Dokumen C — Enam Paket Instrumen Validasi GRACE

Versi refinement 07 Okt 2026. Enam instrumen merupakan hasil audit baseline, dengan batas objek penilaian dan jejak perubahan dalam A. Siap dibagikan untuk telaah instrumen; penilaian kesesuaian produk membutuhkan dokumen/build yang ditetapkan. RPS, provenance penskoran dan versi kasus masih GAP. Belum ada hasil validitas, uji media atau efektivitas yang diklaim.

PaketJumlah/formatAhli utama
1 Model/Buku31 butirDesain instruksional/simulasi, empati
2 Materi/Skenario20 butirKeperawatan/komunikasi terapeutik/kurikulum D3
3 Media web/game20 butirMedia/UX/rekayasa perangkat lunak
4 Perangkat16 butirPendidikan keperawatan/dosen D3
5 KCES-R14 item× 5 metrik +8 kriteria formatBilingual/keperawatan/psikometri
6 Instrumen penelitianO24, R17; masing-masing 6 review globalMetodologi/simulasi/instrumen

RS relevansi dan KJ kejelasan diperlukan untuk content validity butir; KP menilai produk yang tersedia. Skala ahli 1–4 tidak mengganti KCES peserta 1–7 atau observasi 0–2. Panel boleh bersilang bila memiliki keahlian, tetapi penilai yang tidak berwenang tidak mengisi skor substantif. Instrumen 5 memakai lima metrik spesifik agar perubahan makna tidak tertutup oleh rata-rata umum.

Instrumen 1 — Validasi Model Instruksional dan Buku Model GRACE

Versi refinement 07 Okt 2026 • 31 butir • Siap telaah ahli, belum tervalidasi.

Ruang lingkup: Menilai logika dan kelayakan konseptual model. Rincian kebenaran klinis di T, teknis di W, petunjuk pelaksanaan di P.

Bahan wajib: BMv 0.7, diagram, peta mekanisme, master konstruk yang dikoreksi, matriks novelty dan sumber E.

Identitas validator

Nama: ____________________ Instansi: ____________________

Keahlian/pengalaman relevan: ____________________ Tanggal: ____________________

Produk/versi/build yang dinilai: ____________________ Dokumen yang diperiksa: ____________________

Petunjuk

Nilai setiap butir pada dua kolom yang terpisah. RS (relevansi substantif):1=tidak relevan,2=kurang relevan,3=relevan,4=sangat relevan untuk indikator/objek penilaian. KJ (kejelasan redaksi):1=tidak jelas,2=kurang jelas,3=jelas,4=sangat jelas. Beri alasan bila skor 1/2. RS/KJ dipakai untuk memeriksa isi instrumen, bukan untuk menyatakan produk telah memenuhi seluruh kriteria.

KP (kesesuaian produk):1=tidak sesuai,2=kurang sesuai,3=sesuai,4=sangat sesuai dengan indikator. Isi KP hanya setelah bukti produk diperiksa. Gunakan BT (belum dapat ditelaah) jika bukti belum tersedia atau di luar keahlian; catat dokumen/bukti yang kurang. BT adalah missing, bukan skor 0/1. Menggunakan lembar yang sama untuk review item dan produk menghemat administrasi, tetapi kedua analisis harus dipisahkan.

Masukkan lokasi bukti/catatan pada tiap butir. Saran redaksi tidak boleh mengubah objek penilaian atau menambah konstruk baru tanpa revisi blueprint.

Rasional

KodeButirRS 1–4/BTKJ 1–4/BTKP 1–4/BTBukti dan saran
M01Komponen dan batasan Model GRACE didefinisikan secara jelas dan konsisten.____________________________
M02Hubungan antarkomponen dalam arsitektur Model GRACE dijelaskan secara logis dan konsisten.____________________________
M03Diagram Model GRACE merepresentasikan alur empat fase yang dijelaskan dalam Buku Model.____________________________

Landasan

KodeButirRS 1–4/BTKJ 1–4/BTKP 1–4/BTBukti dan saran
M04Landasan teori yang digunakan mendukung tujuan dan rancangan pembelajaran Model GRACE.____________________________
M06TCME dijelaskan sebagai sintesis peneliti dengan definisi kognitif dan afektif yang ditelusuri ke sumber asal nya.____________________________
M09KPIEN diposisikan secara tepat sebagai kerangka pengenalan isyarat kebutuhan empati pasien.____________________________

Gamifikasi

KodeButirRS 1–4/BTKJ 1–4/BTKP 1–4/BTBukti dan saran
M05Elemen gamifikasi GRACE terintegrasi secara koheren dengan tujuan pembelajaran empati.____________________________

Sintaks

KodeButirRS 1–4/BTKJ 1–4/BTKP 1–4/BTBukti dan saran
M07Pemetaan GRACE ke CE–RO–AC–AE membedakan rencana transfer dari percobaan respons baru yang benar-benar dilaksanakan.____________________________
M14Aturan berpindah dari satu fase GRACE ke fase berikutnya dijelaskan dalam Buku Model.____________________________
M15Urutan fase menyediakan pengalaman kasus, refleksi, perumusan prinsip, dan kesempatan penerapan respons baru.____________________________

Sistem sosial

KodeButirRS 1–4/BTKJ 1–4/BTKP 1–4/BTBukti dan saran
M08Pembagian fungsi media dan fasilitator pada setiap fase dijelaskan dalam Buku Model.____________________________
M16Tanggung jawab dosen dan mahasiswa pada setiap fase GRACE dirumuskan dalam Buku Model.____________________________

Evaluasi

KodeButirRS 1–4/BTKJ 1–4/BTKP 1–4/BTBukti dan saran
M10Fungsi model, media, perangkat pembelajaran, data proses, dan KCES-R sebagai pengukuran hasil penelitian dibedakan secara jelas.____________________________

Tujuan

KodeButirRS 1–4/BTKJ 1–4/BTKP 1–4/BTBukti dan saran
M11Tujuan dan aktivitas GRACE selaras untuk mengembangkan empati kognitif, terutama kemampuan memahami perspektif pasien.____________________________
M12Tujuan dan aktivitas GRACE selaras untuk mengembangkan empati afektif sesuai definisi operasional TCME.____________________________

Konteks

KodeButirRS 1–4/BTKJ 1–4/BTKP 1–4/BTBukti dan saran
M13Tujuan model ditautkan pada capaian komunikasi dalam kurikulum D3 Keperawatan institusi sasaran.____________________________

Prinsip reaksi

KodeButirRS 1–4/BTKJ 1–4/BTKP 1–4/BTBukti dan saran
M17Prinsip reaksi menjelaskan respons fasilitator terhadap keputusan mahasiswa berdasarkan bukti kasus.____________________________
M23Buku Model menetapkan interaksi yang melindungi mahasiswa dari penghinaan selama pembelajaran.____________________________

Sistem pendukung

KodeButirRS 1–4/BTKJ 1–4/BTKP 1–4/BTBukti dan saran
M18Buku Model menetapkan dukungan minimum yang diperlukan untuk menjalankan setiap fase GRACE.____________________________

Dampak

KodeButirRS 1–4/BTKJ 1–4/BTKP 1–4/BTBukti dan saran
M19Dampak instruksional yang ditargetkan dibedakan dari hasil yang telah dibuktikan secara empiris.____________________________
M20Dampak pengiring dijelaskan sebagai hasil tambahan dengan jenis bukti yang sesuai.____________________________

Kontribusi

KodeButirRS 1–4/BTKJ 1–4/BTKP 1–4/BTBukti dan saran
M21Klaim kebaruan GRACE dijelaskan melalui perbandingan mekanisme dengan intervensi empati berbasis keputusan yang relevan.____________________________
M22Kontribusi yang diusulkan GRACE ditautkan pada kebutuhan pembelajaran empati dalam pendidikan D3 Keperawatan.____________________________

Mekanisme prebriefing

KodeButirRS 1–4/BTKJ 1–4/BTKP 1–4/BTBukti dan saran
M24Prebriefing memuat pemantik yang mengarahkan perhatian mahasiswa pada sudut pandang pasien sebelum keputusan dibuat.____________________________

Mekanisme simulasi

KodeButirRS 1–4/BTKJ 1–4/BTKP 1–4/BTBukti dan saran
M25Peran mahasiswa sebagai perawat yang mempertimbangkan perspektif pasien dijelaskan sebelum simulasi.____________________________
M26Buku Model menjelaskan hubungan cue pasien, pilihan komunikasi, dan konsekuensi pasien pada contoh node skenario.____________________________

Mekanisme debriefing

KodeButirRS 1–4/BTKJ 1–4/BTKP 1–4/BTBukti dan saran
M27Debriefing meminta mahasiswa merekonstruksi satu keputusan yang dibuat dalam simulasi.____________________________
M28Debriefing meminta penafsiran perspektif pasien dengan alasan dari bukti kasus.____________________________
M29Debriefing mengarahkan mahasiswa menelaah konsekuensi respons komunikasinya bagi pasien.____________________________
M30Debriefing meminta mahasiswa merumuskan alternatif respons empatik untuk situasi yang dibahas.____________________________

Konsistensi buku

KodeButirRS 1–4/BTKJ 1–4/BTKP 1–4/BTBukti dan saran
M31Istilah konstruk, KPIEN, sintaks, dan sumber bukti digunakan secara konsisten dalam Buku Model.____________________________

Komentar umum validator:

____________________________________________________________________________

____________________________________________________________________________

Rekomendasi produk: ☐dapat ditelaah/digunakan sesuai tujuan tanpa revisi ☐perlu revisi ringan ☐perlu revisi besar dan telaah ulang ☐belum dapat diputuskan karena bukti kurang.

Butir prioritas dan alasan: ____________________________________________________

Nama/tanda tangan validator: ____________________ Tanggal: ____________________

Rekomendasi ini bukan bukti efektivitas pembelajaran atau validitas empiris KCES-R Indonesia.


Instrumen 2 — Validasi Materi dan Skenario GRACE

Versi refinement 07 Okt 2026 • 20 butir • Siap telaah ahli, belum tervalidasi.

Ruang lingkup: Menilai substansi kasus, alternatif dan konsekuensi klinis. Tidak menilai fungsi tombol atau mutu teori model.

Bahan wajib: Materi, skenario dan graf V4 kandidat, catatan debriefing klinis, CPL/CPMK/RPSD 3, SOP institusi. Bila RPS/SOP tidak tersedia, tandai BT pada item terkait.

Identitas validator

Nama: ____________________ Instansi: ____________________

Keahlian/pengalaman relevan: ____________________ Tanggal: ____________________

Produk/versi/build yang dinilai: ____________________ Dokumen yang diperiksa: ____________________

Petunjuk

Nilai setiap butir pada dua kolom yang terpisah. RS (relevansi substantif):1=tidak relevan,2=kurang relevan,3=relevan,4=sangat relevan untuk indikator/objek penilaian. KJ (kejelasan redaksi):1=tidak jelas,2=kurang jelas,3=jelas,4=sangat jelas. Beri alasan bila skor 1/2. RS/KJ dipakai untuk memeriksa isi instrumen, bukan untuk menyatakan produk telah memenuhi seluruh kriteria.

KP (kesesuaian produk):1=tidak sesuai,2=kurang sesuai,3=sesuai,4=sangat sesuai dengan indikator. Isi KP hanya setelah bukti produk diperiksa. Gunakan BT (belum dapat ditelaah) jika bukti belum tersedia atau di luar keahlian; catat dokumen/bukti yang kurang. BT adalah missing, bukan skor 0/1. Menggunakan lembar yang sama untuk review item dan produk menghemat administrasi, tetapi kedua analisis harus dipisahkan.

Masukkan lokasi bukti/catatan pada tiap butir. Saran redaksi tidak boleh mengubah objek penilaian atau menambah konstruk baru tanpa revisi blueprint.

Empati kognitif

KodeButirRS 1–4/BTKJ 1–4/BTKP 1–4/BTBukti dan saran
T01Konsep empati kognitif, terutama pemahaman pengalaman dan perspective-taking pasien, disajikan secara benar dan konsisten dalam materi serta skenario GRACE.____________________________

Empati afektif

KodeButirRS 1–4/BTKJ 1–4/BTKP 1–4/BTBukti dan saran
T02Konsep empati afektif, terutama empathic concern dan respons kepedulian yang berorientasi pada pasien, disajikan secara benar dan proporsional.____________________________

Batas konsep

KodeButirRS 1–4/BTKJ 1–4/BTKP 1–4/BTBukti dan saran
T03Materi membedakan respons empatik yang berorientasi pada pasien dari personal distress mahasiswa.____________________________

Pemetaan kasus

KodeButirRS 1–4/BTKJ 1–4/BTKP 1–4/BTBukti dan saran
T04Peta kasus menghubungkan cue pasien dengan tujuan respons empatik yang dilatih.____________________________

Authenticity

KodeButirRS 1–4/BTKJ 1–4/BTKP 1–4/BTBukti dan saran
T05Situasi pasien pada setiap skenario masuk akal dalam konteks pelayanan yang digambarkan.____________________________

Kompleksitas

KodeButirRS 1–4/BTKJ 1–4/BTKP 1–4/BTBukti dan saran
T06Tuntutan keputusan pada setiap kasus sesuai dengan pengalaman belajar mahasiswa D3 sasaran.____________________________

Keilmuan

KodeButirRS 1–4/BTKJ 1–4/BTKP 1–4/BTBukti dan saran
T07Respons keperawatan yang direkomendasikan dalam skenario sesuai batas kewenangan peserta didik pada konteks kasus.____________________________

Komunikasi

KodeButirRS 1–4/BTKJ 1–4/BTKP 1–4/BTBukti dan saran
T08Respons yang direkomendasikan menunjukkan komunikasi terapeutik yang menanggapi kebutuhan pasien.____________________________

Branching

KodeButirRS 1–4/BTKJ 1–4/BTKP 1–4/BTBukti dan saran
T09Alternatif respons pada setiap node memiliki perbedaan makna komunikasi yang dapat dijelaskan dari kasus.____________________________

Konsekuensi

KodeButirRS 1–4/BTKJ 1–4/BTKP 1–4/BTBukti dan saran
T10Konsekuensi pasien yang ditulis sesuai dengan respons komunikasi yang dipilih.____________________________
T19Catatan kasus menjelaskan bahwa respons pasien dalam simulasi merupakan kemungkinan kontekstual, bukan kepastian reaksi pasien nyata.____________________________

Debriefing materi

KodeButirRS 1–4/BTKJ 1–4/BTKP 1–4/BTBukti dan saran
T11Rujukan klinis pada catatan debriefing kasus mendukung alternatif respons yang direkomendasikan.____________________________

Cakupan

KodeButirRS 1–4/BTKJ 1–4/BTKP 1–4/BTBukti dan saran
T12Rangkaian empat kasus menyediakan kesempatan melatih pemahaman perspektif dan kepedulian terhadap pasien.____________________________

Budaya

KodeButirRS 1–4/BTKJ 1–4/BTKP 1–4/BTBukti dan saran
T13Penggambaran pasien menghindari generalisasi stereotip tentang kelompok budaya.____________________________

Bahasa materi

KodeButirRS 1–4/BTKJ 1–4/BTKP 1–4/BTBukti dan saran
T14Teks materi dan skenario mudah dipahami oleh mahasiswa D3 sasaran.____________________________
T15Istilah keperawatan digunakan sesuai maknanya dalam konteks kasus.____________________________

Bahasa dialog

KodeButirRS 1–4/BTKJ 1–4/BTKP 1–4/BTBukti dan saran
T16Dialog pasien terdengar wajar untuk situasi yang digambarkan.____________________________

Etika pasien

KodeButirRS 1–4/BTKJ 1–4/BTKP 1–4/BTBukti dan saran
T17Respons yang direkomendasikan menghargai hak pasien untuk menyampaikan pilihan.____________________________

Cue pasien

KodeButirRS 1–4/BTKJ 1–4/BTKP 1–4/BTBukti dan saran
T18Isyarat pasien menyediakan dasar untuk penafsiran tanpa menjadikan satu isyarat sebagai diagnosis kebutuhan pasien.____________________________

Kurikulum

KodeButirRS 1–4/BTKJ 1–4/BTKP 1–4/BTBukti dan saran
T20Setiap kasus ditautkan pada capaian dan jadwal dalam RPS D3 institusi sasaran.____________________________

Komentar umum validator:

____________________________________________________________________________

____________________________________________________________________________

Rekomendasi produk: ☐dapat ditelaah/digunakan sesuai tujuan tanpa revisi ☐perlu revisi ringan ☐perlu revisi besar dan telaah ulang ☐belum dapat diputuskan karena bukti kurang.

Butir prioritas dan alasan: ____________________________________________________

Nama/tanda tangan validator: ____________________ Tanggal: ____________________

Rekomendasi ini bukan bukti efektivitas pembelajaran atau validitas empiris KCES-R Indonesia.


Instrumen 3 — Validasi Media Web/Game GRACE

Versi refinement 07 Okt 2026 • 20 butir • Siap telaah ahli, belum tervalidasi.

Ruang lingkup: Menilai implementasi fungsional dan pengalaman antarmuka. Tidak menilai kebenaran materi keperawatan. Kecocokan rute dibandingkan graf yang disahkan ahli materi.

Bahan wajib: Build/akun uji bertanggal, URL game dan KCES, graf yang disahkan, spesifikasi perangkat/browser/jaringan, rencana data dan protokol skor. Jangan mengisi berdasarkan tangkapan layar saja.

Identitas validator

Nama: ____________________ Instansi: ____________________

Keahlian/pengalaman relevan: ____________________ Tanggal: ____________________

Produk/versi/build yang dinilai: ____________________ Dokumen yang diperiksa: ____________________

Petunjuk

Nilai setiap butir pada dua kolom yang terpisah. RS (relevansi substantif):1=tidak relevan,2=kurang relevan,3=relevan,4=sangat relevan untuk indikator/objek penilaian. KJ (kejelasan redaksi):1=tidak jelas,2=kurang jelas,3=jelas,4=sangat jelas. Beri alasan bila skor 1/2. RS/KJ dipakai untuk memeriksa isi instrumen, bukan untuk menyatakan produk telah memenuhi seluruh kriteria.

KP (kesesuaian produk):1=tidak sesuai,2=kurang sesuai,3=sesuai,4=sangat sesuai dengan indikator. Isi KP hanya setelah bukti produk diperiksa. Gunakan BT (belum dapat ditelaah) jika bukti belum tersedia atau di luar keahlian; catat dokumen/bukti yang kurang. BT adalah missing, bukan skor 0/1. Menggunakan lembar yang sama untuk review item dan produk menghemat administrasi, tetapi kedua analisis harus dipisahkan.

Masukkan lokasi bukti/catatan pada tiap butir. Saran redaksi tidak boleh mengubah objek penilaian atau menambah konstruk baru tanpa revisi blueprint.

Antarmuka

KodeButirRS 1–4/BTKJ 1–4/BTKP 1–4/BTBukti dan saran
W01Tata letak antarlayar konsisten dan memudahkan pengguna mengenali informasi utama serta tahapan aktivitas.____________________________

Readability

KodeButirRS 1–4/BTKJ 1–4/BTKP 1–4/BTBukti dan saran
W02Teks antarmuka dapat dibaca pada ukuran tampilan perangkat sasaran.____________________________

Responsiveness

KodeButirRS 1–4/BTKJ 1–4/BTKP 1–4/BTBukti dan saran
W03Tampilan game menyesuaikan ukuran layar tanpa elemen terpotong atau saling menutupi.____________________________

Navigasi

KodeButirRS 1–4/BTKJ 1–4/BTKP 1–4/BTBukti dan saran
W04Menu, tombol, dan pilihan respons mudah ditemukan serta digunakan.____________________________

Progress

KodeButirRS 1–4/BTKJ 1–4/BTKP 1–4/BTBukti dan saran
W05Penanda kemajuan menunjukkan posisi pengguna dalam alur aktivitas.____________________________

Pemulihan

KodeButirRS 1–4/BTKJ 1–4/BTKP 1–4/BTBukti dan saran
W06Pengguna dapat memulihkan aktivitas setelah kesalahan teknis sesuai prosedur yang ditampilkan.____________________________

Teknis

KodeButirRS 1–4/BTKJ 1–4/BTKP 1–4/BTBukti dan saran
W07Fungsi utama aplikasi dapat menyelesaikan satu sesi pada konfigurasi perangkat dan jaringan sasaran.____________________________

Functionality

KodeButirRS 1–4/BTKJ 1–4/BTKP 1–4/BTBukti dan saran
W08Pilihan pengguna menghasilkan percabangan dan konsekuensi yang sesuai dengan rancangan skenario.____________________________

Feedback

KodeButirRS 1–4/BTKJ 1–4/BTKP 1–4/BTBukti dan saran
W09Media menampilkan umpan balik yang sesuai dengan pilihan pengguna.____________________________

Integritas proses

KodeButirRS 1–4/BTKJ 1–4/BTKP 1–4/BTBukti dan saran
W10Log menyimpan riwayat keputusan pengguna sesuai rancangan sesi.____________________________

Game alignment

KodeButirRS 1–4/BTKJ 1–4/BTKP 1–4/BTBukti dan saran
W11Elemen gamifikasi yang disahkan pada rancangan ditampilkan sesuai fungsi belajarnya.____________________________

Tempo

KodeButirRS 1–4/BTKJ 1–4/BTKP 1–4/BTBukti dan saran
W12Pengguna memiliki waktu untuk membaca informasi kasus sebelum memilih respons.____________________________

Netralitas

KodeButirRS 1–4/BTKJ 1–4/BTKP 1–4/BTBukti dan saran
W13Antarmuka tidak memberi insentif skor atau petunjuk yang menggiring jawaban KCES-R.____________________________

KCES web

KodeButirRS 1–4/BTKJ 1–4/BTKP 1–4/BTBukti dan saran
W14Penyajian butir dan skala respons KCES-R sesuai dengan versi yang disahkan.____________________________
W15Jawaban yang dipilih pada tiap butir KCES-R tetap tersimpan saat pengguna berpindah halaman.____________________________
W16Hasil perhitungan KCES-R cocok dengan aturan penskoran yang disahkan pada protokol.____________________________

Data

KodeButirRS 1–4/BTKJ 1–4/BTKP 1–4/BTBukti dan saran
W17Data yang diekspor cocok dengan respons mentah dan identitas sesi pada aplikasi.____________________________
W18Data peserta hanya dapat diakses oleh pengguna yang berwenang sesuai rancangan penelitian.____________________________

Accessibility

KodeButirRS 1–4/BTKJ 1–4/BTKP 1–4/BTBukti dan saran
W19Aktivitas dan pengisian KCES-R dapat dioperasikan dengan papan ketik dengan fokus kontrol yang terlihat.____________________________
W20Kontras teks dengan latar memenuhi kriteria WCAG 2.2 yang relevan pada tampilan sasaran.____________________________

Bukti tugas uji media

Catat konfigurasi perangkat/browser/jaringan dan build. Uji alur normal sampai terminal, setiap alternatif A/B pada 26 node, rute konvergensi, refresh/recovery, penyimpanan pilihan, dan ekspor dengan kode peserta uji. Uji ulang dengan keyboard dan viewport sempit. W15 diuji untuk satu respons sah per item, penandaan data tidak lengkap sesuai protokol dan retensi jawaban; hak menghentikan partisipasi tetap dijaga. W16 memakai contoh jawaban dengan skor hitungan manual yang telah disahkan. W17 membandingkan 14 respons mentah, kode peserta, kelompok, pre/post dan IDrun dengan ekspor. W07 mencatat kegagalan dan waktu muat nyata; target waktu tidak dikarang sebelum konteks jaringan ditetapkan. W20: kontras 4.5:1 teks normal,3:1 teks besar sesuai SC 1.4.3; uji reflow dan fokus relevan tidak berarti sertifikasi seluruh WCAG.

Hasil uji: ____________________ Bukti/log: ____________________ GAP: ____________________

Komentar umum validator:

____________________________________________________________________________

____________________________________________________________________________

Rekomendasi produk: ☐dapat ditelaah/digunakan sesuai tujuan tanpa revisi ☐perlu revisi ringan ☐perlu revisi besar dan telaah ulang ☐belum dapat diputuskan karena bukti kurang.

Butir prioritas dan alasan: ____________________________________________________

Nama/tanda tangan validator: ____________________ Tanggal: ____________________

Rekomendasi ini bukan bukti efektivitas pembelajaran atau validitas empiris KCES-R Indonesia.


Instrumen 4 — Validasi Perangkat Pembelajaran GRACE

Versi refinement 07 Okt 2026 • 16 butir • Siap telaah ahli, belum tervalidasi.

Ruang lingkup: Menilai kecukupan dan kejelasan petunjuk/form pelaksanaan empat sesi.

Bahan wajib: Panduan dosenv 1.2, mahasiswa v 1.2, BP v 2.3 dan rencana sesi yang telah diselaraskan dengan skenario, form/pre post/fallback dan manifest versi.

Identitas validator

Nama: ____________________ Instansi: ____________________

Keahlian/pengalaman relevan: ____________________ Tanggal: ____________________

Produk/versi/build yang dinilai: ____________________ Dokumen yang diperiksa: ____________________

Petunjuk

Nilai setiap butir pada dua kolom yang terpisah. RS (relevansi substantif):1=tidak relevan,2=kurang relevan,3=relevan,4=sangat relevan untuk indikator/objek penilaian. KJ (kejelasan redaksi):1=tidak jelas,2=kurang jelas,3=jelas,4=sangat jelas. Beri alasan bila skor 1/2. RS/KJ dipakai untuk memeriksa isi instrumen, bukan untuk menyatakan produk telah memenuhi seluruh kriteria.

KP (kesesuaian produk):1=tidak sesuai,2=kurang sesuai,3=sesuai,4=sangat sesuai dengan indikator. Isi KP hanya setelah bukti produk diperiksa. Gunakan BT (belum dapat ditelaah) jika bukti belum tersedia atau di luar keahlian; catat dokumen/bukti yang kurang. BT adalah missing, bukan skor 0/1. Menggunakan lembar yang sama untuk review item dan produk menghemat administrasi, tetapi kedua analisis harus dipisahkan.

Masukkan lokasi bukti/catatan pada tiap butir. Saran redaksi tidak boleh mengubah objek penilaian atau menambah konstruk baru tanpa revisi blueprint.

Tujuan

KodeButirRS 1–4/BTKJ 1–4/BTKP 1–4/BTBukti dan saran
P01Tujuan penggunaan perangkat GRACE dirumuskan dengan jelas dan sesuai bagi mahasiswa D3 Keperawatan.____________________________

Kelengkapan

KodeButirRS 1–4/BTKJ 1–4/BTKP 1–4/BTBukti dan saran
P02Form yang diperlukan pada setiap tahap tercantum dalam paket perangkat.____________________________

Alignment

KodeButirRS 1–4/BTKJ 1–4/BTKP 1–4/BTBukti dan saran
P03Urutan kegiatan perangkat mengikuti sintaks yang disahkan dalam Buku Model.____________________________

Dosen

KodeButirRS 1–4/BTKJ 1–4/BTKP 1–4/BTBukti dan saran
P04Panduan dosen menjelaskan tindakan fasilitator yang harus dilakukan pada setiap fase.____________________________

Mahasiswa

KodeButirRS 1–4/BTKJ 1–4/BTKP 1–4/BTBukti dan saran
P05Panduan mahasiswa menjelaskan tugas peserta pada setiap fase.____________________________

Empat pertemuan

KodeButirRS 1–4/BTKJ 1–4/BTKP 1–4/BTBukti dan saran
P06Rencana empat pertemuan menggunakan versi kasus yang sama dengan skenario yang divalidasi.____________________________

Waktu

KodeButirRS 1–4/BTKJ 1–4/BTKP 1–4/BTBukti dan saran
P07Rencana waktu 10–45–30–15 menit memungkinkan aktivitas wajib terlaksana dalam sesi 100 menit.____________________________

Keterlaksanaan

KodeButirRS 1–4/BTKJ 1–4/BTKP 1–4/BTBukti dan saran
P08Pembagian tugas dapat dijalankan dengan jumlah fasilitator yang ditetapkan.____________________________

Keselamatan

KodeButirRS 1–4/BTKJ 1–4/BTKP 1–4/BTBukti dan saran
P09Panduan menetapkan tindakan fasilitator ketika mahasiswa mengalami ketidaknyamanan selama sesi.____________________________

Dukungan

KodeButirRS 1–4/BTKJ 1–4/BTKP 1–4/BTBukti dan saran
P10Panduan menyediakan prosedur pengganti ketika media tidak dapat digunakan.____________________________

Debriefing

KodeButirRS 1–4/BTKJ 1–4/BTKP 1–4/BTBukti dan saran
P11Panduan debriefing menyediakan pertanyaan untuk rekonstruksi, perspektif pasien, konsekuensi, dan alternatif respons.____________________________

Administrasi outcome

KodeButirRS 1–4/BTKJ 1–4/BTKP 1–4/BTBukti dan saran
P12Panduan menempatkan pretest sebelum orientasi/intervensi dan posttest setelah pertemuan keempat pada kedua kelompok.____________________________

Administrasi bukti

KodeButirRS 1–4/BTKJ 1–4/BTKP 1–4/BTBukti dan saran
P13Form dokumentasi membedakan data outcome, keterlaksanaan, performa formatif, dan log proses melalui label penggunaannya.____________________________

Bahasa panduan

KodeButirRS 1–4/BTKJ 1–4/BTKP 1–4/BTBukti dan saran
P14Instruksi pada perangkat dapat dipahami oleh pengguna sasaran.____________________________

Kendali dokumen

KodeButirRS 1–4/BTKJ 1–4/BTKP 1–4/BTBukti dan saran
P15Setiap perangkat mencantumkan identitas, versi, status, dan catatan perubahan sehingga penggunaannya dapat ditelusuri.____________________________

Etika refleksi

KodeButirRS 1–4/BTKJ 1–4/BTKP 1–4/BTBukti dan saran
P16Panduan menjelaskan bahwa pengungkapan pengalaman emosional pribadi tidak wajib dilakukan di depan kelas.____________________________

Simulasi pelaksanaan perangkat

Rencana default 100 menit:10 prebriefing,45 simulation,30 debriefing,15 evaluation. Pretest sebelum orientasi/materi dan posttest setelah sesi 4 berada di luar 100 menit. Jika dipakai opsi 110–165 menit, nyatakan sebagai adaptasi, bukan jadwal yang sama. Pilot satu dosen pada 25–30 peserta dengan diskusi kelompok 4–6, pleno 2–3 momen penting dan pemantauan selektif. Observer independen sangat membantu penilaian fidelity; cakupan observasi peserta/node tetap dicatat. Fallback harus setara tujuan kasus dan memakai log manual ber tanda, bukan mengarang log aplikasi.

Komentar umum validator:

____________________________________________________________________________

____________________________________________________________________________

Rekomendasi produk: ☐dapat ditelaah/digunakan sesuai tujuan tanpa revisi ☐perlu revisi ringan ☐perlu revisi besar dan telaah ulang ☐belum dapat diputuskan karena bukti kurang.

Butir prioritas dan alasan: ____________________________________________________

Nama/tanda tangan validator: ____________________ Tanggal: ____________________

Rekomendasi ini bukan bukti efektivitas pembelajaran atau validitas empiris KCES-R Indonesia.


Instrumen 5 — Expert Review Adaptasi KCES-R Bahasa Indonesia

Versi refinement 07 Okt 2026. 14 item sumber, bukan skala empati baru. Lima rating ahli per item dan 8 kriteria format/proses. Draf terjemahan dipertahankan sebagai bahan review; belum disahkan untuk pengambilan data.

Nama/instansi: ____________________ Keahlian bilingual/keperawatan/psikometri: ____________________

Versi terjemahan: ____________________ Tanggal: ____________________ Sumber diperiksa: ____________________

Petunjuk dan skala expert review

Nilai SE=kesetaraan semantik, KE=kesetaraan konseptual, BU=kesesuaian konteks/budaya, JE=kejelasan, RE=relevansi. Untuk SE/KE/BU:1=tidak sesuai,2=kurang sesuai,3=sesuai,4=sangat sesuai. JE:1=tidak jelas sampai 4=sangat jelas. RE:1=tidak relevan sampai 4=sangat relevan. Kolom-kolom ini tidak dirata-ratakan menjadi satu skor “validitas KCES-R”. BT jika tidak dapat ditelaah; komentar perubahan wajib menunjukkan makna sumber yang dipertahankan. Definisi tiap metrik terdapat pada Blueprint B. Ahli wajib menilai stem bersama prompt bagiannya.

Prompt bagian dan anchor yang harus ikut ditelaah

Bagian 1/global—sumber: “How necessary is it for healthcare professionals to be able to…”

Draf Indonesia: “Seberapa diperlukan kemampuan berikut bagi tenaga kesehatan untuk…”

Bagian 2/personal—sumber: “I am able to…”

Draf Indonesia: “Saya mampu untuk…”

Kata“pasien” mengisi placeholder kelompok pasien pada sumber. Peneliti perlu menetapkan populasi pasien yang dirujuk, sama pada kedua bagian/pre post/kelompok; belum boleh menganggap pasien V4 tertentu otomatis kelompok sasaran semua responden.

Skala responden KCES-R tetap 1–7, berbeda dari rating ahli 1–4. Sumber hanya memberi anchor 1,4,7; jangan mengarang label 2/3/5/6.

BagianAnchor sumber 1 / 4 / 7Draf Indonesia 1 / 4 / 7 untuk telaah
GlobalUnnecessary / Moderately necessary / Extremely necessaryTidak diperlukan / Cukup diperlukan / Sangat diperlukan
PersonalDoes not describe me / Describes me moderately well / Describes me extremely wellSama sekali tidak menggambarkan diri saya / Cukup baik menggambarkan diri saya / Sangat baik menggambarkan diri saya

Intensitas“extremely” terhadap“sangat” perlu adjudikasi panel; jangan menyatakan setara sebelum review. Bagian 2 menilai kemampuan diri melalui anchor kesesuaian deskripsi, bukan skala frekuensi atau selalu/tidak pernah.

Telaah setiap item

K01 — Global—pentingnya kemampuan profesional

Stem sumber: Comprehend [insert group here]’s experiences.

Draf yang ditelaah: Memahami pengalaman pasien.

SE 1–4/BTKE 1–4/BTBU 1–4/BTJE 1–4/BTRE 1–4/BTUsulan dan alasan
____________________________________

K02 — Global—pentingnya kemampuan profesional

Stem sumber: Express an understanding of [insert group here]’s feelings.

Draf yang ditelaah: Mengungkapkan pemahaman terhadap perasaan pasien.

SE 1–4/BTKE 1–4/BTBU 1–4/BTJE 1–4/BTRE 1–4/BTUsulan dan alasan
____________________________________

K03 — Global—pentingnya kemampuan profesional

Stem sumber: Value [insert group here]’s point of view.

Draf yang ditelaah: Menghargai sudut pandang pasien.

SE 1–4/BTKE 1–4/BTBU 1–4/BTJE 1–4/BTRE 1–4/BTUsulan dan alasan
____________________________________

K04 — Global—pentingnya kemampuan profesional

Stem sumber: Consider [insert group here]’s feelings to provide patient-centered care.

Draf yang ditelaah: Mempertimbangkan perasaan pasien dalam memberikan pelayanan yang berpusat pada pasien.

SE 1–4/BTKE 1–4/BTBU 1–4/BTJE 1–4/BTRE 1–4/BTUsulan dan alasan
____________________________________

K05 — Global—pentingnya kemampuan profesional

Stem sumber: Be caring in order to build a strong relationship with [insert group here].

Draf yang ditelaah: Menunjukkan kepedulian untuk membangun hubungan yang kuat dengan pasien.

SE 1–4/BTKE 1–4/BTBU 1–4/BTJE 1–4/BTRE 1–4/BTUsulan dan alasan
____________________________________

K06 — Global—pentingnya kemampuan profesional

Stem sumber: Identify with [insert group here]’s feelings.

Draf yang ditelaah: Turut merasakan perasaan pasien.

SE 1–4/BTKE 1–4/BTBU 1–4/BTJE 1–4/BTRE 1–4/BTUsulan dan alasan
____________________________________

Fokus review: “Identify with” belum tentu sama dengan“turut merasakan”. Kandidat untuk dibahas komite:“Mengidentifikasi diri dengan perasaan pasien.” Kandidat ini juga dapat kurang mudah dipahami; bukan revisi yang otomatis disahkan. Uji pemahaman dan putuskan makna bersama komite bilingual.

K07 — Global—pentingnya kemampuan profesional

Stem sumber: View the world from [insert group here]’s perspective.

Draf yang ditelaah: Memandang dunia dari sudut pandang pasien.

SE 1–4/BTKE 1–4/BTBU 1–4/BTJE 1–4/BTRE 1–4/BTUsulan dan alasan
____________________________________

K08 — Personal—kemampuan diri

Stem sumber: Comprehend [insert group here]’s experiences.

Draf yang ditelaah: Memahami pengalaman pasien.

SE 1–4/BTKE 1–4/BTBU 1–4/BTJE 1–4/BTRE 1–4/BTUsulan dan alasan
____________________________________

K09 — Personal—kemampuan diri

Stem sumber: Express an understanding of [insert group here]’s feelings.

Draf yang ditelaah: Mengungkapkan pemahaman terhadap perasaan pasien.

SE 1–4/BTKE 1–4/BTBU 1–4/BTJE 1–4/BTRE 1–4/BTUsulan dan alasan
____________________________________

K10 — Personal—kemampuan diri

Stem sumber: Value [insert group here]’s point of view.

Draf yang ditelaah: Menghargai sudut pandang pasien.

SE 1–4/BTKE 1–4/BTBU 1–4/BTJE 1–4/BTRE 1–4/BTUsulan dan alasan
____________________________________

K11 — Personal—kemampuan diri

Stem sumber: Consider [insert group here]’s feelings to provide patient-centered care.

Draf yang ditelaah: Mempertimbangkan perasaan pasien dalam memberikan pelayanan yang berpusat pada pasien.

SE 1–4/BTKE 1–4/BTBU 1–4/BTJE 1–4/BTRE 1–4/BTUsulan dan alasan
____________________________________

K12 — Personal—kemampuan diri

Stem sumber: Be caring in order to build a strong relationship with [insert group here].

Draf yang ditelaah: Menunjukkan kepedulian untuk membangun hubungan yang kuat dengan pasien.

SE 1–4/BTKE 1–4/BTBU 1–4/BTJE 1–4/BTRE 1–4/BTUsulan dan alasan
____________________________________

K13 — Personal—kemampuan diri

Stem sumber: Identify with [insert group here]’s feelings.

Draf yang ditelaah: Turut merasakan perasaan pasien.

SE 1–4/BTKE 1–4/BTBU 1–4/BTJE 1–4/BTRE 1–4/BTUsulan dan alasan
____________________________________

Fokus review: “Identify with” belum tentu sama dengan“turut merasakan”. Kandidat untuk dibahas komite:“Mengidentifikasi diri dengan perasaan pasien.” Kandidat ini juga dapat kurang mudah dipahami; bukan revisi yang otomatis disahkan. Uji pemahaman dan putuskan makna bersama komite bilingual.

K14 — Personal—kemampuan diri

Stem sumber: View the world from [insert group here]’s perspective.

Draf yang ditelaah: Memandang dunia dari sudut pandang pasien.

SE 1–4/BTKE 1–4/BTBU 1–4/BTJE 1–4/BTRE 1–4/BTUsulan dan alasan
____________________________________

Review format dan proses

Gunakan RS/KJ seperti I 1; KP untuk kesesuaian adaptasi/format dengan sumber. BT untuk provenance penskoran yang belum dikonfirmasi.

KodePernyataanRSKJKP/BTSaran
KG01Adaptasi mempertahankan seluruh 14 stem KCES-R sumber tanpa penambahan item empati.________________________
KG02Prompt membedakan pentingnya kemampuan profesional pada Bagian 1 dan kemampuan diri pada Bagian 2.________________________
KG03Petunjuk menjelaskan pemilihan satu respons untuk setiap pernyataan.________________________
KG04Label anchor respons tiap bagian setara dengan sumber Bahasa Inggris.________________________
KG05Aturan penskoran ditelusuri ke pedoman sumber yang telah dikonfirmasi provenance-nya.________________________
KG06Penafsiran skor membedakan persepsi pentingnya empati dan kemampuan empati diri.________________________
KG07Rujukan kelompok pasien sama pada kedua bagian dan pada pretest/posttest.________________________
KG08Keputusan perubahan terjemahan dicatat bersama alasan dari panel bilingual.________________________

Penskoran dan keputusan adaptasi

Struktur dua 7 item tidak boleh diberi label kognitif/afektif. Skor domain: global=sum item 1–7, personal=sum item 8–14, masing-masing 7–49. Guide yang disediakan 102 mengusulkan composite=sum 14 item,14–98. Tidak ada stem negatif pada 14 item yang diberikan, sehingga tidak menerapkan pembalikan KCES lama. Aturan skor utama belum boleh diklaim final sebelum konflik/provenance diselesaikan. Skor lebih tinggi tetap harus dibaca menurut domain; tidak mengubahnya menjadi kategori rendah/sedang/tinggi tanpa bukti normatif/cutoff.

Peneliti menyimpan 14 respons mentah. Usulan personal utama dan global sekunder perlu dinyatakan sebelum analisis. Preregistrasi juga menetapkan missing data: utama kan skor domain lengkap; jangan imputasi/prorating tanpa dasar/aturan yang disahkan. Uji penerimaan sistem harus menghormati penghentian partisipasi.

Keputusan per item: ☐dipertahankan ☐perlu perbaikan terjemahan ☐perlu konsultasi makna sumber. Tidak menghapus/menambah item sumber hanya untuk menaikkan alpha. Semua perubahan dicatat: versi awal→usulan→alasan→keputusan komite→hasil uji pemahaman.

Komentar umum validator:

____________________________________________________________________________

____________________________________________________________________________

Rekomendasi produk: ☐dapat ditelaah/digunakan sesuai tujuan tanpa revisi ☐perlu revisi ringan ☐perlu revisi besar dan telaah ulang ☐belum dapat diputuskan karena bukti kurang.

Butir prioritas dan alasan: ____________________________________________________

Nama/tanda tangan validator: ____________________ Tanggal: ____________________

Rekomendasi ini bukan bukti efektivitas pembelajaran atau validitas empiris KCES-R Indonesia.


Instrumen 6 — Validasi Instrumen Penelitian Buatan Peneliti

Versi refinement 07 Okt 2026. Dua objek: A. lembar observasi keterlaksanaan 24 butir dan B. angket respons mahasiswa 17 butir. Tidak menghasilkan skala empati baru. Lembar ahli dan lembar penggunaan dipisahkan di bawah.

Identitas validator

Nama: ____________________ Instansi: ____________________

Keahlian/pengalaman relevan: ____________________ Tanggal: ____________________

Produk/versi/build yang dinilai: ____________________ Dokumen yang diperiksa: ____________________

Petunjuk

Nilai setiap butir pada dua kolom yang terpisah. RS (relevansi substantif):1=tidak relevan,2=kurang relevan,3=relevan,4=sangat relevan untuk indikator/objek penilaian. KJ (kejelasan redaksi):1=tidak jelas,2=kurang jelas,3=jelas,4=sangat jelas. Beri alasan bila skor 1/2. RS/KJ dipakai untuk memeriksa isi instrumen, bukan untuk menyatakan produk telah memenuhi seluruh kriteria.

KP (kesesuaian produk):1=tidak sesuai,2=kurang sesuai,3=sesuai,4=sangat sesuai dengan indikator. Isi KP hanya setelah bukti produk diperiksa. Gunakan BT (belum dapat ditelaah) jika bukti belum tersedia atau di luar keahlian; catat dokumen/bukti yang kurang. BT adalah missing, bukan skor 0/1. Menggunakan lembar yang sama untuk review item dan produk menghemat administrasi, tetapi kedua analisis harus dipisahkan.

Masukkan lokasi bukti/catatan pada tiap butir. Saran redaksi tidak boleh mengubah objek penilaian atau menambah konstruk baru tanpa revisi blueprint.

6 A. Expert review lembar observasi

Ahli memeriksa kecocokan tiap O dengan aktivitas wajib yang tercantum di BP/panduan dosen/skenario. Gunakan RS/KJ. KP menilai kesesuaian operasional calon lembar; ini berbeda dari hasil pelaksanaan yang akan dicatat observer. Locator sumber wajib tercantum agar kegiatan opsional tidak menjadi tuntutan fidelity.

KodeButir observasi yang ditelaahAsal kegiatanRSKJKP/BTSaran
O01Dosen menyampaikan tujuan belajar empati pada awal sesi.Panduan dosen orientasi; old Obs 1________________________
O02Dosen mengajak mahasiswa meninjau kasus dari sudut pandang pasien sebelum simulasi.Panduan dosen P83; old Obs 2________________________
O03Dosen memeriksa kesiapan peserta untuk mengakses aktivitas simulasi.Panduan dosen pemeriksaan akses; old Obs 3/4________________________
O04Peserta memulai skenario yang ditetapkan untuk pertemuan tersebut.BP sesi 1–4; old Obs 5________________________
O05Peserta diberi tugas mengambil keputusan sebagai perawat pada kasus.V4 pengantar peran; old Obs 6________________________
O06Informasi pasien tersedia bagi peserta sebelum pilihan dibuat.V4 node cue; BP fokus pasien________________________
O07Peserta membuat pilihan sendiri sebelum fasilitator menjelaskan alternatif.Panduan dosen P91; BP ketentuan minimal bantuan________________________
O08Peserta memperoleh tampilan konsekuensi sesuai pilihannya.V4 setiap A/B; old Obs 7 di per sempit________________________
O09Peserta memperoleh umpan balik kasus pada waktu yang ditetapkan.V4 umpan balik; BP fidelity________________________
O10Dosen mengikuti batas bantuan yang ditetapkan selama pengambilan keputusan.Panduan dosen selective monitoring; old Obs 8________________________
O11Dosen meminta rekonstruksi satu pilihan peserta pada kasus.Panduan P133/V4 D1; old Obs 10________________________
O12Dosen meminta penafsiran perspektif pasien dari bukti kasus.Panduan P135/V4 D2; old Obs 11________________________
O13Dosen meminta pembedaan bukti kasus dan asumsi peserta.Panduan P135 dan BPPE 01________________________
O14Dosen membahas konsekuensi komunikasi bagi pasien.V4 D3; BP fidelity________________________
O15Dosen meminta alternatif respons empatik untuk momen yang dibahas.Panduan P139/V4 D3________________________
O16Dosen membantu merumuskan prinsip komunikasi dari pengalaman kasus.Panduan P139; old Obs 12________________________
O17Dosen memberi umpan balik formatif berdasarkan bukti kegiatan.BPPE 01; old Obs 14________________________
O18Peserta diminta menyusun rencana respons untuk kesempatan berikutnya.Panduan P141/V4 E 2; old Obs 13________________________
O19Data sesi dicatat menggunakan form atau log yang ditetapkan.BP lampiran B; fallback log manual ditandai________________________
O20Dosen menutup sesi sesuai prosedur keamanan psikologis yang ditetapkan.BP fidelity evaluation/penutupan aman________________________
O21Dosen menyampaikan kesepakatan interaksi yang aman sebelum simulasi.BP fidelity pre brief dan panduan dosen________________________
O22Dosen menjelaskan penggunaan cue pasien sebagai bahan penafsiran, bukan diagnosis otomatis.BP orientasi KPIEN; BM kerangka cue________________________
O23Peserta diberi kesempatan menyelesaikan skenario utuh yang dijadwalkan.BP fidelity skenario utuh; catat peserta belum selesai________________________
O24Peserta diberi kesempatan melakukan refleksi pribadi sesuai panduan.Panduan evaluasi; isi emosional boleh tetap privat________________________

Review global 6 A

KodeKriteriaRSKJKP/BTSaran
V6A01Butir relevan dengan tujuan observasi keterlaksanaan kegiatan wajib GRACE.________________________
V6A02Seluruh dimensi sasaran instrumen terwakili dalam daftar butir.________________________
V6A03Setiap butir hanya meminta satu penilaian utama.________________________
V6A04Redaksi butir dapat dipahami oleh pengguna sasaran.________________________
V6A05Pilihan respons memungkinkan pengguna membedakan kategori jawaban.________________________
V6A06Petunjuk membatasi interpretasi sesuai jenis data yang dikumpulkan.________________________

6 B. Expert review angket respons mahasiswa

Telaah relevansi pengalaman/kepraktisan dan keterpahaman; hindari pernyataan menjadi lebih empatik sebagai ukuran outcome tan di ngan. Sub dimensi responden tidak otomatis faktor tervalidasi. Butir visual/keterlibatan tidak menjadi bukti media meningkatkan empati.

KodeButir mahasiswa yang ditelaahDimensiRSKJKP/BTSaran
R01Saya dapat menjalankan fungsi utama game dengan mudah.Usability________________________
R02Petunjuk penggunaan game mudah saya pahami.Usability________________________
R03Menu game memudahkan saya berpindah antarbagian.Usability________________________
R04Tampilan visual game menarik bagi saya.Penerimaan________________________
R05Alur kasus membuat saya ingin melanjutkan kegiatan.Penerimaan________________________
R06Penanda kemajuan membantu saya mengikuti kegiatan belajar.Penerimaan________________________
R07Saya dapat mempertahankan perhatian selama menggunakan game.Penerimaan________________________
R08Kasus dalam game membantu saya memahami makna respons empatik kepada pasien.Manfaat dirasakan________________________
R09Game memberi saya kesempatan meninjau situasi dari sudut pandang pasien.Manfaat dirasakan________________________
R10Situasi dalam game terasa masuk akal bagi saya sebagai mahasiswa keperawatan.Authenticity dirasakan________________________
R11Bahasa dalam kasus mudah saya pahami.Readability________________________
R12Game memberi saya kesempatan memperhatikan isyarat kebutuhan pasien.Manfaat dirasakan________________________
R13Kegiatan GRACE bermanfaat bagi persiapan komunikasi saya dengan pasien.Manfaat dirasakan________________________
R14Saya merasa terlibat dengan situasi pasien yang digambarkan dalam kasus.Penerimaan________________________
R15Saya bersedia merekomendasikan kegiatan GRACE kepada teman untuk pembelajaran.Penerimaan________________________
R16Saya merasa aman menyampaikan alasan pilihan saya selama debriefing.Keamanan dirasakan________________________
R17Debriefing membantu saya menyusun alternatif respons kepada pasien.Manfaat dirasakan________________________

Review global 6 B

KodeKriteriaRSKJKP/BTSaran
V6B01Butir relevan dengan tujuan angket pengalaman mahasiswa setelah mengikuti GRACE.________________________
V6B02Seluruh dimensi sasaran instrumen terwakili dalam daftar butir.________________________
V6B03Setiap butir hanya meminta satu penilaian utama.________________________
V6B04Redaksi butir dapat dipahami oleh pengguna sasaran.________________________
V6B05Pilihan respons memungkinkan pengguna membedakan kategori jawaban.________________________
V6B06Petunjuk membatasi interpretasi sesuai jenis data yang dikumpulkan.________________________

Komentar umum validator:

____________________________________________________________________________

____________________________________________________________________________

Rekomendasi produk: ☐dapat ditelaah/digunakan sesuai tujuan tanpa revisi ☐perlu revisi ringan ☐perlu revisi besar dan telaah ulang ☐belum dapat diputuskan karena bukti kurang.

Butir prioritas dan alasan: ____________________________________________________

Nama/tanda tangan validator: ____________________ Tanggal: ____________________

Rekomendasi ini bukan bukti efektivitas pembelajaran atau validitas empiris KCES-R Indonesia.


Lampiran 6 A — Lembar yang akan dipakai observer

Pertemuan:____ Tanggal:____ Kelas:____ Observer:____ Kasus/versi:____ Build/fallback:____

Jumlah peserta:____ Cakupan pengamatan:____ Waktu aktual setiap fase:____ Adaptasi/penyimpangan:____

Nilai kegiatan, bukan kompetensi peserta. 2=terlaksana sesuai panduan;1=terlaksana sebagian/menyimpang;0=tidak terlaksana; TT=tidak teramati. TT wajib disertai alasan dan tidak disamakan 0. Bukti yang dapat diterima: ucapan/tindakan fasilitator, time stamp, form yang tersedia, tampilan/log untuk proses digital. Ekspresi pasien dalam teks bukan ekspresi afektif nyata mahasiswa.

Butir O ber nomor administratif; observer mengikuti urutan fase. O21/O22 pada awal, O23 selama simulasi, O24 evaluation. Jika satu kegiatan disediakan pada seluruh kelas tetapi sebagian peserta tidak mengikuti, catat cakupan; jangan menganggap seluruh peserta telah mengalaminya. Kegiatan wajib yang sengaja dilewati diberi 0, bukan NA. NA hanya bila ada deviasi protokol yang disetujui dan didokumentasikan, bukan alasan menghindari penurunan fidelity.

KodeAktivitas wajib0/1/2/TTBukti/waktu dan penyimpangan
O01Dosen menyampaikan tujuan belajar empati pada awal sesi.______________________
O02Dosen mengajak mahasiswa meninjau kasus dari sudut pandang pasien sebelum simulasi.______________________
O03Dosen memeriksa kesiapan peserta untuk mengakses aktivitas simulasi.______________________
O04Peserta memulai skenario yang ditetapkan untuk pertemuan tersebut.______________________
O05Peserta diberi tugas mengambil keputusan sebagai perawat pada kasus.______________________
O06Informasi pasien tersedia bagi peserta sebelum pilihan dibuat.______________________
O07Peserta membuat pilihan sendiri sebelum fasilitator menjelaskan alternatif.______________________
O08Peserta memperoleh tampilan konsekuensi sesuai pilihannya.______________________
O09Peserta memperoleh umpan balik kasus pada waktu yang ditetapkan.______________________
O10Dosen mengikuti batas bantuan yang ditetapkan selama pengambilan keputusan.______________________
O11Dosen meminta rekonstruksi satu pilihan peserta pada kasus.______________________
O12Dosen meminta penafsiran perspektif pasien dari bukti kasus.______________________
O13Dosen meminta pembedaan bukti kasus dan asumsi peserta.______________________
O14Dosen membahas konsekuensi komunikasi bagi pasien.______________________
O15Dosen meminta alternatif respons empatik untuk momen yang dibahas.______________________
O16Dosen membantu merumuskan prinsip komunikasi dari pengalaman kasus.______________________
O17Dosen memberi umpan balik formatif berdasarkan bukti kegiatan.______________________
O18Peserta diminta menyusun rencana respons untuk kesempatan berikutnya.______________________
O19Data sesi dicatat menggunakan form atau log yang ditetapkan.______________________
O20Dosen menutup sesi sesuai prosedur keamanan psikologis yang ditetapkan.______________________
O21Dosen menyampaikan kesepakatan interaksi yang aman sebelum simulasi.______________________
O22Dosen menjelaskan penggunaan cue pasien sebagai bahan penafsiran, bukan diagnosis otomatis.______________________
O23Peserta diberi kesempatan menyelesaikan skenario utuh yang dijadwalkan.______________________
O24Peserta diberi kesempatan melakukan refleksi pribadi sesuai panduan.______________________

Persentase fidelity per fase=jumlah skor/(2 × jumlah butir fase yang teramati)× 100%. Laporkan cakupan teramati/seluruh butir wajib dan jumlah TT bersama persentase; tanpa cakupan persentase dapat menyesatkan. Jika tidak ada butir teramati, jangan hitung persentase. Sajikan distribusi butir dan deviasi 4 sesi; cutoff“tinggi/rendah” tidak dibuat otomatis. O24 mengamati kesempatan refleksi, bukan meminta isi emosional pribadi. PE01 dan antusiasme dicatat pada lembar performa/keterlibatan lain dan tidak masuk denominator ini.

Latih observer dengan vignette/rekaman yang disetujui, sepakati bukti 0/1/2 pada tiap butir dan lakukan double-observation sebagian sesi. Gunakan agreement dan weighted kappa untuk kategori ordinal; pertimbangkan ICC untuk skor ringkas bila asumsi/modelnya sesuai. Jangan menyamakan kesepakatan observer dengan validitas empati.

Lampiran 6 B — Angket untuk mahasiswa

Kode peserta:____ Kelompok:____ Tanggal:____ Sesi yang diikuti:____ Perangkat/fallback:____

Isi setelah posttest pertemuan 4. Pendapat Anda tidak memengaruhi nilai akademik. Pilih satu respons berdasarkan pengalaman mengikuti GRACE:1=sangat tidak setuju;2=tidak setuju;3=setuju;4=sangat setuju. Pilih TA=tidak mengalami/tidak dapat menilai bila sesuai; TA bukan angka skor. Anda dapat tidak menjawab. Komentar perbaikan bersifat opsional. Ini survei pengalaman belajar, bukan tes kemampuan empati.

KodePernyataan1/2/3/4/TAKomentar opsional
R01Saya dapat menjalankan fungsi utama game dengan mudah.____________________
R02Petunjuk penggunaan game mudah saya pahami.____________________
R03Menu game memudahkan saya berpindah antarbagian.____________________
R04Tampilan visual game menarik bagi saya.____________________
R05Alur kasus membuat saya ingin melanjutkan kegiatan.____________________
R06Penanda kemajuan membantu saya mengikuti kegiatan belajar.____________________
R07Saya dapat mempertahankan perhatian selama menggunakan game.____________________
R08Kasus dalam game membantu saya memahami makna respons empatik kepada pasien.____________________
R09Game memberi saya kesempatan meninjau situasi dari sudut pandang pasien.____________________
R10Situasi dalam game terasa masuk akal bagi saya sebagai mahasiswa keperawatan.____________________
R11Bahasa dalam kasus mudah saya pahami.____________________
R12Game memberi saya kesempatan memperhatikan isyarat kebutuhan pasien.____________________
R13Kegiatan GRACE bermanfaat bagi persiapan komunikasi saya dengan pasien.____________________
R14Saya merasa terlibat dengan situasi pasien yang digambarkan dalam kasus.____________________
R15Saya bersedia merekomendasikan kegiatan GRACE kepada teman untuk pembelajaran.____________________
R16Saya merasa aman menyampaikan alasan pilihan saya selama debriefing.____________________
R17Debriefing membantu saya menyusun alternatif respons kepada pasien.____________________

Bagian paling membantu:__________________ Kendala:__________________ Saran:__________________

Analisis respon: frekuensi tiap kategori, missing/TA dan ringkas per butir/subdimensi. Skor total 17–68 hanya dapat dipertimbangkan setelah struktur/reliabilitas yang sesuai didukung; jangan menganggap 17 butir otomatis satu konstruk unidimensional. Tidak dibandingkan sebagai skor KCES-R atau dijadikan bukti kausal empati.