Instrumen 2 — Validasi Materi dan Skenario GRACE

Versi refinement 07 Okt 2026 • 20 butir • Siap telaah ahli, belum tervalidasi.

Ruang lingkup: Menilai substansi kasus, alternatif dan konsekuensi klinis. Tidak menilai fungsi tombol atau mutu teori model.

Bahan wajib: Materi, skenario dan graf V4 kandidat, catatan debriefing klinis, CPL/CPMK/RPSD 3, SOP institusi. Bila RPS/SOP tidak tersedia, tandai BT pada item terkait.

Identitas validator

Nama: ____________________ Instansi: ____________________

Keahlian/pengalaman relevan: ____________________ Tanggal: ____________________

Produk/versi/build yang dinilai: ____________________ Dokumen yang diperiksa: ____________________

Petunjuk

Nilai setiap butir pada dua kolom yang terpisah. RS (relevansi substantif):1=tidak relevan,2=kurang relevan,3=relevan,4=sangat relevan untuk indikator/objek penilaian. KJ (kejelasan redaksi):1=tidak jelas,2=kurang jelas,3=jelas,4=sangat jelas. Beri alasan bila skor 1/2. RS/KJ dipakai untuk memeriksa isi instrumen, bukan untuk menyatakan produk telah memenuhi seluruh kriteria.

KP (kesesuaian produk):1=tidak sesuai,2=kurang sesuai,3=sesuai,4=sangat sesuai dengan indikator. Isi KP hanya setelah bukti produk diperiksa. Gunakan BT (belum dapat ditelaah) jika bukti belum tersedia atau di luar keahlian; catat dokumen/bukti yang kurang. BT adalah missing, bukan skor 0/1. Menggunakan lembar yang sama untuk review item dan produk menghemat administrasi, tetapi kedua analisis harus dipisahkan.

Masukkan lokasi bukti/catatan pada tiap butir. Saran redaksi tidak boleh mengubah objek penilaian atau menambah konstruk baru tanpa revisi blueprint.

Empati kognitif

KodeButirRS 1–4/BTKJ 1–4/BTKP 1–4/BTBukti dan saran
T01Konsep empati kognitif, terutama pemahaman pengalaman dan perspective-taking pasien, disajikan secara benar dan konsisten dalam materi serta skenario GRACE.____________________________

Empati afektif

KodeButirRS 1–4/BTKJ 1–4/BTKP 1–4/BTBukti dan saran
T02Konsep empati afektif, terutama empathic concern dan respons kepedulian yang berorientasi pada pasien, disajikan secara benar dan proporsional.____________________________

Batas konsep

KodeButirRS 1–4/BTKJ 1–4/BTKP 1–4/BTBukti dan saran
T03Materi membedakan respons empatik yang berorientasi pada pasien dari personal distress mahasiswa.____________________________

Pemetaan kasus

KodeButirRS 1–4/BTKJ 1–4/BTKP 1–4/BTBukti dan saran
T04Peta kasus menghubungkan cue pasien dengan tujuan respons empatik yang dilatih.____________________________

Authenticity

KodeButirRS 1–4/BTKJ 1–4/BTKP 1–4/BTBukti dan saran
T05Situasi pasien pada setiap skenario masuk akal dalam konteks pelayanan yang digambarkan.____________________________

Kompleksitas

KodeButirRS 1–4/BTKJ 1–4/BTKP 1–4/BTBukti dan saran
T06Tuntutan keputusan pada setiap kasus sesuai dengan pengalaman belajar mahasiswa D3 sasaran.____________________________

Keilmuan

KodeButirRS 1–4/BTKJ 1–4/BTKP 1–4/BTBukti dan saran
T07Respons keperawatan yang direkomendasikan dalam skenario sesuai batas kewenangan peserta didik pada konteks kasus.____________________________

Komunikasi

KodeButirRS 1–4/BTKJ 1–4/BTKP 1–4/BTBukti dan saran
T08Respons yang direkomendasikan menunjukkan komunikasi terapeutik yang menanggapi kebutuhan pasien.____________________________

Branching

KodeButirRS 1–4/BTKJ 1–4/BTKP 1–4/BTBukti dan saran
T09Alternatif respons pada setiap node memiliki perbedaan makna komunikasi yang dapat dijelaskan dari kasus.____________________________

Konsekuensi

KodeButirRS 1–4/BTKJ 1–4/BTKP 1–4/BTBukti dan saran
T10Konsekuensi pasien yang ditulis sesuai dengan respons komunikasi yang dipilih.____________________________
T19Catatan kasus menjelaskan bahwa respons pasien dalam simulasi merupakan kemungkinan kontekstual, bukan kepastian reaksi pasien nyata.____________________________

Debriefing materi

KodeButirRS 1–4/BTKJ 1–4/BTKP 1–4/BTBukti dan saran
T11Rujukan klinis pada catatan debriefing kasus mendukung alternatif respons yang direkomendasikan.____________________________

Cakupan

KodeButirRS 1–4/BTKJ 1–4/BTKP 1–4/BTBukti dan saran
T12Rangkaian empat kasus menyediakan kesempatan melatih pemahaman perspektif dan kepedulian terhadap pasien.____________________________

Budaya

KodeButirRS 1–4/BTKJ 1–4/BTKP 1–4/BTBukti dan saran
T13Penggambaran pasien menghindari generalisasi stereotip tentang kelompok budaya.____________________________

Bahasa materi

KodeButirRS 1–4/BTKJ 1–4/BTKP 1–4/BTBukti dan saran
T14Teks materi dan skenario mudah dipahami oleh mahasiswa D3 sasaran.____________________________
T15Istilah keperawatan digunakan sesuai maknanya dalam konteks kasus.____________________________

Bahasa dialog

KodeButirRS 1–4/BTKJ 1–4/BTKP 1–4/BTBukti dan saran
T16Dialog pasien terdengar wajar untuk situasi yang digambarkan.____________________________

Etika pasien

KodeButirRS 1–4/BTKJ 1–4/BTKP 1–4/BTBukti dan saran
T17Respons yang direkomendasikan menghargai hak pasien untuk menyampaikan pilihan.____________________________

Cue pasien

KodeButirRS 1–4/BTKJ 1–4/BTKP 1–4/BTBukti dan saran
T18Isyarat pasien menyediakan dasar untuk penafsiran tanpa menjadikan satu isyarat sebagai diagnosis kebutuhan pasien.____________________________

Kurikulum

KodeButirRS 1–4/BTKJ 1–4/BTKP 1–4/BTBukti dan saran
T20Setiap kasus ditautkan pada capaian dan jadwal dalam RPS D3 institusi sasaran.____________________________

Komentar umum validator:

____________________________________________________________________________

____________________________________________________________________________

Rekomendasi produk: ☐dapat ditelaah/digunakan sesuai tujuan tanpa revisi ☐perlu revisi ringan ☐perlu revisi besar dan telaah ulang ☐belum dapat diputuskan karena bukti kurang.

Butir prioritas dan alasan: ____________________________________________________

Nama/tanda tangan validator: ____________________ Tanggal: ____________________

Rekomendasi ini bukan bukti efektivitas pembelajaran atau validitas empiris KCES-R Indonesia.