada kesetaraan konseptual. | Panel bilingual, empati/keperawatan, psikometri | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| K05-BU | 5 Adaptasi KCES-R | Kesetaraan adaptasi instrumen | Kesesuaian konteks/budaya | Item 5: BU | Kata dan situasi dapat digunakan untuk pasien pada konteks mahasiswa D3 Indonesia tanpa mengubah konstruk. | S15; S16; S17; L04 | Sumber 101 item 5; draft 018 item 5; prompt bagian wajib ikut ditelaah | Item 5 dinilai pada kesesuaian konteks/budaya. | Panel bilingual, empati/keperawatan, psikometri | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| K05-JE | 5 Adaptasi KCES-R | Kesetaraan adaptasi instrumen | Kejelasan | Item 5: JE | Mahasiswa sasaran dapat memahami maksud item tanpa tafsir ganda. | S15; S16; S17; L04 | Sumber 101 item 5; draft 018 item 5; prompt bagian wajib ikut ditelaah | Item 5 dinilai pada kejelasan. | Panel bilingual, empati/keperawatan, psikometri | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| K05-RE | 5 Adaptasi KCES-R | Kesetaraan adaptasi instrumen | Relevansi | Item 5: RE | Item relevan bagi fungsi domain global atau personal KCES-R pada sasaran. | S15; S16; S17; L04 | Sumber 101 item 5; draft 018 item 5; prompt bagian wajib ikut ditelaah | Item 5 dinilai pada relevansi. | Panel bilingual, empati/keperawatan, psikometri | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| K06-SE | 5 Adaptasi KCES-R | Kesetaraan adaptasi instrumen | Kesetaraan semantik | Item 6: SE | Makna terjemahan tidak menambah/mengurangi maksud stem sumber. | S15; S16; S17; L04 | Sumber 101 item 6; draft 018 item 6; prompt bagian wajib ikut ditelaah | Item 6 dinilai pada kesetaraan semantik. | Panel bilingual, empati/keperawatan, psikometri | Bukan item empati baru. Enam dan 13 perlu adjudikasi identify with. |
| K06-KE | 5 Adaptasi KCES-R | Kesetaraan adaptasi instrumen | Kesetaraan konseptual | Item 6: KE | Konsep pengalaman/perasaan/perspektif/caring sesuai stem sumber dan fungsi bagiannya. | S15; S16; S17; L04 | Sumber 101 item 6; draft 018 item 6; prompt bagian wajib ikut ditelaah | Item 6 dinilai pada kesetaraan konseptual. | Panel bilingual, empati/keperawatan, psikometri | Bukan item empati baru. Enam dan 13 perlu adjudikasi identify with. |
| K06-BU | 5 Adaptasi KCES-R | Kesetaraan adaptasi instrumen | Kesesuaian konteks/budaya | Item 6: BU | Kata dan situasi dapat digunakan untuk pasien pada konteks mahasiswa D3 Indonesia tanpa mengubah konstruk. | S15; S16; S17; L04 | Sumber 101 item 6; draft 018 item 6; prompt bagian wajib ikut ditelaah | Item 6 dinilai pada kesesuaian konteks/budaya. | Panel bilingual, empati/keperawatan, psikometri | Bukan item empati baru. Enam dan 13 perlu adjudikasi identify with. |
| K06-JE | 5 Adaptasi KCES-R | Kesetaraan adaptasi instrumen | Kejelasan | Item 6: JE | Mahasiswa sasaran dapat memahami maksud item tanpa tafsir ganda. | S15; S16; S17; L04 | Sumber 101 item 6; draft 018 item 6; prompt bagian wajib ikut ditelaah | Item 6 dinilai pada kejelasan. | Panel bilingual, empati/keperawatan, psikometri | Bukan item empati baru. Enam dan 13 perlu adjudikasi identify with. |
| K06-RE | 5 Adaptasi KCES-R | Kesetaraan adaptasi instrumen | Relevansi | Item 6: RE | Item relevan bagi fungsi domain global atau personal KCES-R pada sasaran. | S15; S16; S17; L04 | Sumber 101 item 6; draft 018 item 6; prompt bagian wajib ikut ditelaah | Item 6 dinilai pada relevansi. | Panel bilingual, empati/keperawatan, psikometri | Bukan item empati baru. Enam dan 13 perlu adjudikasi identify with. |
| K07-SE | 5 Adaptasi KCES-R | Kesetaraan adaptasi instrumen | Kesetaraan semantik | Item 7: SE | Makna terjemahan tidak menambah/mengurangi maksud stem sumber. | S15; S16; S17; L04 | Sumber 101 item 7; draft 018 item 7; prompt bagian wajib ikut ditelaah | Item 7 dinilai pada kesetaraan semantik. | Panel bilingual, empati/keperawatan, psikometri | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| K07-KE | 5 Adaptasi KCES-R | Kesetaraan adaptasi instrumen | Kesetaraan konseptual | Item 7: KE | Konsep pengalaman/perasaan/perspektif/caring sesuai stem sumber dan fungsi bagiannya. | S15; S16; S17; L04 | Sumber 101 item 7; draft 018 item 7; prompt bagian wajib ikut ditelaah | Item 7 dinilai pada kesetaraan konseptual. | Panel bilingual, empati/keperawatan, psikometri | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| K07-BU | 5 Adaptasi KCES-R | Kesetaraan adaptasi instrumen | Kesesuaian konteks/budaya | Item 7: BU | Kata dan situasi dapat digunakan untuk pasien pada konteks mahasiswa D3 Indonesia tanpa mengubah konstruk. | S15; S16; S17; L04 | Sumber 101 item 7; draft 018 item 7; prompt bagian wajib ikut ditelaah | Item 7 dinilai pada kesesuaian konteks/budaya. | Panel bilingual, empati/keperawatan, psikometri | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| K07-JE | 5 Adaptasi KCES-R | Kesetaraan adaptasi instrumen | Kejelasan | Item 7: JE | Mahasiswa sasaran dapat memahami maksud item tanpa tafsir ganda. | S15; S16; S17; L04 | Sumber 101 item 7; draft 018 item 7; prompt bagian wajib ikut ditelaah | Item 7 dinilai pada kejelasan. | Panel bilingual, empati/keperawatan, psikometri | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| K07-RE | 5 Adaptasi KCES-R | Kesetaraan adaptasi instrumen | Relevansi | Item 7: RE | Item relevan bagi fungsi domain global atau personal KCES-R pada sasaran. | S15; S16; S17; L04 | Sumber 101 item 7; draft 018 item 7; prompt bagian wajib ikut ditelaah | Item 7 dinilai pada relevansi. | Panel bilingual, empati/keperawatan, psikometri | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| K08-SE | 5 Adaptasi KCES-R | Kesetaraan adaptasi instrumen | Kesetaraan semantik | Item 8: SE | Makna terjemahan tidak menambah/mengurangi maksud stem sumber. | S15; S16; S17; L04 | Sumber 101 item 8; draft 018 item 8; prompt bagian wajib ikut ditelaah | Item 8 dinilai pada kesetaraan semantik. | Panel bilingual, empati/keperawatan, psikometri | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| K08-KE | 5 Adaptasi KCES-R | Kesetaraan adaptasi instrumen | Kesetaraan konseptual | Item 8: KE | Konsep pengalaman/perasaan/perspektif/caring sesuai stem sumber dan fungsi bagiannya. | S15; S16; S17; L04 | Sumber 101 item 8; draft 018 item 8; prompt bagian wajib ikut ditelaah | Item 8 dinilai pada kesetaraan konseptual. | Panel bilingual, empati/keperawatan, psikometri | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| K08-BU | 5 Adaptasi KCES-R | Kesetaraan adaptasi instrumen | Kesesuaian konteks/budaya | Item 8: BU | Kata dan situasi dapat digunakan untuk pasien pada konteks mahasiswa D3 Indonesia tanpa mengubah konstruk. | S15; S16; S17; L04 | Sumber 101 item 8; draft 018 item 8; prompt bagian wajib ikut ditelaah | Item 8 dinilai pada kesesuaian konteks/budaya. | Panel bilingual, empati/keperawatan, psikometri | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| K08-JE | 5 Adaptasi KCES-R | Kesetaraan adaptasi instrumen | Kejelasan | Item 8: JE | Mahasiswa sasaran dapat memahami maksud item tanpa tafsir ganda. | S15; S16; S17; L04 | Sumber 101 item 8; draft 018 item 8; prompt bagian wajib ikut ditelaah | Item 8 dinilai pada kejelasan. | Panel bilingual, empati/keperawatan, psikometri | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| K08-RE | 5 Adaptasi KCES-R | Kesetaraan adaptasi instrumen | Relevansi | Item 8: RE | Item relevan bagi fungsi domain global atau personal KCES-R pada sasaran. | S15; S16; S17; L04 | Sumber 101 item 8; draft 018 item 8; prompt bagian wajib ikut ditelaah | Item 8 dinilai pada relevansi. | Panel bilingual, empati/keperawatan, psikometri | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| K09-SE | 5 Adaptasi KCES-R | Kesetaraan adaptasi instrumen | Kesetaraan semantik | Item 9: SE | Makna terjemahan tidak menambah/mengurangi maksud stem sumber. | S15; S16; S17; L04 | Sumber 101 item 9; draft 018 item 9; prompt bagian wajib ikut ditelaah | Item 9 dinilai pada kesetaraan semantik. | Panel bilingual, empati/keperawatan, psikometri | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| K09-KE | 5 Adaptasi KCES-R | Kesetaraan adaptasi instrumen | Kesetaraan konseptual | Item 9: KE | Konsep pengalaman/perasaan/perspektif/caring sesuai stem sumber dan fungsi bagiannya. | S15; S16; S17; L04 | Sumber 101 item 9; draft 018 item 9; prompt bagian wajib ikut ditelaah | Item 9 dinilai pada kesetaraan konseptual. | Panel bilingual, empati/keperawatan, psikometri | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| K09-BU | 5 Adaptasi KCES-R | Kesetaraan adaptasi instrumen | Kesesuaian konteks/budaya | Item 9: BU | Kata dan situasi dapat digunakan untuk pasien pada konteks mahasiswa D3 Indonesia tanpa mengubah konstruk. | S15; S16; S17; L04 | Sumber 101 item 9; draft 018 item 9; prompt bagian wajib ikut ditelaah | Item 9 dinilai pada kesesuaian konteks/budaya. | Panel bilingual, empati/keperawatan, psikometri | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| K09-JE | 5 Adaptasi KCES-R | Kesetaraan adaptasi instrumen | Kejelasan | Item 9: JE | Mahasiswa sasaran dapat memahami maksud item tanpa tafsir ganda. | S15; S16; S17; L04 | Sumber 101 item 9; draft 018 item 9; prompt bagian wajib ikut ditelaah | Item 9 dinilai pada kejelasan. | Panel bilingual, empati/keperawatan, psikometri | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| K09-RE | 5 Adaptasi KCES-R | Kesetaraan adaptasi instrumen | Relevansi | Item 9: RE | Item relevan bagi fungsi domain global atau personal KCES-R pada sasaran. | S15; S16; S17; L04 | Sumber 101 item 9; draft 018 item 9; prompt bagian wajib ikut ditelaah | Item 9 dinilai pada relevansi. | Panel bilingual, empati/keperawatan, psikometri | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| K10-SE | 5 Adaptasi KCES-R | Kesetaraan adaptasi instrumen | Kesetaraan semantik | Item 10: SE | Makna terjemahan tidak menambah/mengurangi maksud stem sumber. | S15; S16; S17; L04 | Sumber 101 item 10; draft 018 item 10; prompt bagian wajib ikut ditelaah | Item 10 dinilai pada kesetaraan semantik. | Panel bilingual, empati/keperawatan, psikometri | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| K10-KE | 5 Adaptasi KCES-R | Kesetaraan adaptasi instrumen | Kesetaraan konseptual | Item 10: KE | Konsep pengalaman/perasaan/perspektif/caring sesuai stem sumber dan fungsi bagiannya. | S15; S16; S17; L04 | Sumber 101 item 10; draft 018 item 10; prompt bagian wajib ikut ditelaah | Item 10 dinilai pada kesetaraan konseptual. | Panel bilingual, empati/keperawatan, psikometri | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| K10-BU | 5 Adaptasi KCES-R | Kesetaraan adaptasi instrumen | Kesesuaian konteks/budaya | Item 10: BU | Kata dan situasi dapat digunakan untuk pasien pada konteks mahasiswa D3 Indonesia tanpa mengubah konstruk. | S15; S16; S17; L04 | Sumber 101 item 10; draft 018 item 10; prompt bagian wajib ikut ditelaah | Item 10 dinilai pada kesesuaian konteks/budaya. | Panel bilingual, empati/keperawatan, psikometri | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| K10-JE | 5 Adaptasi KCES-R | Kesetaraan adaptasi instrumen | Kejelasan | Item 10: JE | Mahasiswa sasaran dapat memahami maksud item tanpa tafsir ganda. | S15; S16; S17; L04 | Sumber 101 item 10; draft 018 item 10; prompt bagian wajib ikut ditelaah | Item 10 dinilai pada kejelasan. | Panel bilingual, empati/keperawatan, psikometri | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| K10-RE | 5 Adaptasi KCES-R | Kesetaraan adaptasi instrumen | Relevansi | Item 10: RE | Item relevan bagi fungsi domain global atau personal KCES-R pada sasaran. | S15; S16; S17; L04 | Sumber 101 item 10; draft 018 item 10; prompt bagian wajib ikut ditelaah | Item 10 dinilai pada relevansi. | Panel bilingual, empati/keperawatan, psikometri | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| K11-SE | 5 Adaptasi KCES-R | Kesetaraan adaptasi instrumen | Kesetaraan semantik | Item 11: SE | Makna terjemahan tidak menambah/mengurangi maksud stem sumber. | S15; S16; S17; L04 | Sumber 101 item 11; draft 018 item 11; prompt bagian wajib ikut ditelaah | Item 11 dinilai pada kesetaraan semantik. | Panel bilingual, empati/keperawatan, psikometri | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| K11-KE | 5 Adaptasi KCES-R | Kesetaraan adaptasi instrumen | Kesetaraan konseptual | Item 11: KE | Konsep pengalaman/perasaan/perspektif/caring sesuai stem sumber dan fungsi bagiannya. | S15; S16; S17; L04 | Sumber 101 item 11; draft 018 item 11; prompt bagian wajib ikut ditelaah | Item 11 dinilai pada kesetaraan konseptual. | Panel bilingual, empati/keperawatan, psikometri | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| K11-BU | 5 Adaptasi KCES-R | Kesetaraan adaptasi instrumen | Kesesuaian konteks/budaya | Item 11: BU | Kata dan situasi dapat digunakan untuk pasien pada konteks mahasiswa D3 Indonesia tanpa mengubah konstruk. | S15; S16; S17; L04 | Sumber 101 item 11; draft 018 item 11; prompt bagian wajib ikut ditelaah | Item 11 dinilai pada kesesuaian konteks/budaya. | Panel bilingual, empati/keperawatan, psikometri | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| K11-JE | 5 Adaptasi KCES-R | Kesetaraan adaptasi instrumen | Kejelasan | Item 11: JE | Mahasiswa sasaran dapat memahami maksud item tanpa tafsir ganda. | S15; S16; S17; L04 | Sumber 101 item 11; draft 018 item 11; prompt bagian wajib ikut ditelaah | Item 11 dinilai pada kejelasan. | Panel bilingual, empati/keperawatan, psikometri | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| K11-RE | 5 Adaptasi KCES-R | Kesetaraan adaptasi instrumen | Relevansi | Item 11: RE | Item relevan bagi fungsi domain global atau personal KCES-R pada sasaran. | S15; S16; S17; L04 | Sumber 101 item 11; draft 018 item 11; prompt bagian wajib ikut ditelaah | Item 11 dinilai pada relevansi. | Panel bilingual, empati/keperawatan, psikometri | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| K12-SE | 5 Adaptasi KCES-R | Kesetaraan adaptasi instrumen | Kesetaraan semantik | Item 12: SE | Makna terjemahan tidak menambah/mengurangi maksud stem sumber. | S15; S16; S17; L04 | Sumber 101 item 12; draft 018 item 12; prompt bagian wajib ikut ditelaah | Item 12 dinilai pada kesetaraan semantik. | Panel bilingual, empati/keperawatan, psikometri | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| K12-KE | 5 Adaptasi KCES-R | Kesetaraan adaptasi instrumen | Kesetaraan konseptual | Item 12: KE | Konsep pengalaman/perasaan/perspektif/caring sesuai stem sumber dan fungsi bagiannya. | S15; S16; S17; L04 | Sumber 101 item 12; draft 018 item 12; prompt bagian wajib ikut ditelaah | Item 12 dinilai pada kesetaraan konseptual. | Panel bilingual, empati/keperawatan, psikometri | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| K12-BU | 5 Adaptasi KCES-R | Kesetaraan adaptasi instrumen | Kesesuaian konteks/budaya | Item 12: BU | Kata dan situasi dapat digunakan untuk pasien pada konteks mahasiswa D3 Indonesia tanpa mengubah konstruk. | S15; S16; S17; L04 | Sumber 101 item 12; draft 018 item 12; prompt bagian wajib ikut ditelaah | Item 12 dinilai pada kesesuaian konteks/budaya. | Panel bilingual, empati/keperawatan, psikometri | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| K12-JE | 5 Adaptasi KCES-R | Kesetaraan adaptasi instrumen | Kejelasan | Item 12: JE | Mahasiswa sasaran dapat memahami maksud item tanpa tafsir ganda. | S15; S16; S17; L04 | Sumber 101 item 12; draft 018 item 12; prompt bagian wajib ikut ditelaah | Item 12 dinilai pada kejelasan. | Panel bilingual, empati/keperawatan, psikometri | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| K12-RE | 5 Adaptasi KCES-R | Kesetaraan adaptasi instrumen | Relevansi | Item 12: RE | Item relevan bagi fungsi domain global atau personal KCES-R pada sasaran. | S15; S16; S17; L04 | Sumber 101 item 12; draft 018 item 12; prompt bagian wajib ikut ditelaah | Item 12 dinilai pada relevansi. | Panel bilingual, empati/keperawatan, psikometri | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| K13-SE | 5 Adaptasi KCES-R | Kesetaraan adaptasi instrumen | Kesetaraan semantik | Item 13: SE | Makna terjemahan tidak menambah/mengurangi maksud stem sumber. | S15; S16; S17; L04 | Sumber 101 item 13; draft 018 item 13; prompt bagian wajib ikut ditelaah | Item 13 dinilai pada kesetaraan semantik. | Panel bilingual, empati/keperawatan, psikometri | Bukan item empati baru. Enam dan 13 perlu adjudikasi identify with. |
| K13-KE | 5 Adaptasi KCES-R | Kesetaraan adaptasi instrumen | Kesetaraan konseptual | Item 13: KE | Konsep pengalaman/perasaan/perspektif/caring sesuai stem sumber dan fungsi bagiannya. | S15; S16; S17; L04 | Sumber 101 item 13; draft 018 item 13; prompt bagian wajib ikut ditelaah | Item 13 dinilai pada kesetaraan konseptual. | Panel bilingual, empati/keperawatan, psikometri | Bukan item empati baru. Enam dan 13 perlu adjudikasi identify with. |
| K13-BU | 5 Adaptasi KCES-R | Kesetaraan adaptasi instrumen | Kesesuaian konteks/budaya | Item 13: BU | Kata dan situasi dapat digunakan untuk pasien pada konteks mahasiswa D3 Indonesia tanpa mengubah konstruk. | S15; S16; S17; L04 | Sumber 101 item 13; draft 018 item 13; prompt bagian wajib ikut ditelaah | Item 13 dinilai pada kesesuaian konteks/budaya. | Panel bilingual, empati/keperawatan, psikometri | Bukan item empati baru. Enam dan 13 perlu adjudikasi identify with. |
| K13-JE | 5 Adaptasi KCES-R | Kesetaraan adaptasi instrumen | Kejelasan | Item 13: JE | Mahasiswa sasaran dapat memahami maksud item tanpa tafsir ganda. | S15; S16; S17; L04 | Sumber 101 item 13; draft 018 item 13; prompt bagian wajib ikut ditelaah | Item 13 dinilai pada kejelasan. | Panel bilingual, empati/keperawatan, psikometri | Bukan item empati baru. Enam dan 13 perlu adjudikasi identify with. |
| K13-RE | 5 Adaptasi KCES-R | Kesetaraan adaptasi instrumen | Relevansi | Item 13: RE | Item relevan bagi fungsi domain global atau personal KCES-R pada sasaran. | S15; S16; S17; L04 | Sumber 101 item 13; draft 018 item 13; prompt bagian wajib ikut ditelaah | Item 13 dinilai pada relevansi. | Panel bilingual, empati/keperawatan, psikometri | Bukan item empati baru. Enam dan 13 perlu adjudikasi identify with. |
| K14-SE | 5 Adaptasi KCES-R | Kesetaraan adaptasi instrumen | Kesetaraan semantik | Item 14: SE | Makna terjemahan tidak menambah/mengurangi maksud stem sumber. | S15; S16; S17; L04 | Sumber 101 item 14; draft 018 item 14; prompt bagian wajib ikut ditelaah | Item 14 dinilai pada kesetaraan semantik. | Panel bilingual, empati/keperawatan, psikometri | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| K14-KE | 5 Adaptasi KCES-R | Kesetaraan adaptasi instrumen | Kesetaraan konseptual | Item 14: KE | Konsep pengalaman/perasaan/perspektif/caring sesuai stem sumber dan fungsi bagiannya. | S15; S16; S17; L04 | Sumber 101 item 14; draft 018 item 14; prompt bagian wajib ikut ditelaah | Item 14 dinilai pada kesetaraan konseptual. | Panel bilingual, empati/keperawatan, psikometri | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| K14-BU | 5 Adaptasi KCES-R | Kesetaraan adaptasi instrumen | Kesesuaian konteks/budaya | Item 14: BU | Kata dan situasi dapat digunakan untuk pasien pada konteks mahasiswa D3 Indonesia tanpa mengubah konstruk. | S15; S16; S17; L04 | Sumber 101 item 14; draft 018 item 14; prompt bagian wajib ikut ditelaah | Item 14 dinilai pada kesesuaian konteks/budaya. | Panel bilingual, empati/keperawatan, psikometri | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| K14-JE | 5 Adaptasi KCES-R | Kesetaraan adaptasi instrumen | Kejelasan | Item 14: JE | Mahasiswa sasaran dapat memahami maksud item tanpa tafsir ganda. | S15; S16; S17; L04 | Sumber 101 item 14; draft 018 item 14; prompt bagian wajib ikut ditelaah | Item 14 dinilai pada kejelasan. | Panel bilingual, empati/keperawatan, psikometri | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| K14-RE | 5 Adaptasi KCES-R | Kesetaraan adaptasi instrumen | Relevansi | Item 14: RE | Item relevan bagi fungsi domain global atau personal KCES-R pada sasaran. | S15; S16; S17; L04 | Sumber 101 item 14; draft 018 item 14; prompt bagian wajib ikut ditelaah | Item 14 dinilai pada relevansi. | Panel bilingual, empati/keperawatan, psikometri | Refinement lokal; lihat audit asal. |
| KG01 | 5 Adaptasi KCES-R | Kesetiaan format/adaptasi | Cakupan | Kesetiaan 14 | Dokumen adaptasi menunjukkan kesetiaan 14. | S16; S17; L04 | Sumber 101 dan 102; draf 018; matriks keputusan adaptasi | Adaptasi mempertahankan seluruh 14 stem KCES-R sumber tanpa penambahan item empati. | Panel bilingual/psikometri | KG05 GAP konflik skor total vs domain. |
| KG02 | 5 Adaptasi KCES-R | Kesetiaan format/adaptasi | Struktur | Global/personal | Dokumen adaptasi menunjukkan global/personal. | S16; S17; L04 | Sumber 101 dan 102; draf 018; matriks keputusan adaptasi | Prompt membedakan pentingnya kemampuan profesional pada Bagian 1 dan kemampuan diri pada Bagian 2. | Panel bilingual/psikometri | KG05 GAP konflik skor total vs domain. |
| KG03 | 5 Adaptasi KCES-R | Kesetiaan format/adaptasi | Petunjuk | Satu respons | Dokumen adaptasi menunjukkan satu respons. | S16; S17; L04 | Sumber 101 dan 102; draf 018; matriks keputusan adaptasi | Petunjuk menjelaskan pemilihan satu respons untuk setiap pernyataan. | Panel bilingual/psikometri | KG05 GAP konflik skor total vs domain. |
| KG04 | 5 Adaptasi KCES-R | Kesetiaan format/adaptasi | Skala | Anchor | Dokumen adaptasi menunjukkan anchor. | S16; S17; L04 | Sumber 101 dan 102; draf 018; matriks keputusan adaptasi | Label anchor respons tiap bagian setara dengan sumber Bahasa Inggris. | Panel bilingual/psikometri | KG05 GAP konflik skor total vs domain. |
| KG05 | 5 Adaptasi KCES-R | Kesetiaan format/adaptasi | Skor | Aturan | Dokumen adaptasi menunjukkan aturan. | S16; S17; L04 | Sumber 101 dan 102; draf 018; matriks keputusan adaptasi | Aturan penskoran ditelusuri ke pedoman sumber yang telah dikonfirmasi provenance-nya. | Panel bilingual/psikometri | KG05 GAP konflik skor total vs domain. |
| KG06 | 5 Adaptasi KCES-R | Kesetiaan format/adaptasi | Interpretasi | Batas inferensi | Dokumen adaptasi menunjukkan batas inferensi. | S16; S17; L04 | Sumber 101 dan 102; draf 018; matriks keputusan adaptasi | Penafsiran skor membedakan persepsi pentingnya empati dan kemampuan empati diri. | Panel bilingual/psikometri | KG05 GAP konflik skor total vs domain. |
| KG07 | 5 Adaptasi KCES-R | Kesetiaan format/adaptasi | Konsistensi | Kelompok pasien | Dokumen adaptasi menunjukkan kelompok pasien. | S16; S17; L04 | Sumber 101 dan 102; draf 018; matriks keputusan adaptasi | Rujukan kelompok pasien sama pada kedua bagian dan pada pretest/posttest. | Panel bilingual/psikometri | KG05 GAP konflik skor total vs domain. |
| KG08 | 5 Adaptasi KCES-R | Kesetiaan format/adaptasi | Proses adaptasi | Dokumentasi | Dokumen adaptasi menunjukkan dokumentasi. | S16; S17; L04 | Sumber 101 dan 102; draf 018; matriks keputusan adaptasi | Keputusan perubahan terjemahan dicatat bersama alasan dari panel bilingual. | Panel bilingual/psikometri | KG05 GAP konflik skor total vs domain. |
| O01 | 6 A Lembar keterlaksanaan | Fidelity proses pembelajaran | Prebriefing | Tujuan | Observer mencatat pelaksanaan aktivitas yang diprogramkan, waktu, pelaku, dan bukti. | L01; L02; S05 | Panduan dosen orientasi; old Obs 1 | Dosen menyampaikan tujuan belajar empati pada awal sesi. | Ahli simulasi/observasi; pelaksana observer independen | Tidak menilai kualitas empati peserta. Observasi aktivitas kelas, bukan semua individu/node. |
| O02 | 6 A Lembar keterlaksanaan | Fidelity proses pembelajaran | Prebriefing | Priming | Observer mencatat pelaksanaan aktivitas yang diprogramkan, waktu, pelaku, dan bukti. | L01; L02; S05 | Panduan dosen P83; old Obs 2 | Dosen mengajak mahasiswa meninjau kasus dari sudut pandang pasien sebelum simulasi. | Ahli simulasi/observasi; pelaksana observer independen | Tidak menilai kualitas empati peserta. Observasi aktivitas kelas, bukan semua individu/node. |
| O03 | 6 A Lembar keterlaksanaan | Fidelity proses pembelajaran | Prebriefing | Kesiapan | Observer mencatat pelaksanaan aktivitas yang diprogramkan, waktu, pelaku, dan bukti. | L01; L02; S05 | Panduan dosen pemeriksaan akses; old Obs 3/4 | Dosen memeriksa kesiapan peserta untuk mengakses aktivitas simulasi. | Ahli simulasi/observasi; pelaksana observer independen | Tidak menilai kualitas empati peserta. Observasi aktivitas kelas, bukan semua individu/node. |
| O04 | 6 A Lembar keterlaksanaan | Fidelity proses pembelajaran | Simulation | Akses | Observer mencatat pelaksanaan aktivitas yang diprogramkan, waktu, pelaku, dan bukti. | L01; L02; S05 | BP sesi 1–4; old Obs 5 | Peserta memulai skenario yang ditetapkan untuk pertemuan tersebut. | Ahli simulasi/observasi; pelaksana observer independen | Tidak menilai kualitas empati peserta. Observasi aktivitas kelas, bukan semua individu/node. |
| O05 | 6 A Lembar keterlaksanaan | Fidelity proses pembelajaran | Simulation | Peran | Observer mencatat pelaksanaan aktivitas yang diprogramkan, waktu, pelaku, dan bukti. | L01; L02; S05 | V4 pengantar peran; old Obs 6 | Peserta diberi tugas mengambil keputusan sebagai perawat pada kasus. | Ahli simulasi/observasi; pelaksana observer independen | Tidak menilai kualitas empati peserta. Observasi aktivitas kelas, bukan semua individu/node. |
| O06 | 6 A Lembar keterlaksanaan | Fidelity proses pembelajaran | Simulation | Cue | Observer mencatat pelaksanaan aktivitas yang diprogramkan, waktu, pelaku, dan bukti. | L01; L02; S05 | V4 node cue; BP fokus pasien | Informasi pasien tersedia bagi peserta sebelum pilihan dibuat. | Ahli simulasi/observasi; pelaksana observer independen | Tidak menilai kualitas empati peserta. Observasi aktivitas kelas, bukan semua individu/node. |
| O07 | 6 A Lembar keterlaksanaan | Fidelity proses pembelajaran | Simulation | Keputusan | Observer mencatat pelaksanaan aktivitas yang diprogramkan, waktu, pelaku, dan bukti. | L01; L02; S05 | Panduan dosen P91; BP ketentuan minimal bantuan | Peserta membuat pilihan sendiri sebelum fasilitator menjelaskan alternatif. | Ahli simulasi/observasi; pelaksana observer independen | Tidak menilai kualitas empati peserta. Observasi aktivitas kelas, bukan semua individu/node. |
| O08 | 6 A Lembar keterlaksanaan | Fidelity proses pembelajaran | Simulation | Konsekuensi | Observer mencatat pelaksanaan aktivitas yang diprogramkan, waktu, pelaku, dan bukti. | L01; L02; S05 | V4 setiap A/B; old Obs 7 di per sempit | Peserta memperoleh tampilan konsekuensi sesuai pilihannya. | Ahli simulasi/observasi; pelaksana observer independen | Tidak menilai kualitas empati peserta. Observasi aktivitas kelas, bukan semua individu/node. |
| O09 | 6 A Lembar keterlaksanaan | Fidelity proses pembelajaran | Simulation | Feedback | Observer mencatat pelaksanaan aktivitas yang diprogramkan, waktu, pelaku, dan bukti. | L01; L02; S05 | V4 umpan balik; BP fidelity | Peserta memperoleh umpan balik kasus pada waktu yang ditetapkan. | Ahli simulasi/observasi; pelaksana observer independen | Tidak menilai kualitas empati peserta. Observasi aktivitas kelas, bukan semua individu/node. |
| O10 | 6 A Lembar keterlaksanaan | Fidelity proses pembelajaran | Simulation | Bantuan | Observer mencatat pelaksanaan aktivitas yang diprogramkan, waktu, pelaku, dan bukti. | L01; L02; S05 | Panduan dosen selective monitoring; old Obs 8 | Dosen mengikuti batas bantuan yang ditetapkan selama pengambilan keputusan. | Ahli simulasi/observasi; pelaksana observer independen | Tidak menilai kualitas empati peserta. Observasi aktivitas kelas, bukan semua individu/node. |
| O11 | 6 A Lembar keterlaksanaan | Fidelity proses pembelajaran | Debriefing | Rekonstruksi | Observer mencatat pelaksanaan aktivitas yang diprogramkan, waktu, pelaku, dan bukti. | L01; L02; S05 | Panduan P133/V4 D1; old Obs 10 | Dosen meminta rekonstruksi satu pilihan peserta pada kasus. | Ahli simulasi/observasi; pelaksana observer independen | Tidak menilai kualitas empati peserta. Observasi aktivitas kelas, bukan semua individu/node. |
| O12 | 6 A Lembar keterlaksanaan | Fidelity proses pembelajaran | Debriefing | Perspektif | Observer mencatat pelaksanaan aktivitas yang diprogramkan, waktu, pelaku, dan bukti. | L01; L02; S05 | Panduan P135/V4 D2; old Obs 11 | Dosen meminta penafsiran perspektif pasien dari bukti kasus. | Ahli simulasi/observasi; pelaksana observer independen | Tidak menilai kualitas empati peserta. Observasi aktivitas kelas, bukan semua individu/node. |
| O13 | 6 A Lembar keterlaksanaan | Fidelity proses pembelajaran | Debriefing | Asumsi | Observer mencatat pelaksanaan aktivitas yang diprogramkan, waktu, pelaku, dan bukti. | L01; L02; S05 | Panduan P135 dan BPPE 01 | Dosen meminta pembedaan bukti kasus dan asumsi peserta. | Ahli simulasi/observasi; pelaksana observer independen | Tidak menilai kualitas empati peserta. Observasi aktivitas kelas, bukan semua individu/node. |
| O14 | 6 A Lembar keterlaksanaan | Fidelity proses pembelajaran | Debriefing | Konsekuensi | Observer mencatat pelaksanaan aktivitas yang diprogramkan, waktu, pelaku, dan bukti. | L01; L02; S05 | V4 D3; BP fidelity | Dosen membahas konsekuensi komunikasi bagi pasien. | Ahli simulasi/observasi; pelaksana observer independen | Tidak menilai kualitas empati peserta. Observasi aktivitas kelas, bukan semua individu/node. |
| O15 | 6 A Lembar keterlaksanaan | Fidelity proses pembelajaran | Debriefing | Alternatif | Observer mencatat pelaksanaan aktivitas yang diprogramkan, waktu, pelaku, dan bukti. | L01; L02; S05 | Panduan P139/V4 D3 | Dosen meminta alternatif respons empatik untuk momen yang dibahas. | Ahli simulasi/observasi; pelaksana observer independen | Tidak menilai kualitas empati peserta. Observasi aktivitas kelas, bukan semua individu/node. |
| O16 | 6 A Lembar keterlaksanaan | Fidelity proses pembelajaran | Debriefing | Prinsip | Observer mencatat pelaksanaan aktivitas yang diprogramkan, waktu, pelaku, dan bukti. | L01; L02; S05 | Panduan P139; old Obs 12 | Dosen membantu merumuskan prinsip komunikasi dari pengalaman kasus. | Ahli simulasi/observasi; pelaksana observer independen | Tidak menilai kualitas empati peserta. Observasi aktivitas kelas, bukan semua individu/node. |
| O17 | 6 A Lembar keterlaksanaan | Fidelity proses pembelajaran | Evaluation | Feedback | Observer mencatat pelaksanaan aktivitas yang diprogramkan, waktu, pelaku, dan bukti. | L01; L02; S05 | BPPE 01; old Obs 14 | Dosen memberi umpan balik formatif berdasarkan bukti kegiatan. | Ahli simulasi/observasi; pelaksana observer independen | Tidak menilai kualitas empati peserta. Observasi aktivitas kelas, bukan semua individu/node. |
| O18 | 6 A Lembar keterlaksanaan | Fidelity proses pembelajaran | Evaluation | Rencana | Observer mencatat pelaksanaan aktivitas yang diprogramkan, waktu, pelaku, dan bukti. | L01; L02; S05 | Panduan P141/V4 E 2; old Obs 13 | Peserta diminta menyusun rencana respons untuk kesempatan berikutnya. | Ahli simulasi/observasi; pelaksana observer independen | Tidak menilai kualitas empati peserta. Observasi aktivitas kelas, bukan semua individu/node. |
| O19 | 6 A Lembar keterlaksanaan | Fidelity proses pembelajaran | Evaluation | Dokumentasi | Observer mencatat pelaksanaan aktivitas yang diprogramkan, waktu, pelaku, dan bukti. | L01; L02; S05 | BP lampiran B; fallback log manual ditandai | Data sesi dicatat menggunakan form atau log yang ditetapkan. | Ahli simulasi/observasi; pelaksana observer independen | Tidak menilai kualitas empati peserta. Observasi aktivitas kelas, bukan semua individu/node. |
| O20 | 6 A Lembar keterlaksanaan | Fidelity proses pembelajaran | Lintas fase | Penutupan aman | Observer mencatat pelaksanaan aktivitas yang diprogramkan, waktu, pelaku, dan bukti. | L01; L02; S05 | BP fidelity evaluation/penutupan aman | Dosen menutup sesi sesuai prosedur keamanan psikologis yang ditetapkan. | Ahli simulasi/observasi; pelaksana observer independen | Tidak menilai kualitas empati peserta. Observasi aktivitas kelas, bukan semua individu/node. |
| O21 | 6 A Lembar keterlaksanaan | Fidelity proses pembelajaran | Prebriefing | Kesepakatan aman | Observer mencatat pelaksanaan aktivitas yang diprogramkan, waktu, pelaku, dan bukti. | L01; L02; S05 | BP fidelity pre brief dan panduan dosen | Dosen menyampaikan kesepakatan interaksi yang aman sebelum simulasi. | Ahli simulasi/observasi; pelaksana observer independen | Tidak menilai kualitas empati peserta. Observasi aktivitas kelas, bukan semua individu/node. |
| O22 | 6 A Lembar keterlaksanaan | Fidelity proses pembelajaran | Prebriefing | Orientasi cue | Observer mencatat pelaksanaan aktivitas yang diprogramkan, waktu, pelaku, dan bukti. | L01; L02; S05 | BP orientasi KPIEN; BM kerangka cue | Dosen menjelaskan penggunaan cue pasien sebagai bahan penafsiran, bukan diagnosis otomatis. | Ahli simulasi/observasi; pelaksana observer independen | Tidak menilai kualitas empati peserta. Observasi aktivitas kelas, bukan semua individu/node. |
| O23 | 6 A Lembar keterlaksanaan | Fidelity proses pembelajaran | Simulation | Kasus selesai | Observer mencatat pelaksanaan aktivitas yang diprogramkan, waktu, pelaku, dan bukti. | L01; L02; S05 | BP fidelity skenario utuh; catat peserta belum selesai | Peserta diberi kesempatan menyelesaikan skenario utuh yang dijadwalkan. | Ahli simulasi/observasi; pelaksana observer independen | Tidak menilai kualitas empati peserta. Observasi aktivitas kelas, bukan semua individu/node. |
| O24 | 6 A Lembar keterlaksanaan | Fidelity proses pembelajaran | Evaluation | Refleksi pribadi | Observer mencatat pelaksanaan aktivitas yang diprogramkan, waktu, pelaku, dan bukti. | L01; L02; S05 | Panduan evaluasi; isi emosional boleh tetap privat | Peserta diberi kesempatan melakukan refleksi pribadi sesuai panduan. | Ahli simulasi/observasi; pelaksana observer independen | Tidak menilai kualitas empati peserta. Observasi aktivitas kelas, bukan semua individu/node. |
| R01 | 6 B Angket respons mahasiswa | Pengalaman dan kepraktisan dirasakan | Usability | Operasi | Respon mahasiswa setelah empat sesi menggambarkan persepsi terhadap operasi, bukan perubahan empati objektif. | S21; S20; L01 | Baseline 088 respons 15; dua gap debriefing dan keamanan; diberikan sesudah posttest | Saya dapat menjalankan fungsi utama game dengan mudah. | Ahli instrumen/pendidikan keperawatan; responden mahasiswa | Tidak dijumlahkan sebagai skor empati; R14 bukan bukti keadaan afektif terukur. |
| R02 | 6 B Angket respons mahasiswa | Pengalaman dan kepraktisan dirasakan | Usability | Petunjuk | Respon mahasiswa setelah empat sesi menggambarkan persepsi terhadap petunjuk, bukan perubahan empati objektif. | S21; S20; L01 | Baseline 088 respons 15; dua gap debriefing dan keamanan; diberikan sesudah posttest | Petunjuk penggunaan game mudah saya pahami. | Ahli instrumen/pendidikan keperawatan; responden mahasiswa | Tidak dijumlahkan sebagai skor empati; R14 bukan bukti keadaan afektif terukur. |
| R03 | 6 B Angket respons mahasiswa | Pengalaman dan kepraktisan dirasakan | Usability | Navigasi | Respon mahasiswa setelah empat sesi menggambarkan persepsi terhadap navigasi, bukan perubahan empati objektif. | S21; S20; L01 | Baseline 088 respons 15; dua gap debriefing dan keamanan; diberikan sesudah posttest | Menu game memudahkan saya berpindah antarbagian. | Ahli instrumen/pendidikan keperawatan; responden mahasiswa | Tidak dijumlahkan sebagai skor empati; R14 bukan bukti keadaan afektif terukur. |
| R04 | 6 B Angket respons mahasiswa | Pengalaman dan kepraktisan dirasakan | Penerimaan | Visual | Respon mahasiswa setelah empat sesi menggambarkan persepsi terhadap visual, bukan perubahan empati objektif. | S21; S20; L01 | Baseline 088 respons 15; dua gap debriefing dan keamanan; diberikan sesudah posttest | Tampilan visual game menarik bagi saya. | Ahli instrumen/pendidikan keperawatan; responden mahasiswa | Tidak dijumlahkan sebagai skor empati; R14 bukan bukti keadaan afektif terukur. |
| R05 | 6 B Angket respons mahasiswa | Pengalaman dan kepraktisan dirasakan | Penerimaan | Cerita | Respon mahasiswa setelah empat sesi menggambarkan persepsi terhadap cerita, bukan perubahan empati objektif. | S21; S20; L01 | Baseline 088 respons 15; dua gap debriefing dan keamanan; diberikan sesudah posttest | Alur kasus membuat saya ingin melanjutkan kegiatan. | Ahli instrumen/pendidikan keperawatan; responden mahasiswa | Tidak dijumlahkan sebagai skor empati; R14 bukan bukti keadaan afektif terukur. |
| R06 | 6 B Angket respons mahasiswa | Pengalaman dan kepraktisan dirasakan | Penerimaan | Kemajuan | Respon mahasiswa setelah empat sesi menggambarkan persepsi terhadap kemajuan, bukan perubahan empati objektif. | S21; S20; L01 | Baseline 088 respons 15; dua gap debriefing dan keamanan; diberikan sesudah posttest | Penanda kemajuan membantu saya mengikuti kegiatan belajar. | Ahli instrumen/pendidikan keperawatan; responden mahasiswa | Tidak dijumlahkan sebagai skor empati; R14 bukan bukti keadaan afektif terukur. |
| R07 | 6 B Angket respons mahasiswa | Pengalaman dan kepraktisan dirasakan | Penerimaan | Keterlibatan | Respon mahasiswa setelah empat sesi menggambarkan persepsi terhadap keterlibatan, bukan perubahan empati objektif. | S21; S20; L01 | Baseline 088 respons 15; dua gap debriefing dan keamanan; diberikan sesudah posttest | Saya dapat mempertahankan perhatian selama menggunakan game. | Ahli instrumen/pendidikan keperawatan; responden mahasiswa | Tidak dijumlahkan sebagai skor empati; R14 bukan bukti keadaan afektif terukur. |
| R08 | 6 B Angket respons mahasiswa | Pengalaman dan kepraktisan dirasakan | Manfaat dirasakan | Makna empati | Respon mahasiswa setelah empat sesi menggambarkan persepsi terhadap makna empati, bukan perubahan empati objektif. | S21; S20; L01 | Baseline 088 respons 15; dua gap debriefing dan keamanan; diberikan sesudah posttest | Kasus dalam game membantu saya memahami makna respons empatik kepada pasien. | Ahli instrumen/pendidikan keperawatan; responden mahasiswa | Tidak dijumlahkan sebagai skor empati; R14 bukan bukti keadaan afektif terukur. |
| R09 | 6 B Angket respons mahasiswa | Pengalaman dan kepraktisan dirasakan | Manfaat dirasakan | Latihan perspektif | Respon mahasiswa setelah empat sesi menggambarkan persepsi terhadap latihan perspektif, bukan perubahan empati objektif. | S21; S20; L01 | Baseline 088 respons 15; dua gap debriefing dan keamanan; diberikan sesudah posttest | Game memberi saya kesempatan meninjau situasi dari sudut pandang pasien. | Ahli instrumen/pendidikan keperawatan; responden mahasiswa | Tidak dijumlahkan sebagai skor empati; R14 bukan bukti keadaan afektif terukur. |
| R10 | 6 B Angket respons mahasiswa | Pengalaman dan kepraktisan dirasakan | Authenticity dirasakan | Kasus | Respon mahasiswa setelah empat sesi menggambarkan persepsi terhadap kasus, bukan perubahan empati objektif. | S21; S20; L01 | Baseline 088 respons 15; dua gap debriefing dan keamanan; diberikan sesudah posttest | Situasi dalam game terasa masuk akal bagi saya sebagai mahasiswa keperawatan. | Ahli instrumen/pendidikan keperawatan; responden mahasiswa | Tidak dijumlahkan sebagai skor empati; R14 bukan bukti keadaan afektif terukur. |
| R11 | 6 B Angket respons mahasiswa | Pengalaman dan kepraktisan dirasakan | Readability | Bahasa | Respon mahasiswa setelah empat sesi menggambarkan persepsi terhadap bahasa, bukan perubahan empati objektif. | S21; S20; L01 | Baseline 088 respons 15; dua gap debriefing dan keamanan; diberikan sesudah posttest | Bahasa dalam kasus mudah saya pahami. | Ahli instrumen/pendidikan keperawatan; responden mahasiswa | Tidak dijumlahkan sebagai skor empati; R14 bukan bukti keadaan afektif terukur. |
| R12 | 6 B Angket respons mahasiswa | Pengalaman dan kepraktisan dirasakan | Manfaat dirasakan | Cue | Respon mahasiswa setelah empat sesi menggambarkan persepsi terhadap cue, bukan perubahan empati objektif. | S21; S20; L01 | Baseline 088 respons 15; dua gap debriefing dan keamanan; diberikan sesudah posttest | Game memberi saya kesempatan memperhatikan isyarat kebutuhan pasien. | Ahli instrumen/pendidikan keperawatan; responden mahasiswa | Tidak dijumlahkan sebagai skor empati; R14 bukan bukti keadaan afektif terukur. |
| R13 | 6 B Angket respons mahasiswa | Pengalaman dan kepraktisan dirasakan | Manfaat dirasakan | Persiapan | Respon mahasiswa setelah empat sesi menggambarkan persepsi terhadap persiapan, bukan perubahan empati objektif. | S21; S20; L01 | Baseline 088 respons 15; dua gap debriefing dan keamanan; diberikan sesudah posttest | Kegiatan GRACE bermanfaat bagi persiapan komunikasi saya dengan pasien. | Ahli instrumen/pendidikan keperawatan; responden mahasiswa | Tidak dijumlahkan sebagai skor empati; R14 bukan bukti keadaan afektif terukur. |
| R14 | 6 B Angket respons mahasiswa | Pengalaman dan kepraktisan dirasakan | Penerimaan | Keterhubungan kasus | Respon mahasiswa setelah empat sesi menggambarkan persepsi terhadap keterhubungan kasus, bukan perubahan empati objektif. | S21; S20; L01 | Baseline 088 respons 15; dua gap debriefing dan keamanan; diberikan sesudah posttest | Saya merasa terlibat dengan situasi pasien yang digambarkan dalam kasus. | Ahli instrumen/pendidikan keperawatan; responden mahasiswa | Tidak dijumlahkan sebagai skor empati; R14 bukan bukti keadaan afektif terukur. |
| R15 | 6 B Angket respons mahasiswa | Pengalaman dan kepraktisan dirasakan | Penerimaan | Rekomendasi | Respon mahasiswa setelah empat sesi menggambarkan persepsi terhadap rekomendasi, bukan perubahan empati objektif. | S21; S20; L01 | Baseline 088 respons 15; dua gap debriefing dan keamanan; diberikan sesudah posttest | Saya bersedia merekomendasikan kegiatan GRACE kepada teman untuk pembelajaran. | Ahli instrumen/pendidikan keperawatan; responden mahasiswa | Tidak dijumlahkan sebagai skor empati; R14 bukan bukti keadaan afektif terukur. |
| R16 | 6 B Angket respons mahasiswa | Pengalaman dan kepraktisan dirasakan | Keamanan dirasakan | Diskusi aman | Respon mahasiswa setelah empat sesi menggambarkan persepsi terhadap diskusi aman, bukan perubahan empati objektif. | S21; S20; L01 | Baseline 088 respons 15; dua gap debriefing dan keamanan; diberikan sesudah posttest | Saya merasa aman menyampaikan alasan pilihan saya selama debriefing. | Ahli instrumen/pendidikan keperawatan; responden mahasiswa | Tidak dijumlahkan sebagai skor empati; R14 bukan bukti keadaan afektif terukur. |
| R17 | 6 B Angket respons mahasiswa | Pengalaman dan kepraktisan dirasakan | Manfaat dirasakan | Alternatif | Respon mahasiswa setelah empat sesi menggambarkan persepsi terhadap alternatif, bukan perubahan empati objektif. | S21; S20; L01 | Baseline 088 respons 15; dua gap debriefing dan keamanan; diberikan sesudah posttest | Debriefing membantu saya menyusun alternatif respons kepada pasien. | Ahli instrumen/pendidikan keperawatan; responden mahasiswa | Tidak dijumlahkan sebagai skor empati; R14 bukan bukti keadaan afektif terukur. |
| V6A01 | 6 Review A | Kualitas instrumen buatan peneliti | Relevansi | Relevansi | Ahli menilai keseluruhan instrumen dan menunjuk item bermasalah; telaah relevansi/kejelasan setiap O/R tetap wajib. | S18; S19; S20 | Lembar O01–O24 | Butir relevan dengan tujuan observasi keterlaksanaan kegiatan wajib GRACE. | Ahli metodologi/psikometri dan simulasi/keperawatan | Skor review global tidak menggantikan I-CVI/V per butir. |
| V6A02 | 6 Review A | Kualitas instrumen buatan peneliti | Cakupan | Cakupan | Ahli menilai keseluruhan instrumen dan menunjuk item bermasalah; telaah relevansi/kejelasan setiap O/R tetap wajib. | S18; S19; S20 | Lembar O01–O24 | Seluruh dimensi sasaran instrumen terwakili dalam daftar butir. | Ahli metodologi/psikometri dan simulasi/keperawatan | Skor review global tidak menggantikan I-CVI/V per butir. |
| V6A03 | 6 Review A | Kualitas instrumen buatan peneliti | Satu gagasan | Satu gagasan | Ahli menilai keseluruhan instrumen dan menunjuk item bermasalah; telaah relevansi/kejelasan setiap O/R tetap wajib. | S18; S19; S20 | Lembar O01–O24 | Setiap butir hanya meminta satu penilaian utama. | Ahli metodologi/psikometri dan simulasi/keperawatan | Skor review global tidak menggantikan I-CVI/V per butir. |
| V6A04 | 6 Review A | Kualitas instrumen buatan peneliti | Kejelasan | Kejelasan | Ahli menilai keseluruhan instrumen dan menunjuk item bermasalah; telaah relevansi/kejelasan setiap O/R tetap wajib. | S18; S19; S20 | Lembar O01–O24 | Redaksi butir dapat dipahami oleh pengguna sasaran. | Ahli metodologi/psikometri dan simulasi/keperawatan | Skor review global tidak menggantikan I-CVI/V per butir. |
| V6A05 | 6 Review A | Kualitas instrumen buatan peneliti | Skala | Skala | Ahli menilai keseluruhan instrumen dan menunjuk item bermasalah; telaah relevansi/kejelasan setiap O/R tetap wajib. | S18; S19; S20 | Lembar O01–O24 | Pilihan respons memungkinkan pengguna membedakan kategori jawaban. | Ahli metodologi/psikometri dan simulasi/keperawatan | Skor review global tidak menggantikan I-CVI/V per butir. |
| V6A06 | 6 Review A | Kualitas instrumen buatan peneliti | Batas inferensi | Batas inferensi | Ahli menilai keseluruhan instrumen dan menunjuk item bermasalah; telaah relevansi/kejelasan setiap O/R tetap wajib. | S18; S19; S20 | Lembar O01–O24 | Petunjuk membatasi interpretasi sesuai jenis data yang dikumpulkan. | Ahli metodologi/psikometri dan simulasi/keperawatan | Skor review global tidak menggantikan I-CVI/V per butir. |
| V6B01 | 6 Review B | Kualitas instrumen buatan peneliti | Relevansi | Relevansi | Ahli menilai keseluruhan instrumen dan menunjuk item bermasalah; telaah relevansi/kejelasan setiap O/R tetap wajib. | S18; S19; S20 | Lembar R01–R17 | Butir relevan dengan tujuan angket pengalaman mahasiswa setelah mengikuti GRACE. | Ahli metodologi/psikometri dan simulasi/keperawatan | Skor review global tidak menggantikan I-CVI/V per butir. |
| V6B02 | 6 Review B | Kualitas instrumen buatan peneliti | Cakupan | Cakupan | Ahli menilai keseluruhan instrumen dan menunjuk item bermasalah; telaah relevansi/kejelasan setiap O/R tetap wajib. | S18; S19; S20 | Lembar R01–R17 | Seluruh dimensi sasaran instrumen terwakili dalam daftar butir. | Ahli metodologi/psikometri dan simulasi/keperawatan | Skor review global tidak menggantikan I-CVI/V per butir. |
| V6B03 | 6 Review B | Kualitas instrumen buatan peneliti | Satu gagasan | Satu gagasan | Ahli menilai keseluruhan instrumen dan menunjuk item bermasalah; telaah relevansi/kejelasan setiap O/R tetap wajib. | S18; S19; S20 | Lembar R01–R17 | Setiap butir hanya meminta satu penilaian utama. | Ahli metodologi/psikometri dan simulasi/keperawatan | Skor review global tidak menggantikan I-CVI/V per butir. |
| V6B04 | 6 Review B | Kualitas instrumen buatan peneliti | Kejelasan | Kejelasan | Ahli menilai keseluruhan instrumen dan menunjuk item bermasalah; telaah relevansi/kejelasan setiap O/R tetap wajib. | S18; S19; S20 | Lembar R01–R17 | Redaksi butir dapat dipahami oleh pengguna sasaran. | Ahli metodologi/psikometri dan simulasi/keperawatan | Skor review global tidak menggantikan I-CVI/V per butir. |
| V6B05 | 6 Review B | Kualitas instrumen buatan peneliti | Skala | Skala | Ahli menilai keseluruhan instrumen dan menunjuk item bermasalah; telaah relevansi/kejelasan setiap O/R tetap wajib. | S18; S19; S20 | Lembar R01–R17 | Pilihan respons memungkinkan pengguna membedakan kategori jawaban. | Ahli metodologi/psikometri dan simulasi/keperawatan | Skor review global tidak menggantikan I-CVI/V per butir. |
| V6B06 | 6 Review B | Kualitas instrumen buatan peneliti | Batas inferensi | Batas inferensi | Ahli menilai keseluruhan instrumen dan menunjuk item bermasalah; telaah relevansi/kejelasan setiap O/R tetap wajib. | S18; S19; S20 | Lembar R01–R17 | Petunjuk membatasi interpretasi sesuai jenis data yang dikumpulkan. | Ahli metodologi/psikometri dan simulasi/keperawatan | Skor review global tidak menggantikan I-CVI/V per butir. |
