Instrumen 1 — Validasi Model Instruksional dan Buku Model GRACE
Versi refinement 07 Okt 2026 • 31 butir • Siap telaah ahli, belum tervalidasi.
Ruang lingkup: Menilai logika dan kelayakan konseptual model. Rincian kebenaran klinis di T, teknis di W, petunjuk pelaksanaan di P.
Bahan wajib: BMv 0.7, diagram, peta mekanisme, master konstruk yang dikoreksi, matriks novelty dan sumber E.
Identitas validator
Nama: ____________________ Instansi: ____________________
Keahlian/pengalaman relevan: ____________________ Tanggal: ____________________
Produk/versi/build yang dinilai: ____________________ Dokumen yang diperiksa: ____________________
Petunjuk
Nilai setiap butir pada dua kolom yang terpisah. RS (relevansi substantif):1=tidak relevan,2=kurang relevan,3=relevan,4=sangat relevan untuk indikator/objek penilaian. KJ (kejelasan redaksi):1=tidak jelas,2=kurang jelas,3=jelas,4=sangat jelas. Beri alasan bila skor 1/2. RS/KJ dipakai untuk memeriksa isi instrumen, bukan untuk menyatakan produk telah memenuhi seluruh kriteria.
KP (kesesuaian produk):1=tidak sesuai,2=kurang sesuai,3=sesuai,4=sangat sesuai dengan indikator. Isi KP hanya setelah bukti produk diperiksa. Gunakan BT (belum dapat ditelaah) jika bukti belum tersedia atau di luar keahlian; catat dokumen/bukti yang kurang. BT adalah missing, bukan skor 0/1. Menggunakan lembar yang sama untuk review item dan produk menghemat administrasi, tetapi kedua analisis harus dipisahkan.
Masukkan lokasi bukti/catatan pada tiap butir. Saran redaksi tidak boleh mengubah objek penilaian atau menambah konstruk baru tanpa revisi blueprint.
Rasional
| Kode | Butir | RS 1–4/BT | KJ 1–4/BT | KP 1–4/BT | Bukti dan saran |
|---|
| M01 | Komponen dan batasan Model GRACE didefinisikan secara jelas dan konsisten. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
| M02 | Hubungan antarkomponen dalam arsitektur Model GRACE dijelaskan secara logis dan konsisten. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
| M03 | Diagram Model GRACE merepresentasikan alur empat fase yang dijelaskan dalam Buku Model. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
Landasan
| Kode | Butir | RS 1–4/BT | KJ 1–4/BT | KP 1–4/BT | Bukti dan saran |
|---|
| M04 | Landasan teori yang digunakan mendukung tujuan dan rancangan pembelajaran Model GRACE. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
| M06 | TCME dijelaskan sebagai sintesis peneliti dengan definisi kognitif dan afektif yang ditelusuri ke sumber asal nya. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
| M09 | KPIEN diposisikan secara tepat sebagai kerangka pengenalan isyarat kebutuhan empati pasien. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
Gamifikasi
| Kode | Butir | RS 1–4/BT | KJ 1–4/BT | KP 1–4/BT | Bukti dan saran |
|---|
| M05 | Elemen gamifikasi GRACE terintegrasi secara koheren dengan tujuan pembelajaran empati. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
Sintaks
| Kode | Butir | RS 1–4/BT | KJ 1–4/BT | KP 1–4/BT | Bukti dan saran |
|---|
| M07 | Pemetaan GRACE ke CE–RO–AC–AE membedakan rencana transfer dari percobaan respons baru yang benar-benar dilaksanakan. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
| M14 | Aturan berpindah dari satu fase GRACE ke fase berikutnya dijelaskan dalam Buku Model. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
| M15 | Urutan fase menyediakan pengalaman kasus, refleksi, perumusan prinsip, dan kesempatan penerapan respons baru. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
Sistem sosial
| Kode | Butir | RS 1–4/BT | KJ 1–4/BT | KP 1–4/BT | Bukti dan saran |
|---|
| M08 | Pembagian fungsi media dan fasilitator pada setiap fase dijelaskan dalam Buku Model. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
| M16 | Tanggung jawab dosen dan mahasiswa pada setiap fase GRACE dirumuskan dalam Buku Model. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
Evaluasi
| Kode | Butir | RS 1–4/BT | KJ 1–4/BT | KP 1–4/BT | Bukti dan saran |
|---|
| M10 | Fungsi model, media, perangkat pembelajaran, data proses, dan KCES-R sebagai pengukuran hasil penelitian dibedakan secara jelas. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
Tujuan
| Kode | Butir | RS 1–4/BT | KJ 1–4/BT | KP 1–4/BT | Bukti dan saran |
|---|
| M11 | Tujuan dan aktivitas GRACE selaras untuk mengembangkan empati kognitif, terutama kemampuan memahami perspektif pasien. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
| M12 | Tujuan dan aktivitas GRACE selaras untuk mengembangkan empati afektif sesuai definisi operasional TCME. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
Konteks
| Kode | Butir | RS 1–4/BT | KJ 1–4/BT | KP 1–4/BT | Bukti dan saran |
|---|
| M13 | Tujuan model ditautkan pada capaian komunikasi dalam kurikulum D3 Keperawatan institusi sasaran. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
Prinsip reaksi
| Kode | Butir | RS 1–4/BT | KJ 1–4/BT | KP 1–4/BT | Bukti dan saran |
|---|
| M17 | Prinsip reaksi menjelaskan respons fasilitator terhadap keputusan mahasiswa berdasarkan bukti kasus. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
| M23 | Buku Model menetapkan interaksi yang melindungi mahasiswa dari penghinaan selama pembelajaran. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
Sistem pendukung
| Kode | Butir | RS 1–4/BT | KJ 1–4/BT | KP 1–4/BT | Bukti dan saran |
|---|
| M18 | Buku Model menetapkan dukungan minimum yang diperlukan untuk menjalankan setiap fase GRACE. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
Dampak
| Kode | Butir | RS 1–4/BT | KJ 1–4/BT | KP 1–4/BT | Bukti dan saran |
|---|
| M19 | Dampak instruksional yang ditargetkan dibedakan dari hasil yang telah dibuktikan secara empiris. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
| M20 | Dampak pengiring dijelaskan sebagai hasil tambahan dengan jenis bukti yang sesuai. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
Kontribusi
| Kode | Butir | RS 1–4/BT | KJ 1–4/BT | KP 1–4/BT | Bukti dan saran |
|---|
| M21 | Klaim kebaruan GRACE dijelaskan melalui perbandingan mekanisme dengan intervensi empati berbasis keputusan yang relevan. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
| M22 | Kontribusi yang diusulkan GRACE ditautkan pada kebutuhan pembelajaran empati dalam pendidikan D3 Keperawatan. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
Mekanisme prebriefing
| Kode | Butir | RS 1–4/BT | KJ 1–4/BT | KP 1–4/BT | Bukti dan saran |
|---|
| M24 | Prebriefing memuat pemantik yang mengarahkan perhatian mahasiswa pada sudut pandang pasien sebelum keputusan dibuat. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
Mekanisme simulasi
| Kode | Butir | RS 1–4/BT | KJ 1–4/BT | KP 1–4/BT | Bukti dan saran |
|---|
| M25 | Peran mahasiswa sebagai perawat yang mempertimbangkan perspektif pasien dijelaskan sebelum simulasi. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
| M26 | Buku Model menjelaskan hubungan cue pasien, pilihan komunikasi, dan konsekuensi pasien pada contoh node skenario. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
Mekanisme debriefing
| Kode | Butir | RS 1–4/BT | KJ 1–4/BT | KP 1–4/BT | Bukti dan saran |
|---|
| M27 | Debriefing meminta mahasiswa merekonstruksi satu keputusan yang dibuat dalam simulasi. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
| M28 | Debriefing meminta penafsiran perspektif pasien dengan alasan dari bukti kasus. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
| M29 | Debriefing mengarahkan mahasiswa menelaah konsekuensi respons komunikasinya bagi pasien. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
| M30 | Debriefing meminta mahasiswa merumuskan alternatif respons empatik untuk situasi yang dibahas. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
Konsistensi buku
| Kode | Butir | RS 1–4/BT | KJ 1–4/BT | KP 1–4/BT | Bukti dan saran |
|---|
| M31 | Istilah konstruk, KPIEN, sintaks, dan sumber bukti digunakan secara konsisten dalam Buku Model. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
Komentar umum validator:
____________________________________________________________________________
____________________________________________________________________________
Rekomendasi produk: ☐dapat ditelaah/digunakan sesuai tujuan tanpa revisi ☐perlu revisi ringan ☐perlu revisi besar dan telaah ulang ☐belum dapat diputuskan karena bukti kurang.
Butir prioritas dan alasan: ____________________________________________________
Nama/tanda tangan validator: ____________________ Tanggal: ____________________
Rekomendasi ini bukan bukti efektivitas pembelajaran atau validitas empiris KCES-R Indonesia.