Dokumen C — Enam Paket Instrumen Validasi GRACE
Versi refinement 07 Okt 2026. Enam instrumen merupakan hasil audit baseline, dengan batas objek penilaian dan jejak perubahan dalam A. Siap dibagikan untuk telaah instrumen; penilaian kesesuaian produk membutuhkan dokumen/build yang ditetapkan. RPS, provenance penskoran dan versi kasus masih GAP. Belum ada hasil validitas, uji media atau efektivitas yang diklaim.
| Paket | Jumlah/format | Ahli utama |
|---|
| 1 Model/Buku | 31 butir | Desain instruksional/simulasi, empati |
| 2 Materi/Skenario | 20 butir | Keperawatan/komunikasi terapeutik/kurikulum D3 |
| 3 Media web/game | 20 butir | Media/UX/rekayasa perangkat lunak |
| 4 Perangkat | 16 butir | Pendidikan keperawatan/dosen D3 |
| 5 KCES-R | 14 item× 5 metrik +8 kriteria format | Bilingual/keperawatan/psikometri |
| 6 Instrumen penelitian | O24, R17; masing-masing 6 review global | Metodologi/simulasi/instrumen |
RS relevansi dan KJ kejelasan diperlukan untuk content validity butir; KP menilai produk yang tersedia. Skala ahli 1–4 tidak mengganti KCES peserta 1–7 atau observasi 0–2. Panel boleh bersilang bila memiliki keahlian, tetapi penilai yang tidak berwenang tidak mengisi skor substantif. Instrumen 5 memakai lima metrik spesifik agar perubahan makna tidak tertutup oleh rata-rata umum.
Instrumen 1 — Validasi Model Instruksional dan Buku Model GRACE
Versi refinement 07 Okt 2026 • 31 butir • Siap telaah ahli, belum tervalidasi.
Ruang lingkup: Menilai logika dan kelayakan konseptual model. Rincian kebenaran klinis di T, teknis di W, petunjuk pelaksanaan di P.
Bahan wajib: BMv 0.7, diagram, peta mekanisme, master konstruk yang dikoreksi, matriks novelty dan sumber E.
Identitas validator
Nama: ____________________ Instansi: ____________________
Keahlian/pengalaman relevan: ____________________ Tanggal: ____________________
Produk/versi/build yang dinilai: ____________________ Dokumen yang diperiksa: ____________________
Petunjuk
Nilai setiap butir pada dua kolom yang terpisah. RS (relevansi substantif):1=tidak relevan,2=kurang relevan,3=relevan,4=sangat relevan untuk indikator/objek penilaian. KJ (kejelasan redaksi):1=tidak jelas,2=kurang jelas,3=jelas,4=sangat jelas. Beri alasan bila skor 1/2. RS/KJ dipakai untuk memeriksa isi instrumen, bukan untuk menyatakan produk telah memenuhi seluruh kriteria.
KP (kesesuaian produk):1=tidak sesuai,2=kurang sesuai,3=sesuai,4=sangat sesuai dengan indikator. Isi KP hanya setelah bukti produk diperiksa. Gunakan BT (belum dapat ditelaah) jika bukti belum tersedia atau di luar keahlian; catat dokumen/bukti yang kurang. BT adalah missing, bukan skor 0/1. Menggunakan lembar yang sama untuk review item dan produk menghemat administrasi, tetapi kedua analisis harus dipisahkan.
Masukkan lokasi bukti/catatan pada tiap butir. Saran redaksi tidak boleh mengubah objek penilaian atau menambah konstruk baru tanpa revisi blueprint.
Rasional
| Kode | Butir | RS 1–4/BT | KJ 1–4/BT | KP 1–4/BT | Bukti dan saran |
|---|
| M01 | Komponen dan batasan Model GRACE didefinisikan secara jelas dan konsisten. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
| M02 | Hubungan antarkomponen dalam arsitektur Model GRACE dijelaskan secara logis dan konsisten. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
| M03 | Diagram Model GRACE merepresentasikan alur empat fase yang dijelaskan dalam Buku Model. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
Landasan
| Kode | Butir | RS 1–4/BT | KJ 1–4/BT | KP 1–4/BT | Bukti dan saran |
|---|
| M04 | Landasan teori yang digunakan mendukung tujuan dan rancangan pembelajaran Model GRACE. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
| M06 | TCME dijelaskan sebagai sintesis peneliti dengan definisi kognitif dan afektif yang ditelusuri ke sumber asal nya. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
| M09 | KPIEN diposisikan secara tepat sebagai kerangka pengenalan isyarat kebutuhan empati pasien. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
Gamifikasi
| Kode | Butir | RS 1–4/BT | KJ 1–4/BT | KP 1–4/BT | Bukti dan saran |
|---|
| M05 | Elemen gamifikasi GRACE terintegrasi secara koheren dengan tujuan pembelajaran empati. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
Sintaks
| Kode | Butir | RS 1–4/BT | KJ 1–4/BT | KP 1–4/BT | Bukti dan saran |
|---|
| M07 | Pemetaan GRACE ke CE–RO–AC–AE membedakan rencana transfer dari percobaan respons baru yang benar-benar dilaksanakan. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
| M14 | Aturan berpindah dari satu fase GRACE ke fase berikutnya dijelaskan dalam Buku Model. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
| M15 | Urutan fase menyediakan pengalaman kasus, refleksi, perumusan prinsip, dan kesempatan penerapan respons baru. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
Sistem sosial
| Kode | Butir | RS 1–4/BT | KJ 1–4/BT | KP 1–4/BT | Bukti dan saran |
|---|
| M08 | Pembagian fungsi media dan fasilitator pada setiap fase dijelaskan dalam Buku Model. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
| M16 | Tanggung jawab dosen dan mahasiswa pada setiap fase GRACE dirumuskan dalam Buku Model. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
Evaluasi
| Kode | Butir | RS 1–4/BT | KJ 1–4/BT | KP 1–4/BT | Bukti dan saran |
|---|
| M10 | Fungsi model, media, perangkat pembelajaran, data proses, dan KCES-R sebagai pengukuran hasil penelitian dibedakan secara jelas. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
Tujuan
| Kode | Butir | RS 1–4/BT | KJ 1–4/BT | KP 1–4/BT | Bukti dan saran |
|---|
| M11 | Tujuan dan aktivitas GRACE selaras untuk mengembangkan empati kognitif, terutama kemampuan memahami perspektif pasien. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
| M12 | Tujuan dan aktivitas GRACE selaras untuk mengembangkan empati afektif sesuai definisi operasional TCME. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
Konteks
| Kode | Butir | RS 1–4/BT | KJ 1–4/BT | KP 1–4/BT | Bukti dan saran |
|---|
| M13 | Tujuan model ditautkan pada capaian komunikasi dalam kurikulum D3 Keperawatan institusi sasaran. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
Prinsip reaksi
| Kode | Butir | RS 1–4/BT | KJ 1–4/BT | KP 1–4/BT | Bukti dan saran |
|---|
| M17 | Prinsip reaksi menjelaskan respons fasilitator terhadap keputusan mahasiswa berdasarkan bukti kasus. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
| M23 | Buku Model menetapkan interaksi yang melindungi mahasiswa dari penghinaan selama pembelajaran. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
Sistem pendukung
| Kode | Butir | RS 1–4/BT | KJ 1–4/BT | KP 1–4/BT | Bukti dan saran |
|---|
| M18 | Buku Model menetapkan dukungan minimum yang diperlukan untuk menjalankan setiap fase GRACE. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
Dampak
| Kode | Butir | RS 1–4/BT | KJ 1–4/BT | KP 1–4/BT | Bukti dan saran |
|---|
| M19 | Dampak instruksional yang ditargetkan dibedakan dari hasil yang telah dibuktikan secara empiris. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
| M20 | Dampak pengiring dijelaskan sebagai hasil tambahan dengan jenis bukti yang sesuai. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
Kontribusi
| Kode | Butir | RS 1–4/BT | KJ 1–4/BT | KP 1–4/BT | Bukti dan saran |
|---|
| M21 | Klaim kebaruan GRACE dijelaskan melalui perbandingan mekanisme dengan intervensi empati berbasis keputusan yang relevan. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
| M22 | Kontribusi yang diusulkan GRACE ditautkan pada kebutuhan pembelajaran empati dalam pendidikan D3 Keperawatan. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
Mekanisme prebriefing
| Kode | Butir | RS 1–4/BT | KJ 1–4/BT | KP 1–4/BT | Bukti dan saran |
|---|
| M24 | Prebriefing memuat pemantik yang mengarahkan perhatian mahasiswa pada sudut pandang pasien sebelum keputusan dibuat. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
Mekanisme simulasi
| Kode | Butir | RS 1–4/BT | KJ 1–4/BT | KP 1–4/BT | Bukti dan saran |
|---|
| M25 | Peran mahasiswa sebagai perawat yang mempertimbangkan perspektif pasien dijelaskan sebelum simulasi. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
| M26 | Buku Model menjelaskan hubungan cue pasien, pilihan komunikasi, dan konsekuensi pasien pada contoh node skenario. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
Mekanisme debriefing
| Kode | Butir | RS 1–4/BT | KJ 1–4/BT | KP 1–4/BT | Bukti dan saran |
|---|
| M27 | Debriefing meminta mahasiswa merekonstruksi satu keputusan yang dibuat dalam simulasi. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
| M28 | Debriefing meminta penafsiran perspektif pasien dengan alasan dari bukti kasus. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
| M29 | Debriefing mengarahkan mahasiswa menelaah konsekuensi respons komunikasinya bagi pasien. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
| M30 | Debriefing meminta mahasiswa merumuskan alternatif respons empatik untuk situasi yang dibahas. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
Konsistensi buku
| Kode | Butir | RS 1–4/BT | KJ 1–4/BT | KP 1–4/BT | Bukti dan saran |
|---|
| M31 | Istilah konstruk, KPIEN, sintaks, dan sumber bukti digunakan secara konsisten dalam Buku Model. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
Komentar umum validator:
____________________________________________________________________________
____________________________________________________________________________
Rekomendasi produk: ☐dapat ditelaah/digunakan sesuai tujuan tanpa revisi ☐perlu revisi ringan ☐perlu revisi besar dan telaah ulang ☐belum dapat diputuskan karena bukti kurang.
Butir prioritas dan alasan: ____________________________________________________
Nama/tanda tangan validator: ____________________ Tanggal: ____________________
Rekomendasi ini bukan bukti efektivitas pembelajaran atau validitas empiris KCES-R Indonesia.
Instrumen 2 — Validasi Materi dan Skenario GRACE
Versi refinement 07 Okt 2026 • 20 butir • Siap telaah ahli, belum tervalidasi.
Ruang lingkup: Menilai substansi kasus, alternatif dan konsekuensi klinis. Tidak menilai fungsi tombol atau mutu teori model.
Bahan wajib: Materi, skenario dan graf V4 kandidat, catatan debriefing klinis, CPL/CPMK/RPSD 3, SOP institusi. Bila RPS/SOP tidak tersedia, tandai BT pada item terkait.
Identitas validator
Nama: ____________________ Instansi: ____________________
Keahlian/pengalaman relevan: ____________________ Tanggal: ____________________
Produk/versi/build yang dinilai: ____________________ Dokumen yang diperiksa: ____________________
Petunjuk
Nilai setiap butir pada dua kolom yang terpisah. RS (relevansi substantif):1=tidak relevan,2=kurang relevan,3=relevan,4=sangat relevan untuk indikator/objek penilaian. KJ (kejelasan redaksi):1=tidak jelas,2=kurang jelas,3=jelas,4=sangat jelas. Beri alasan bila skor 1/2. RS/KJ dipakai untuk memeriksa isi instrumen, bukan untuk menyatakan produk telah memenuhi seluruh kriteria.
KP (kesesuaian produk):1=tidak sesuai,2=kurang sesuai,3=sesuai,4=sangat sesuai dengan indikator. Isi KP hanya setelah bukti produk diperiksa. Gunakan BT (belum dapat ditelaah) jika bukti belum tersedia atau di luar keahlian; catat dokumen/bukti yang kurang. BT adalah missing, bukan skor 0/1. Menggunakan lembar yang sama untuk review item dan produk menghemat administrasi, tetapi kedua analisis harus dipisahkan.
Masukkan lokasi bukti/catatan pada tiap butir. Saran redaksi tidak boleh mengubah objek penilaian atau menambah konstruk baru tanpa revisi blueprint.
Empati kognitif
| Kode | Butir | RS 1–4/BT | KJ 1–4/BT | KP 1–4/BT | Bukti dan saran |
|---|
| T01 | Konsep empati kognitif, terutama pemahaman pengalaman dan perspective-taking pasien, disajikan secara benar dan konsisten dalam materi serta skenario GRACE. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
Empati afektif
| Kode | Butir | RS 1–4/BT | KJ 1–4/BT | KP 1–4/BT | Bukti dan saran |
|---|
| T02 | Konsep empati afektif, terutama empathic concern dan respons kepedulian yang berorientasi pada pasien, disajikan secara benar dan proporsional. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
Batas konsep
| Kode | Butir | RS 1–4/BT | KJ 1–4/BT | KP 1–4/BT | Bukti dan saran |
|---|
| T03 | Materi membedakan respons empatik yang berorientasi pada pasien dari personal distress mahasiswa. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
Pemetaan kasus
| Kode | Butir | RS 1–4/BT | KJ 1–4/BT | KP 1–4/BT | Bukti dan saran |
|---|
| T04 | Peta kasus menghubungkan cue pasien dengan tujuan respons empatik yang dilatih. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
Authenticity
| Kode | Butir | RS 1–4/BT | KJ 1–4/BT | KP 1–4/BT | Bukti dan saran |
|---|
| T05 | Situasi pasien pada setiap skenario masuk akal dalam konteks pelayanan yang digambarkan. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
Kompleksitas
| Kode | Butir | RS 1–4/BT | KJ 1–4/BT | KP 1–4/BT | Bukti dan saran |
|---|
| T06 | Tuntutan keputusan pada setiap kasus sesuai dengan pengalaman belajar mahasiswa D3 sasaran. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
Keilmuan
| Kode | Butir | RS 1–4/BT | KJ 1–4/BT | KP 1–4/BT | Bukti dan saran |
|---|
| T07 | Respons keperawatan yang direkomendasikan dalam skenario sesuai batas kewenangan peserta didik pada konteks kasus. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
Komunikasi
| Kode | Butir | RS 1–4/BT | KJ 1–4/BT | KP 1–4/BT | Bukti dan saran |
|---|
| T08 | Respons yang direkomendasikan menunjukkan komunikasi terapeutik yang menanggapi kebutuhan pasien. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
Branching
| Kode | Butir | RS 1–4/BT | KJ 1–4/BT | KP 1–4/BT | Bukti dan saran |
|---|
| T09 | Alternatif respons pada setiap node memiliki perbedaan makna komunikasi yang dapat dijelaskan dari kasus. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
Konsekuensi
| Kode | Butir | RS 1–4/BT | KJ 1–4/BT | KP 1–4/BT | Bukti dan saran |
|---|
| T10 | Konsekuensi pasien yang ditulis sesuai dengan respons komunikasi yang dipilih. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
| T19 | Catatan kasus menjelaskan bahwa respons pasien dalam simulasi merupakan kemungkinan kontekstual, bukan kepastian reaksi pasien nyata. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
Debriefing materi
| Kode | Butir | RS 1–4/BT | KJ 1–4/BT | KP 1–4/BT | Bukti dan saran |
|---|
| T11 | Rujukan klinis pada catatan debriefing kasus mendukung alternatif respons yang direkomendasikan. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
Cakupan
| Kode | Butir | RS 1–4/BT | KJ 1–4/BT | KP 1–4/BT | Bukti dan saran |
|---|
| T12 | Rangkaian empat kasus menyediakan kesempatan melatih pemahaman perspektif dan kepedulian terhadap pasien. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
Budaya
| Kode | Butir | RS 1–4/BT | KJ 1–4/BT | KP 1–4/BT | Bukti dan saran |
|---|
| T13 | Penggambaran pasien menghindari generalisasi stereotip tentang kelompok budaya. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
Bahasa materi
| Kode | Butir | RS 1–4/BT | KJ 1–4/BT | KP 1–4/BT | Bukti dan saran |
|---|
| T14 | Teks materi dan skenario mudah dipahami oleh mahasiswa D3 sasaran. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
| T15 | Istilah keperawatan digunakan sesuai maknanya dalam konteks kasus. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
Bahasa dialog
| Kode | Butir | RS 1–4/BT | KJ 1–4/BT | KP 1–4/BT | Bukti dan saran |
|---|
| T16 | Dialog pasien terdengar wajar untuk situasi yang digambarkan. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
Etika pasien
| Kode | Butir | RS 1–4/BT | KJ 1–4/BT | KP 1–4/BT | Bukti dan saran |
|---|
| T17 | Respons yang direkomendasikan menghargai hak pasien untuk menyampaikan pilihan. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
Cue pasien
| Kode | Butir | RS 1–4/BT | KJ 1–4/BT | KP 1–4/BT | Bukti dan saran |
|---|
| T18 | Isyarat pasien menyediakan dasar untuk penafsiran tanpa menjadikan satu isyarat sebagai diagnosis kebutuhan pasien. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
Kurikulum
| Kode | Butir | RS 1–4/BT | KJ 1–4/BT | KP 1–4/BT | Bukti dan saran |
|---|
| T20 | Setiap kasus ditautkan pada capaian dan jadwal dalam RPS D3 institusi sasaran. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
Komentar umum validator:
____________________________________________________________________________
____________________________________________________________________________
Rekomendasi produk: ☐dapat ditelaah/digunakan sesuai tujuan tanpa revisi ☐perlu revisi ringan ☐perlu revisi besar dan telaah ulang ☐belum dapat diputuskan karena bukti kurang.
Butir prioritas dan alasan: ____________________________________________________
Nama/tanda tangan validator: ____________________ Tanggal: ____________________
Rekomendasi ini bukan bukti efektivitas pembelajaran atau validitas empiris KCES-R Indonesia.
Instrumen 3 — Validasi Media Web/Game GRACE
Versi refinement 07 Okt 2026 • 20 butir • Siap telaah ahli, belum tervalidasi.
Ruang lingkup: Menilai implementasi fungsional dan pengalaman antarmuka. Tidak menilai kebenaran materi keperawatan. Kecocokan rute dibandingkan graf yang disahkan ahli materi.
Bahan wajib: Build/akun uji bertanggal, URL game dan KCES, graf yang disahkan, spesifikasi perangkat/browser/jaringan, rencana data dan protokol skor. Jangan mengisi berdasarkan tangkapan layar saja.
Identitas validator
Nama: ____________________ Instansi: ____________________
Keahlian/pengalaman relevan: ____________________ Tanggal: ____________________
Produk/versi/build yang dinilai: ____________________ Dokumen yang diperiksa: ____________________
Petunjuk
Nilai setiap butir pada dua kolom yang terpisah. RS (relevansi substantif):1=tidak relevan,2=kurang relevan,3=relevan,4=sangat relevan untuk indikator/objek penilaian. KJ (kejelasan redaksi):1=tidak jelas,2=kurang jelas,3=jelas,4=sangat jelas. Beri alasan bila skor 1/2. RS/KJ dipakai untuk memeriksa isi instrumen, bukan untuk menyatakan produk telah memenuhi seluruh kriteria.
KP (kesesuaian produk):1=tidak sesuai,2=kurang sesuai,3=sesuai,4=sangat sesuai dengan indikator. Isi KP hanya setelah bukti produk diperiksa. Gunakan BT (belum dapat ditelaah) jika bukti belum tersedia atau di luar keahlian; catat dokumen/bukti yang kurang. BT adalah missing, bukan skor 0/1. Menggunakan lembar yang sama untuk review item dan produk menghemat administrasi, tetapi kedua analisis harus dipisahkan.
Masukkan lokasi bukti/catatan pada tiap butir. Saran redaksi tidak boleh mengubah objek penilaian atau menambah konstruk baru tanpa revisi blueprint.
Antarmuka
| Kode | Butir | RS 1–4/BT | KJ 1–4/BT | KP 1–4/BT | Bukti dan saran |
|---|
| W01 | Tata letak antarlayar konsisten dan memudahkan pengguna mengenali informasi utama serta tahapan aktivitas. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
Readability
| Kode | Butir | RS 1–4/BT | KJ 1–4/BT | KP 1–4/BT | Bukti dan saran |
|---|
| W02 | Teks antarmuka dapat dibaca pada ukuran tampilan perangkat sasaran. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
Responsiveness
| Kode | Butir | RS 1–4/BT | KJ 1–4/BT | KP 1–4/BT | Bukti dan saran |
|---|
| W03 | Tampilan game menyesuaikan ukuran layar tanpa elemen terpotong atau saling menutupi. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
Navigasi
| Kode | Butir | RS 1–4/BT | KJ 1–4/BT | KP 1–4/BT | Bukti dan saran |
|---|
| W04 | Menu, tombol, dan pilihan respons mudah ditemukan serta digunakan. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
Progress
| Kode | Butir | RS 1–4/BT | KJ 1–4/BT | KP 1–4/BT | Bukti dan saran |
|---|
| W05 | Penanda kemajuan menunjukkan posisi pengguna dalam alur aktivitas. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
Pemulihan
| Kode | Butir | RS 1–4/BT | KJ 1–4/BT | KP 1–4/BT | Bukti dan saran |
|---|
| W06 | Pengguna dapat memulihkan aktivitas setelah kesalahan teknis sesuai prosedur yang ditampilkan. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
Teknis
| Kode | Butir | RS 1–4/BT | KJ 1–4/BT | KP 1–4/BT | Bukti dan saran |
|---|
| W07 | Fungsi utama aplikasi dapat menyelesaikan satu sesi pada konfigurasi perangkat dan jaringan sasaran. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
Functionality
| Kode | Butir | RS 1–4/BT | KJ 1–4/BT | KP 1–4/BT | Bukti dan saran |
|---|
| W08 | Pilihan pengguna menghasilkan percabangan dan konsekuensi yang sesuai dengan rancangan skenario. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
Feedback
| Kode | Butir | RS 1–4/BT | KJ 1–4/BT | KP 1–4/BT | Bukti dan saran |
|---|
| W09 | Media menampilkan umpan balik yang sesuai dengan pilihan pengguna. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
Integritas proses
| Kode | Butir | RS 1–4/BT | KJ 1–4/BT | KP 1–4/BT | Bukti dan saran |
|---|
| W10 | Log menyimpan riwayat keputusan pengguna sesuai rancangan sesi. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
Game alignment
| Kode | Butir | RS 1–4/BT | KJ 1–4/BT | KP 1–4/BT | Bukti dan saran |
|---|
| W11 | Elemen gamifikasi yang disahkan pada rancangan ditampilkan sesuai fungsi belajarnya. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
Tempo
| Kode | Butir | RS 1–4/BT | KJ 1–4/BT | KP 1–4/BT | Bukti dan saran |
|---|
| W12 | Pengguna memiliki waktu untuk membaca informasi kasus sebelum memilih respons. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
Netralitas
| Kode | Butir | RS 1–4/BT | KJ 1–4/BT | KP 1–4/BT | Bukti dan saran |
|---|
| W13 | Antarmuka tidak memberi insentif skor atau petunjuk yang menggiring jawaban KCES-R. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
KCES web
| Kode | Butir | RS 1–4/BT | KJ 1–4/BT | KP 1–4/BT | Bukti dan saran |
|---|
| W14 | Penyajian butir dan skala respons KCES-R sesuai dengan versi yang disahkan. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
| W15 | Jawaban yang dipilih pada tiap butir KCES-R tetap tersimpan saat pengguna berpindah halaman. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
| W16 | Hasil perhitungan KCES-R cocok dengan aturan penskoran yang disahkan pada protokol. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
Data
| Kode | Butir | RS 1–4/BT | KJ 1–4/BT | KP 1–4/BT | Bukti dan saran |
|---|
| W17 | Data yang diekspor cocok dengan respons mentah dan identitas sesi pada aplikasi. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
| W18 | Data peserta hanya dapat diakses oleh pengguna yang berwenang sesuai rancangan penelitian. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
Accessibility
| Kode | Butir | RS 1–4/BT | KJ 1–4/BT | KP 1–4/BT | Bukti dan saran |
|---|
| W19 | Aktivitas dan pengisian KCES-R dapat dioperasikan dengan papan ketik dengan fokus kontrol yang terlihat. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
| W20 | Kontras teks dengan latar memenuhi kriteria WCAG 2.2 yang relevan pada tampilan sasaran. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
Bukti tugas uji media
Catat konfigurasi perangkat/browser/jaringan dan build. Uji alur normal sampai terminal, setiap alternatif A/B pada 26 node, rute konvergensi, refresh/recovery, penyimpanan pilihan, dan ekspor dengan kode peserta uji. Uji ulang dengan keyboard dan viewport sempit. W15 diuji untuk satu respons sah per item, penandaan data tidak lengkap sesuai protokol dan retensi jawaban; hak menghentikan partisipasi tetap dijaga. W16 memakai contoh jawaban dengan skor hitungan manual yang telah disahkan. W17 membandingkan 14 respons mentah, kode peserta, kelompok, pre/post dan IDrun dengan ekspor. W07 mencatat kegagalan dan waktu muat nyata; target waktu tidak dikarang sebelum konteks jaringan ditetapkan. W20: kontras 4.5:1 teks normal,3:1 teks besar sesuai SC 1.4.3; uji reflow dan fokus relevan tidak berarti sertifikasi seluruh WCAG.
Hasil uji: ____________________ Bukti/log: ____________________ GAP: ____________________
Komentar umum validator:
____________________________________________________________________________
____________________________________________________________________________
Rekomendasi produk: ☐dapat ditelaah/digunakan sesuai tujuan tanpa revisi ☐perlu revisi ringan ☐perlu revisi besar dan telaah ulang ☐belum dapat diputuskan karena bukti kurang.
Butir prioritas dan alasan: ____________________________________________________
Nama/tanda tangan validator: ____________________ Tanggal: ____________________
Rekomendasi ini bukan bukti efektivitas pembelajaran atau validitas empiris KCES-R Indonesia.
Instrumen 4 — Validasi Perangkat Pembelajaran GRACE
Versi refinement 07 Okt 2026 • 16 butir • Siap telaah ahli, belum tervalidasi.
Ruang lingkup: Menilai kecukupan dan kejelasan petunjuk/form pelaksanaan empat sesi.
Bahan wajib: Panduan dosenv 1.2, mahasiswa v 1.2, BP v 2.3 dan rencana sesi yang telah diselaraskan dengan skenario, form/pre post/fallback dan manifest versi.
Identitas validator
Nama: ____________________ Instansi: ____________________
Keahlian/pengalaman relevan: ____________________ Tanggal: ____________________
Produk/versi/build yang dinilai: ____________________ Dokumen yang diperiksa: ____________________
Petunjuk
Nilai setiap butir pada dua kolom yang terpisah. RS (relevansi substantif):1=tidak relevan,2=kurang relevan,3=relevan,4=sangat relevan untuk indikator/objek penilaian. KJ (kejelasan redaksi):1=tidak jelas,2=kurang jelas,3=jelas,4=sangat jelas. Beri alasan bila skor 1/2. RS/KJ dipakai untuk memeriksa isi instrumen, bukan untuk menyatakan produk telah memenuhi seluruh kriteria.
KP (kesesuaian produk):1=tidak sesuai,2=kurang sesuai,3=sesuai,4=sangat sesuai dengan indikator. Isi KP hanya setelah bukti produk diperiksa. Gunakan BT (belum dapat ditelaah) jika bukti belum tersedia atau di luar keahlian; catat dokumen/bukti yang kurang. BT adalah missing, bukan skor 0/1. Menggunakan lembar yang sama untuk review item dan produk menghemat administrasi, tetapi kedua analisis harus dipisahkan.
Masukkan lokasi bukti/catatan pada tiap butir. Saran redaksi tidak boleh mengubah objek penilaian atau menambah konstruk baru tanpa revisi blueprint.
Tujuan
| Kode | Butir | RS 1–4/BT | KJ 1–4/BT | KP 1–4/BT | Bukti dan saran |
|---|
| P01 | Tujuan penggunaan perangkat GRACE dirumuskan dengan jelas dan sesuai bagi mahasiswa D3 Keperawatan. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
Kelengkapan
| Kode | Butir | RS 1–4/BT | KJ 1–4/BT | KP 1–4/BT | Bukti dan saran |
|---|
| P02 | Form yang diperlukan pada setiap tahap tercantum dalam paket perangkat. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
Alignment
| Kode | Butir | RS 1–4/BT | KJ 1–4/BT | KP 1–4/BT | Bukti dan saran |
|---|
| P03 | Urutan kegiatan perangkat mengikuti sintaks yang disahkan dalam Buku Model. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
Dosen
| Kode | Butir | RS 1–4/BT | KJ 1–4/BT | KP 1–4/BT | Bukti dan saran |
|---|
| P04 | Panduan dosen menjelaskan tindakan fasilitator yang harus dilakukan pada setiap fase. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
Mahasiswa
| Kode | Butir | RS 1–4/BT | KJ 1–4/BT | KP 1–4/BT | Bukti dan saran |
|---|
| P05 | Panduan mahasiswa menjelaskan tugas peserta pada setiap fase. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
Empat pertemuan
| Kode | Butir | RS 1–4/BT | KJ 1–4/BT | KP 1–4/BT | Bukti dan saran |
|---|
| P06 | Rencana empat pertemuan menggunakan versi kasus yang sama dengan skenario yang divalidasi. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
Waktu
| Kode | Butir | RS 1–4/BT | KJ 1–4/BT | KP 1–4/BT | Bukti dan saran |
|---|
| P07 | Rencana waktu 10–45–30–15 menit memungkinkan aktivitas wajib terlaksana dalam sesi 100 menit. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
Keterlaksanaan
| Kode | Butir | RS 1–4/BT | KJ 1–4/BT | KP 1–4/BT | Bukti dan saran |
|---|
| P08 | Pembagian tugas dapat dijalankan dengan jumlah fasilitator yang ditetapkan. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
Keselamatan
| Kode | Butir | RS 1–4/BT | KJ 1–4/BT | KP 1–4/BT | Bukti dan saran |
|---|
| P09 | Panduan menetapkan tindakan fasilitator ketika mahasiswa mengalami ketidaknyamanan selama sesi. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
Dukungan
| Kode | Butir | RS 1–4/BT | KJ 1–4/BT | KP 1–4/BT | Bukti dan saran |
|---|
| P10 | Panduan menyediakan prosedur pengganti ketika media tidak dapat digunakan. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
Debriefing
| Kode | Butir | RS 1–4/BT | KJ 1–4/BT | KP 1–4/BT | Bukti dan saran |
|---|
| P11 | Panduan debriefing menyediakan pertanyaan untuk rekonstruksi, perspektif pasien, konsekuensi, dan alternatif respons. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
Administrasi outcome
| Kode | Butir | RS 1–4/BT | KJ 1–4/BT | KP 1–4/BT | Bukti dan saran |
|---|
| P12 | Panduan menempatkan pretest sebelum orientasi/intervensi dan posttest setelah pertemuan keempat pada kedua kelompok. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
Administrasi bukti
| Kode | Butir | RS 1–4/BT | KJ 1–4/BT | KP 1–4/BT | Bukti dan saran |
|---|
| P13 | Form dokumentasi membedakan data outcome, keterlaksanaan, performa formatif, dan log proses melalui label penggunaannya. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
Bahasa panduan
| Kode | Butir | RS 1–4/BT | KJ 1–4/BT | KP 1–4/BT | Bukti dan saran |
|---|
| P14 | Instruksi pada perangkat dapat dipahami oleh pengguna sasaran. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
Kendali dokumen
| Kode | Butir | RS 1–4/BT | KJ 1–4/BT | KP 1–4/BT | Bukti dan saran |
|---|
| P15 | Setiap perangkat mencantumkan identitas, versi, status, dan catatan perubahan sehingga penggunaannya dapat ditelusuri. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
Etika refleksi
| Kode | Butir | RS 1–4/BT | KJ 1–4/BT | KP 1–4/BT | Bukti dan saran |
|---|
| P16 | Panduan menjelaskan bahwa pengungkapan pengalaman emosional pribadi tidak wajib dilakukan di depan kelas. | ____ | ____ | ____ | ________________ |
Simulasi pelaksanaan perangkat
Rencana default 100 menit:10 prebriefing,45 simulation,30 debriefing,15 evaluation. Pretest sebelum orientasi/materi dan posttest setelah sesi 4 berada di luar 100 menit. Jika dipakai opsi 110–165 menit, nyatakan sebagai adaptasi, bukan jadwal yang sama. Pilot satu dosen pada 25–30 peserta dengan diskusi kelompok 4–6, pleno 2–3 momen penting dan pemantauan selektif. Observer independen sangat membantu penilaian fidelity; cakupan observasi peserta/node tetap dicatat. Fallback harus setara tujuan kasus dan memakai log manual ber tanda, bukan mengarang log aplikasi.
Komentar umum validator:
____________________________________________________________________________
____________________________________________________________________________
Rekomendasi produk: ☐dapat ditelaah/digunakan sesuai tujuan tanpa revisi ☐perlu revisi ringan ☐perlu revisi besar dan telaah ulang ☐belum dapat diputuskan karena bukti kurang.
Butir prioritas dan alasan: ____________________________________________________
Nama/tanda tangan validator: ____________________ Tanggal: ____________________
Rekomendasi ini bukan bukti efektivitas pembelajaran atau validitas empiris KCES-R Indonesia.
Instrumen 5 — Expert Review Adaptasi KCES-R Bahasa Indonesia
Versi refinement 07 Okt 2026. 14 item sumber, bukan skala empati baru. Lima rating ahli per item dan 8 kriteria format/proses. Draf terjemahan dipertahankan sebagai bahan review; belum disahkan untuk pengambilan data.
Nama/instansi: ____________________ Keahlian bilingual/keperawatan/psikometri: ____________________
Versi terjemahan: ____________________ Tanggal: ____________________ Sumber diperiksa: ____________________
Petunjuk dan skala expert review
Nilai SE=kesetaraan semantik, KE=kesetaraan konseptual, BU=kesesuaian konteks/budaya, JE=kejelasan, RE=relevansi. Untuk SE/KE/BU:1=tidak sesuai,2=kurang sesuai,3=sesuai,4=sangat sesuai. JE:1=tidak jelas sampai 4=sangat jelas. RE:1=tidak relevan sampai 4=sangat relevan. Kolom-kolom ini tidak dirata-ratakan menjadi satu skor “validitas KCES-R”. BT jika tidak dapat ditelaah; komentar perubahan wajib menunjukkan makna sumber yang dipertahankan. Definisi tiap metrik terdapat pada Blueprint B. Ahli wajib menilai stem bersama prompt bagiannya.
Prompt bagian dan anchor yang harus ikut ditelaah
Bagian 1/global—sumber: “How necessary is it for healthcare professionals to be able to…”
Draf Indonesia: “Seberapa diperlukan kemampuan berikut bagi tenaga kesehatan untuk…”
Bagian 2/personal—sumber: “I am able to…”
Draf Indonesia: “Saya mampu untuk…”
Kata“pasien” mengisi placeholder kelompok pasien pada sumber. Peneliti perlu menetapkan populasi pasien yang dirujuk, sama pada kedua bagian/pre post/kelompok; belum boleh menganggap pasien V4 tertentu otomatis kelompok sasaran semua responden.
Skala responden KCES-R tetap 1–7, berbeda dari rating ahli 1–4. Sumber hanya memberi anchor 1,4,7; jangan mengarang label 2/3/5/6.
| Bagian | Anchor sumber 1 / 4 / 7 | Draf Indonesia 1 / 4 / 7 untuk telaah |
|---|
| Global | Unnecessary / Moderately necessary / Extremely necessary | Tidak diperlukan / Cukup diperlukan / Sangat diperlukan |
| Personal | Does not describe me / Describes me moderately well / Describes me extremely well | Sama sekali tidak menggambarkan diri saya / Cukup baik menggambarkan diri saya / Sangat baik menggambarkan diri saya |
Intensitas“extremely” terhadap“sangat” perlu adjudikasi panel; jangan menyatakan setara sebelum review. Bagian 2 menilai kemampuan diri melalui anchor kesesuaian deskripsi, bukan skala frekuensi atau selalu/tidak pernah.
Telaah setiap item
K01 — Global—pentingnya kemampuan profesional
Stem sumber: Comprehend [insert group here]’s experiences.
Draf yang ditelaah: Memahami pengalaman pasien.
| SE 1–4/BT | KE 1–4/BT | BU 1–4/BT | JE 1–4/BT | RE 1–4/BT | Usulan dan alasan |
|---|
| ____ | ____ | ____ | ____ | ____ | ________________ |
K02 — Global—pentingnya kemampuan profesional
Stem sumber: Express an understanding of [insert group here]’s feelings.
Draf yang ditelaah: Mengungkapkan pemahaman terhadap perasaan pasien.
| SE 1–4/BT | KE 1–4/BT | BU 1–4/BT | JE 1–4/BT | RE 1–4/BT | Usulan dan alasan |
|---|
| ____ | ____ | ____ | ____ | ____ | ________________ |
K03 — Global—pentingnya kemampuan profesional
Stem sumber: Value [insert group here]’s point of view.
Draf yang ditelaah: Menghargai sudut pandang pasien.
| SE 1–4/BT | KE 1–4/BT | BU 1–4/BT | JE 1–4/BT | RE 1–4/BT | Usulan dan alasan |
|---|
| ____ | ____ | ____ | ____ | ____ | ________________ |
K04 — Global—pentingnya kemampuan profesional
Stem sumber: Consider [insert group here]’s feelings to provide patient-centered care.
Draf yang ditelaah: Mempertimbangkan perasaan pasien dalam memberikan pelayanan yang berpusat pada pasien.
| SE 1–4/BT | KE 1–4/BT | BU 1–4/BT | JE 1–4/BT | RE 1–4/BT | Usulan dan alasan |
|---|
| ____ | ____ | ____ | ____ | ____ | ________________ |
K05 — Global—pentingnya kemampuan profesional
Stem sumber: Be caring in order to build a strong relationship with [insert group here].
Draf yang ditelaah: Menunjukkan kepedulian untuk membangun hubungan yang kuat dengan pasien.
| SE 1–4/BT | KE 1–4/BT | BU 1–4/BT | JE 1–4/BT | RE 1–4/BT | Usulan dan alasan |
|---|
| ____ | ____ | ____ | ____ | ____ | ________________ |
K06 — Global—pentingnya kemampuan profesional
Stem sumber: Identify with [insert group here]’s feelings.
Draf yang ditelaah: Turut merasakan perasaan pasien.
| SE 1–4/BT | KE 1–4/BT | BU 1–4/BT | JE 1–4/BT | RE 1–4/BT | Usulan dan alasan |
|---|
| ____ | ____ | ____ | ____ | ____ | ________________ |
Fokus review: “Identify with” belum tentu sama dengan“turut merasakan”. Kandidat untuk dibahas komite:“Mengidentifikasi diri dengan perasaan pasien.” Kandidat ini juga dapat kurang mudah dipahami; bukan revisi yang otomatis disahkan. Uji pemahaman dan putuskan makna bersama komite bilingual.
K07 — Global—pentingnya kemampuan profesional
Stem sumber: View the world from [insert group here]’s perspective.
Draf yang ditelaah: Memandang dunia dari sudut pandang pasien.
| SE 1–4/BT | KE 1–4/BT | BU 1–4/BT | JE 1–4/BT | RE 1–4/BT | Usulan dan alasan |
|---|
| ____ | ____ | ____ | ____ | ____ | ________________ |
K08 — Personal—kemampuan diri
Stem sumber: Comprehend [insert group here]’s experiences.
Draf yang ditelaah: Memahami pengalaman pasien.
| SE 1–4/BT | KE 1–4/BT | BU 1–4/BT | JE 1–4/BT | RE 1–4/BT | Usulan dan alasan |
|---|
| ____ | ____ | ____ | ____ | ____ | ________________ |
K09 — Personal—kemampuan diri
Stem sumber: Express an understanding of [insert group here]’s feelings.
Draf yang ditelaah: Mengungkapkan pemahaman terhadap perasaan pasien.
| SE 1–4/BT | KE 1–4/BT | BU 1–4/BT | JE 1–4/BT | RE 1–4/BT | Usulan dan alasan |
|---|
| ____ | ____ | ____ | ____ | ____ | ________________ |
K10 — Personal—kemampuan diri
Stem sumber: Value [insert group here]’s point of view.
Draf yang ditelaah: Menghargai sudut pandang pasien.
| SE 1–4/BT | KE 1–4/BT | BU 1–4/BT | JE 1–4/BT | RE 1–4/BT | Usulan dan alasan |
|---|
| ____ | ____ | ____ | ____ | ____ | ________________ |
K11 — Personal—kemampuan diri
Stem sumber: Consider [insert group here]’s feelings to provide patient-centered care.
Draf yang ditelaah: Mempertimbangkan perasaan pasien dalam memberikan pelayanan yang berpusat pada pasien.
| SE 1–4/BT | KE 1–4/BT | BU 1–4/BT | JE 1–4/BT | RE 1–4/BT | Usulan dan alasan |
|---|
| ____ | ____ | ____ | ____ | ____ | ________________ |
K12 — Personal—kemampuan diri
Stem sumber: Be caring in order to build a strong relationship with [insert group here].
Draf yang ditelaah: Menunjukkan kepedulian untuk membangun hubungan yang kuat dengan pasien.
| SE 1–4/BT | KE 1–4/BT | BU 1–4/BT | JE 1–4/BT | RE 1–4/BT | Usulan dan alasan |
|---|
| ____ | ____ | ____ | ____ | ____ | ________________ |
K13 — Personal—kemampuan diri
Stem sumber: Identify with [insert group here]’s feelings.
Draf yang ditelaah: Turut merasakan perasaan pasien.
| SE 1–4/BT | KE 1–4/BT | BU 1–4/BT | JE 1–4/BT | RE 1–4/BT | Usulan dan alasan |
|---|
| ____ | ____ | ____ | ____ | ____ | ________________ |
Fokus review: “Identify with” belum tentu sama dengan“turut merasakan”. Kandidat untuk dibahas komite:“Mengidentifikasi diri dengan perasaan pasien.” Kandidat ini juga dapat kurang mudah dipahami; bukan revisi yang otomatis disahkan. Uji pemahaman dan putuskan makna bersama komite bilingual.
K14 — Personal—kemampuan diri
Stem sumber: View the world from [insert group here]’s perspective.
Draf yang ditelaah: Memandang dunia dari sudut pandang pasien.
| SE 1–4/BT | KE 1–4/BT | BU 1–4/BT | JE 1–4/BT | RE 1–4/BT | Usulan dan alasan |
|---|
| ____ | ____ | ____ | ____ | ____ | ________________ |
Review format dan proses
Gunakan RS/KJ seperti I 1; KP untuk kesesuaian adaptasi/format dengan sumber. BT untuk provenance penskoran yang belum dikonfirmasi.
| Kode | Pernyataan | RS | KJ | KP/BT | Saran |
|---|
| KG01 | Adaptasi mempertahankan seluruh 14 stem KCES-R sumber tanpa penambahan item empati. | ____ | ____ | ____ | ____________ |
| KG02 | Prompt membedakan pentingnya kemampuan profesional pada Bagian 1 dan kemampuan diri pada Bagian 2. | ____ | ____ | ____ | ____________ |
| KG03 | Petunjuk menjelaskan pemilihan satu respons untuk setiap pernyataan. | ____ | ____ | ____ | ____________ |
| KG04 | Label anchor respons tiap bagian setara dengan sumber Bahasa Inggris. | ____ | ____ | ____ | ____________ |
| KG05 | Aturan penskoran ditelusuri ke pedoman sumber yang telah dikonfirmasi provenance-nya. | ____ | ____ | ____ | ____________ |
| KG06 | Penafsiran skor membedakan persepsi pentingnya empati dan kemampuan empati diri. | ____ | ____ | ____ | ____________ |
| KG07 | Rujukan kelompok pasien sama pada kedua bagian dan pada pretest/posttest. | ____ | ____ | ____ | ____________ |
| KG08 | Keputusan perubahan terjemahan dicatat bersama alasan dari panel bilingual. | ____ | ____ | ____ | ____________ |
Penskoran dan keputusan adaptasi
Struktur dua 7 item tidak boleh diberi label kognitif/afektif. Skor domain: global=sum item 1–7, personal=sum item 8–14, masing-masing 7–49. Guide yang disediakan 102 mengusulkan composite=sum 14 item,14–98. Tidak ada stem negatif pada 14 item yang diberikan, sehingga tidak menerapkan pembalikan KCES lama. Aturan skor utama belum boleh diklaim final sebelum konflik/provenance diselesaikan. Skor lebih tinggi tetap harus dibaca menurut domain; tidak mengubahnya menjadi kategori rendah/sedang/tinggi tanpa bukti normatif/cutoff.
Peneliti menyimpan 14 respons mentah. Usulan personal utama dan global sekunder perlu dinyatakan sebelum analisis. Preregistrasi juga menetapkan missing data: utama kan skor domain lengkap; jangan imputasi/prorating tanpa dasar/aturan yang disahkan. Uji penerimaan sistem harus menghormati penghentian partisipasi.
Keputusan per item: ☐dipertahankan ☐perlu perbaikan terjemahan ☐perlu konsultasi makna sumber. Tidak menghapus/menambah item sumber hanya untuk menaikkan alpha. Semua perubahan dicatat: versi awal→usulan→alasan→keputusan komite→hasil uji pemahaman.
Komentar umum validator:
____________________________________________________________________________
____________________________________________________________________________
Rekomendasi produk: ☐dapat ditelaah/digunakan sesuai tujuan tanpa revisi ☐perlu revisi ringan ☐perlu revisi besar dan telaah ulang ☐belum dapat diputuskan karena bukti kurang.
Butir prioritas dan alasan: ____________________________________________________
Nama/tanda tangan validator: ____________________ Tanggal: ____________________
Rekomendasi ini bukan bukti efektivitas pembelajaran atau validitas empiris KCES-R Indonesia.
Instrumen 6 — Validasi Instrumen Penelitian Buatan Peneliti
Versi refinement 07 Okt 2026. Dua objek: A. lembar observasi keterlaksanaan 24 butir dan B. angket respons mahasiswa 17 butir. Tidak menghasilkan skala empati baru. Lembar ahli dan lembar penggunaan dipisahkan di bawah.
Identitas validator
Nama: ____________________ Instansi: ____________________
Keahlian/pengalaman relevan: ____________________ Tanggal: ____________________
Produk/versi/build yang dinilai: ____________________ Dokumen yang diperiksa: ____________________
Petunjuk
Nilai setiap butir pada dua kolom yang terpisah. RS (relevansi substantif):1=tidak relevan,2=kurang relevan,3=relevan,4=sangat relevan untuk indikator/objek penilaian. KJ (kejelasan redaksi):1=tidak jelas,2=kurang jelas,3=jelas,4=sangat jelas. Beri alasan bila skor 1/2. RS/KJ dipakai untuk memeriksa isi instrumen, bukan untuk menyatakan produk telah memenuhi seluruh kriteria.
KP (kesesuaian produk):1=tidak sesuai,2=kurang sesuai,3=sesuai,4=sangat sesuai dengan indikator. Isi KP hanya setelah bukti produk diperiksa. Gunakan BT (belum dapat ditelaah) jika bukti belum tersedia atau di luar keahlian; catat dokumen/bukti yang kurang. BT adalah missing, bukan skor 0/1. Menggunakan lembar yang sama untuk review item dan produk menghemat administrasi, tetapi kedua analisis harus dipisahkan.
Masukkan lokasi bukti/catatan pada tiap butir. Saran redaksi tidak boleh mengubah objek penilaian atau menambah konstruk baru tanpa revisi blueprint.
6 A. Expert review lembar observasi
Ahli memeriksa kecocokan tiap O dengan aktivitas wajib yang tercantum di BP/panduan dosen/skenario. Gunakan RS/KJ. KP menilai kesesuaian operasional calon lembar; ini berbeda dari hasil pelaksanaan yang akan dicatat observer. Locator sumber wajib tercantum agar kegiatan opsional tidak menjadi tuntutan fidelity.
| Kode | Butir observasi yang ditelaah | Asal kegiatan | RS | KJ | KP/BT | Saran |
|---|
| O01 | Dosen menyampaikan tujuan belajar empati pada awal sesi. | Panduan dosen orientasi; old Obs 1 | ____ | ____ | ____ | ____________ |
| O02 | Dosen mengajak mahasiswa meninjau kasus dari sudut pandang pasien sebelum simulasi. | Panduan dosen P83; old Obs 2 | ____ | ____ | ____ | ____________ |
| O03 | Dosen memeriksa kesiapan peserta untuk mengakses aktivitas simulasi. | Panduan dosen pemeriksaan akses; old Obs 3/4 | ____ | ____ | ____ | ____________ |
| O04 | Peserta memulai skenario yang ditetapkan untuk pertemuan tersebut. | BP sesi 1–4; old Obs 5 | ____ | ____ | ____ | ____________ |
| O05 | Peserta diberi tugas mengambil keputusan sebagai perawat pada kasus. | V4 pengantar peran; old Obs 6 | ____ | ____ | ____ | ____________ |
| O06 | Informasi pasien tersedia bagi peserta sebelum pilihan dibuat. | V4 node cue; BP fokus pasien | ____ | ____ | ____ | ____________ |
| O07 | Peserta membuat pilihan sendiri sebelum fasilitator menjelaskan alternatif. | Panduan dosen P91; BP ketentuan minimal bantuan | ____ | ____ | ____ | ____________ |
| O08 | Peserta memperoleh tampilan konsekuensi sesuai pilihannya. | V4 setiap A/B; old Obs 7 di per sempit | ____ | ____ | ____ | ____________ |
| O09 | Peserta memperoleh umpan balik kasus pada waktu yang ditetapkan. | V4 umpan balik; BP fidelity | ____ | ____ | ____ | ____________ |
| O10 | Dosen mengikuti batas bantuan yang ditetapkan selama pengambilan keputusan. | Panduan dosen selective monitoring; old Obs 8 | ____ | ____ | ____ | ____________ |
| O11 | Dosen meminta rekonstruksi satu pilihan peserta pada kasus. | Panduan P133/V4 D1; old Obs 10 | ____ | ____ | ____ | ____________ |
| O12 | Dosen meminta penafsiran perspektif pasien dari bukti kasus. | Panduan P135/V4 D2; old Obs 11 | ____ | ____ | ____ | ____________ |
| O13 | Dosen meminta pembedaan bukti kasus dan asumsi peserta. | Panduan P135 dan BPPE 01 | ____ | ____ | ____ | ____________ |
| O14 | Dosen membahas konsekuensi komunikasi bagi pasien. | V4 D3; BP fidelity | ____ | ____ | ____ | ____________ |
| O15 | Dosen meminta alternatif respons empatik untuk momen yang dibahas. | Panduan P139/V4 D3 | ____ | ____ | ____ | ____________ |
| O16 | Dosen membantu merumuskan prinsip komunikasi dari pengalaman kasus. | Panduan P139; old Obs 12 | ____ | ____ | ____ | ____________ |
| O17 | Dosen memberi umpan balik formatif berdasarkan bukti kegiatan. | BPPE 01; old Obs 14 | ____ | ____ | ____ | ____________ |
| O18 | Peserta diminta menyusun rencana respons untuk kesempatan berikutnya. | Panduan P141/V4 E 2; old Obs 13 | ____ | ____ | ____ | ____________ |
| O19 | Data sesi dicatat menggunakan form atau log yang ditetapkan. | BP lampiran B; fallback log manual ditandai | ____ | ____ | ____ | ____________ |
| O20 | Dosen menutup sesi sesuai prosedur keamanan psikologis yang ditetapkan. | BP fidelity evaluation/penutupan aman | ____ | ____ | ____ | ____________ |
| O21 | Dosen menyampaikan kesepakatan interaksi yang aman sebelum simulasi. | BP fidelity pre brief dan panduan dosen | ____ | ____ | ____ | ____________ |
| O22 | Dosen menjelaskan penggunaan cue pasien sebagai bahan penafsiran, bukan diagnosis otomatis. | BP orientasi KPIEN; BM kerangka cue | ____ | ____ | ____ | ____________ |
| O23 | Peserta diberi kesempatan menyelesaikan skenario utuh yang dijadwalkan. | BP fidelity skenario utuh; catat peserta belum selesai | ____ | ____ | ____ | ____________ |
| O24 | Peserta diberi kesempatan melakukan refleksi pribadi sesuai panduan. | Panduan evaluasi; isi emosional boleh tetap privat | ____ | ____ | ____ | ____________ |
Review global 6 A
| Kode | Kriteria | RS | KJ | KP/BT | Saran |
|---|
| V6A01 | Butir relevan dengan tujuan observasi keterlaksanaan kegiatan wajib GRACE. | ____ | ____ | ____ | ____________ |
| V6A02 | Seluruh dimensi sasaran instrumen terwakili dalam daftar butir. | ____ | ____ | ____ | ____________ |
| V6A03 | Setiap butir hanya meminta satu penilaian utama. | ____ | ____ | ____ | ____________ |
| V6A04 | Redaksi butir dapat dipahami oleh pengguna sasaran. | ____ | ____ | ____ | ____________ |
| V6A05 | Pilihan respons memungkinkan pengguna membedakan kategori jawaban. | ____ | ____ | ____ | ____________ |
| V6A06 | Petunjuk membatasi interpretasi sesuai jenis data yang dikumpulkan. | ____ | ____ | ____ | ____________ |
6 B. Expert review angket respons mahasiswa
Telaah relevansi pengalaman/kepraktisan dan keterpahaman; hindari pernyataan menjadi lebih empatik sebagai ukuran outcome tan di ngan. Sub dimensi responden tidak otomatis faktor tervalidasi. Butir visual/keterlibatan tidak menjadi bukti media meningkatkan empati.
| Kode | Butir mahasiswa yang ditelaah | Dimensi | RS | KJ | KP/BT | Saran |
|---|
| R01 | Saya dapat menjalankan fungsi utama game dengan mudah. | Usability | ____ | ____ | ____ | ____________ |
| R02 | Petunjuk penggunaan game mudah saya pahami. | Usability | ____ | ____ | ____ | ____________ |
| R03 | Menu game memudahkan saya berpindah antarbagian. | Usability | ____ | ____ | ____ | ____________ |
| R04 | Tampilan visual game menarik bagi saya. | Penerimaan | ____ | ____ | ____ | ____________ |
| R05 | Alur kasus membuat saya ingin melanjutkan kegiatan. | Penerimaan | ____ | ____ | ____ | ____________ |
| R06 | Penanda kemajuan membantu saya mengikuti kegiatan belajar. | Penerimaan | ____ | ____ | ____ | ____________ |
| R07 | Saya dapat mempertahankan perhatian selama menggunakan game. | Penerimaan | ____ | ____ | ____ | ____________ |
| R08 | Kasus dalam game membantu saya memahami makna respons empatik kepada pasien. | Manfaat dirasakan | ____ | ____ | ____ | ____________ |
| R09 | Game memberi saya kesempatan meninjau situasi dari sudut pandang pasien. | Manfaat dirasakan | ____ | ____ | ____ | ____________ |
| R10 | Situasi dalam game terasa masuk akal bagi saya sebagai mahasiswa keperawatan. | Authenticity dirasakan | ____ | ____ | ____ | ____________ |
| R11 | Bahasa dalam kasus mudah saya pahami. | Readability | ____ | ____ | ____ | ____________ |
| R12 | Game memberi saya kesempatan memperhatikan isyarat kebutuhan pasien. | Manfaat dirasakan | ____ | ____ | ____ | ____________ |
| R13 | Kegiatan GRACE bermanfaat bagi persiapan komunikasi saya dengan pasien. | Manfaat dirasakan | ____ | ____ | ____ | ____________ |
| R14 | Saya merasa terlibat dengan situasi pasien yang digambarkan dalam kasus. | Penerimaan | ____ | ____ | ____ | ____________ |
| R15 | Saya bersedia merekomendasikan kegiatan GRACE kepada teman untuk pembelajaran. | Penerimaan | ____ | ____ | ____ | ____________ |
| R16 | Saya merasa aman menyampaikan alasan pilihan saya selama debriefing. | Keamanan dirasakan | ____ | ____ | ____ | ____________ |
| R17 | Debriefing membantu saya menyusun alternatif respons kepada pasien. | Manfaat dirasakan | ____ | ____ | ____ | ____________ |
Review global 6 B
| Kode | Kriteria | RS | KJ | KP/BT | Saran |
|---|
| V6B01 | Butir relevan dengan tujuan angket pengalaman mahasiswa setelah mengikuti GRACE. | ____ | ____ | ____ | ____________ |
| V6B02 | Seluruh dimensi sasaran instrumen terwakili dalam daftar butir. | ____ | ____ | ____ | ____________ |
| V6B03 | Setiap butir hanya meminta satu penilaian utama. | ____ | ____ | ____ | ____________ |
| V6B04 | Redaksi butir dapat dipahami oleh pengguna sasaran. | ____ | ____ | ____ | ____________ |
| V6B05 | Pilihan respons memungkinkan pengguna membedakan kategori jawaban. | ____ | ____ | ____ | ____________ |
| V6B06 | Petunjuk membatasi interpretasi sesuai jenis data yang dikumpulkan. | ____ | ____ | ____ | ____________ |
Komentar umum validator:
____________________________________________________________________________
____________________________________________________________________________
Rekomendasi produk: ☐dapat ditelaah/digunakan sesuai tujuan tanpa revisi ☐perlu revisi ringan ☐perlu revisi besar dan telaah ulang ☐belum dapat diputuskan karena bukti kurang.
Butir prioritas dan alasan: ____________________________________________________
Nama/tanda tangan validator: ____________________ Tanggal: ____________________
Rekomendasi ini bukan bukti efektivitas pembelajaran atau validitas empiris KCES-R Indonesia.
Lampiran 6 A — Lembar yang akan dipakai observer
Pertemuan:____ Tanggal:____ Kelas:____ Observer:____ Kasus/versi:____ Build/fallback:____
Jumlah peserta:____ Cakupan pengamatan:____ Waktu aktual setiap fase:____ Adaptasi/penyimpangan:____
Nilai kegiatan, bukan kompetensi peserta. 2=terlaksana sesuai panduan;1=terlaksana sebagian/menyimpang;0=tidak terlaksana; TT=tidak teramati. TT wajib disertai alasan dan tidak disamakan 0. Bukti yang dapat diterima: ucapan/tindakan fasilitator, time stamp, form yang tersedia, tampilan/log untuk proses digital. Ekspresi pasien dalam teks bukan ekspresi afektif nyata mahasiswa.
Butir O ber nomor administratif; observer mengikuti urutan fase. O21/O22 pada awal, O23 selama simulasi, O24 evaluation. Jika satu kegiatan disediakan pada seluruh kelas tetapi sebagian peserta tidak mengikuti, catat cakupan; jangan menganggap seluruh peserta telah mengalaminya. Kegiatan wajib yang sengaja dilewati diberi 0, bukan NA. NA hanya bila ada deviasi protokol yang disetujui dan didokumentasikan, bukan alasan menghindari penurunan fidelity.
| Kode | Aktivitas wajib | 0/1/2/TT | Bukti/waktu dan penyimpangan |
|---|
| O01 | Dosen menyampaikan tujuan belajar empati pada awal sesi. | ____ | __________________ |
| O02 | Dosen mengajak mahasiswa meninjau kasus dari sudut pandang pasien sebelum simulasi. | ____ | __________________ |
| O03 | Dosen memeriksa kesiapan peserta untuk mengakses aktivitas simulasi. | ____ | __________________ |
| O04 | Peserta memulai skenario yang ditetapkan untuk pertemuan tersebut. | ____ | __________________ |
| O05 | Peserta diberi tugas mengambil keputusan sebagai perawat pada kasus. | ____ | __________________ |
| O06 | Informasi pasien tersedia bagi peserta sebelum pilihan dibuat. | ____ | __________________ |
| O07 | Peserta membuat pilihan sendiri sebelum fasilitator menjelaskan alternatif. | ____ | __________________ |
| O08 | Peserta memperoleh tampilan konsekuensi sesuai pilihannya. | ____ | __________________ |
| O09 | Peserta memperoleh umpan balik kasus pada waktu yang ditetapkan. | ____ | __________________ |
| O10 | Dosen mengikuti batas bantuan yang ditetapkan selama pengambilan keputusan. | ____ | __________________ |
| O11 | Dosen meminta rekonstruksi satu pilihan peserta pada kasus. | ____ | __________________ |
| O12 | Dosen meminta penafsiran perspektif pasien dari bukti kasus. | ____ | __________________ |
| O13 | Dosen meminta pembedaan bukti kasus dan asumsi peserta. | ____ | __________________ |
| O14 | Dosen membahas konsekuensi komunikasi bagi pasien. | ____ | __________________ |
| O15 | Dosen meminta alternatif respons empatik untuk momen yang dibahas. | ____ | __________________ |
| O16 | Dosen membantu merumuskan prinsip komunikasi dari pengalaman kasus. | ____ | __________________ |
| O17 | Dosen memberi umpan balik formatif berdasarkan bukti kegiatan. | ____ | __________________ |
| O18 | Peserta diminta menyusun rencana respons untuk kesempatan berikutnya. | ____ | __________________ |
| O19 | Data sesi dicatat menggunakan form atau log yang ditetapkan. | ____ | __________________ |
| O20 | Dosen menutup sesi sesuai prosedur keamanan psikologis yang ditetapkan. | ____ | __________________ |
| O21 | Dosen menyampaikan kesepakatan interaksi yang aman sebelum simulasi. | ____ | __________________ |
| O22 | Dosen menjelaskan penggunaan cue pasien sebagai bahan penafsiran, bukan diagnosis otomatis. | ____ | __________________ |
| O23 | Peserta diberi kesempatan menyelesaikan skenario utuh yang dijadwalkan. | ____ | __________________ |
| O24 | Peserta diberi kesempatan melakukan refleksi pribadi sesuai panduan. | ____ | __________________ |
Persentase fidelity per fase=jumlah skor/(2 × jumlah butir fase yang teramati)× 100%. Laporkan cakupan teramati/seluruh butir wajib dan jumlah TT bersama persentase; tanpa cakupan persentase dapat menyesatkan. Jika tidak ada butir teramati, jangan hitung persentase. Sajikan distribusi butir dan deviasi 4 sesi; cutoff“tinggi/rendah” tidak dibuat otomatis. O24 mengamati kesempatan refleksi, bukan meminta isi emosional pribadi. PE01 dan antusiasme dicatat pada lembar performa/keterlibatan lain dan tidak masuk denominator ini.
Latih observer dengan vignette/rekaman yang disetujui, sepakati bukti 0/1/2 pada tiap butir dan lakukan double-observation sebagian sesi. Gunakan agreement dan weighted kappa untuk kategori ordinal; pertimbangkan ICC untuk skor ringkas bila asumsi/modelnya sesuai. Jangan menyamakan kesepakatan observer dengan validitas empati.
Lampiran 6 B — Angket untuk mahasiswa
Kode peserta:____ Kelompok:____ Tanggal:____ Sesi yang diikuti:____ Perangkat/fallback:____
Isi setelah posttest pertemuan 4. Pendapat Anda tidak memengaruhi nilai akademik. Pilih satu respons berdasarkan pengalaman mengikuti GRACE:1=sangat tidak setuju;2=tidak setuju;3=setuju;4=sangat setuju. Pilih TA=tidak mengalami/tidak dapat menilai bila sesuai; TA bukan angka skor. Anda dapat tidak menjawab. Komentar perbaikan bersifat opsional. Ini survei pengalaman belajar, bukan tes kemampuan empati.
| Kode | Pernyataan | 1/2/3/4/TA | Komentar opsional |
|---|
| R01 | Saya dapat menjalankan fungsi utama game dengan mudah. | ____ | ________________ |
| R02 | Petunjuk penggunaan game mudah saya pahami. | ____ | ________________ |
| R03 | Menu game memudahkan saya berpindah antarbagian. | ____ | ________________ |
| R04 | Tampilan visual game menarik bagi saya. | ____ | ________________ |
| R05 | Alur kasus membuat saya ingin melanjutkan kegiatan. | ____ | ________________ |
| R06 | Penanda kemajuan membantu saya mengikuti kegiatan belajar. | ____ | ________________ |
| R07 | Saya dapat mempertahankan perhatian selama menggunakan game. | ____ | ________________ |
| R08 | Kasus dalam game membantu saya memahami makna respons empatik kepada pasien. | ____ | ________________ |
| R09 | Game memberi saya kesempatan meninjau situasi dari sudut pandang pasien. | ____ | ________________ |
| R10 | Situasi dalam game terasa masuk akal bagi saya sebagai mahasiswa keperawatan. | ____ | ________________ |
| R11 | Bahasa dalam kasus mudah saya pahami. | ____ | ________________ |
| R12 | Game memberi saya kesempatan memperhatikan isyarat kebutuhan pasien. | ____ | ________________ |
| R13 | Kegiatan GRACE bermanfaat bagi persiapan komunikasi saya dengan pasien. | ____ | ________________ |
| R14 | Saya merasa terlibat dengan situasi pasien yang digambarkan dalam kasus. | ____ | ________________ |
| R15 | Saya bersedia merekomendasikan kegiatan GRACE kepada teman untuk pembelajaran. | ____ | ________________ |
| R16 | Saya merasa aman menyampaikan alasan pilihan saya selama debriefing. | ____ | ________________ |
| R17 | Debriefing membantu saya menyusun alternatif respons kepada pasien. | ____ | ________________ |
Bagian paling membantu:__________________ Kendala:__________________ Saran:__________________
Analisis respon: frekuensi tiap kategori, missing/TA dan ringkas per butir/subdimensi. Skor total 17–68 hanya dapat dipertimbangkan setelah struktur/reliabilitas yang sesuai didukung; jangan menganggap 17 butir otomatis satu konstruk unidimensional. Tidak dibandingkan sebagai skor KCES-R atau dijadikan bukti kausal empati.