Instrumen 6 — Validasi Instrumen Penelitian Buatan Peneliti

Versi refinement 07 Okt 2026. Dua objek: A. lembar observasi keterlaksanaan 24 butir dan B. angket respons mahasiswa 17 butir. Tidak menghasilkan skala empati baru. Lembar ahli dan lembar penggunaan dipisahkan di bawah.

Identitas validator

Nama: ____________________ Instansi: ____________________

Keahlian/pengalaman relevan: ____________________ Tanggal: ____________________

Produk/versi/build yang dinilai: ____________________ Dokumen yang diperiksa: ____________________

Petunjuk

Nilai setiap butir pada dua kolom yang terpisah. RS (relevansi substantif):1=tidak relevan,2=kurang relevan,3=relevan,4=sangat relevan untuk indikator/objek penilaian. KJ (kejelasan redaksi):1=tidak jelas,2=kurang jelas,3=jelas,4=sangat jelas. Beri alasan bila skor 1/2. RS/KJ dipakai untuk memeriksa isi instrumen, bukan untuk menyatakan produk telah memenuhi seluruh kriteria.

KP (kesesuaian produk):1=tidak sesuai,2=kurang sesuai,3=sesuai,4=sangat sesuai dengan indikator. Isi KP hanya setelah bukti produk diperiksa. Gunakan BT (belum dapat ditelaah) jika bukti belum tersedia atau di luar keahlian; catat dokumen/bukti yang kurang. BT adalah missing, bukan skor 0/1. Menggunakan lembar yang sama untuk review item dan produk menghemat administrasi, tetapi kedua analisis harus dipisahkan.

Masukkan lokasi bukti/catatan pada tiap butir. Saran redaksi tidak boleh mengubah objek penilaian atau menambah konstruk baru tanpa revisi blueprint.

6 A. Expert review lembar observasi

Ahli memeriksa kecocokan tiap O dengan aktivitas wajib yang tercantum di BP/panduan dosen/skenario. Gunakan RS/KJ. KP menilai kesesuaian operasional calon lembar; ini berbeda dari hasil pelaksanaan yang akan dicatat observer. Locator sumber wajib tercantum agar kegiatan opsional tidak menjadi tuntutan fidelity.

KodeButir observasi yang ditelaahAsal kegiatanRSKJKP/BTSaran
O01Dosen menyampaikan tujuan belajar empati pada awal sesi.Panduan dosen orientasi; old Obs 1________________________
O02Dosen mengajak mahasiswa meninjau kasus dari sudut pandang pasien sebelum simulasi.Panduan dosen P83; old Obs 2________________________
O03Dosen memeriksa kesiapan peserta untuk mengakses aktivitas simulasi.Panduan dosen pemeriksaan akses; old Obs 3/4________________________
O04Peserta memulai skenario yang ditetapkan untuk pertemuan tersebut.BP sesi 1–4; old Obs 5________________________
O05Peserta diberi tugas mengambil keputusan sebagai perawat pada kasus.V4 pengantar peran; old Obs 6________________________
O06Informasi pasien tersedia bagi peserta sebelum pilihan dibuat.V4 node cue; BP fokus pasien________________________
O07Peserta membuat pilihan sendiri sebelum fasilitator menjelaskan alternatif.Panduan dosen P91; BP ketentuan minimal bantuan________________________
O08Peserta memperoleh tampilan konsekuensi sesuai pilihannya.V4 setiap A/B; old Obs 7 di per sempit________________________
O09Peserta memperoleh umpan balik kasus pada waktu yang ditetapkan.V4 umpan balik; BP fidelity________________________
O10Dosen mengikuti batas bantuan yang ditetapkan selama pengambilan keputusan.Panduan dosen selective monitoring; old Obs 8________________________
O11Dosen meminta rekonstruksi satu pilihan peserta pada kasus.Panduan P133/V4 D1; old Obs 10________________________
O12Dosen meminta penafsiran perspektif pasien dari bukti kasus.Panduan P135/V4 D2; old Obs 11________________________
O13Dosen meminta pembedaan bukti kasus dan asumsi peserta.Panduan P135 dan BPPE 01________________________
O14Dosen membahas konsekuensi komunikasi bagi pasien.V4 D3; BP fidelity________________________
O15Dosen meminta alternatif respons empatik untuk momen yang dibahas.Panduan P139/V4 D3________________________
O16Dosen membantu merumuskan prinsip komunikasi dari pengalaman kasus.Panduan P139; old Obs 12________________________
O17Dosen memberi umpan balik formatif berdasarkan bukti kegiatan.BPPE 01; old Obs 14________________________
O18Peserta diminta menyusun rencana respons untuk kesempatan berikutnya.Panduan P141/V4 E 2; old Obs 13________________________
O19Data sesi dicatat menggunakan form atau log yang ditetapkan.BP lampiran B; fallback log manual ditandai________________________
O20Dosen menutup sesi sesuai prosedur keamanan psikologis yang ditetapkan.BP fidelity evaluation/penutupan aman________________________
O21Dosen menyampaikan kesepakatan interaksi yang aman sebelum simulasi.BP fidelity pre brief dan panduan dosen________________________
O22Dosen menjelaskan penggunaan cue pasien sebagai bahan penafsiran, bukan diagnosis otomatis.BP orientasi KPIEN; BM kerangka cue________________________
O23Peserta diberi kesempatan menyelesaikan skenario utuh yang dijadwalkan.BP fidelity skenario utuh; catat peserta belum selesai________________________
O24Peserta diberi kesempatan melakukan refleksi pribadi sesuai panduan.Panduan evaluasi; isi emosional boleh tetap privat________________________

Review global 6 A

KodeKriteriaRSKJKP/BTSaran
V6A01Butir relevan dengan tujuan observasi keterlaksanaan kegiatan wajib GRACE.________________________
V6A02Seluruh dimensi sasaran instrumen terwakili dalam daftar butir.________________________
V6A03Setiap butir hanya meminta satu penilaian utama.________________________
V6A04Redaksi butir dapat dipahami oleh pengguna sasaran.________________________
V6A05Pilihan respons memungkinkan pengguna membedakan kategori jawaban.________________________
V6A06Petunjuk membatasi interpretasi sesuai jenis data yang dikumpulkan.________________________

6 B. Expert review angket respons mahasiswa

Telaah relevansi pengalaman/kepraktisan dan keterpahaman; hindari pernyataan menjadi lebih empatik sebagai ukuran outcome tan di ngan. Sub dimensi responden tidak otomatis faktor tervalidasi. Butir visual/keterlibatan tidak menjadi bukti media meningkatkan empati.

KodeButir mahasiswa yang ditelaahDimensiRSKJKP/BTSaran
R01Saya dapat menjalankan fungsi utama game dengan mudah.Usability________________________
R02Petunjuk penggunaan game mudah saya pahami.Usability________________________
R03Menu game memudahkan saya berpindah antarbagian.Usability________________________
R04Tampilan visual game menarik bagi saya.Penerimaan________________________
R05Alur kasus membuat saya ingin melanjutkan kegiatan.Penerimaan________________________
R06Penanda kemajuan membantu saya mengikuti kegiatan belajar.Penerimaan________________________
R07Saya dapat mempertahankan perhatian selama menggunakan game.Penerimaan________________________
R08Kasus dalam game membantu saya memahami makna respons empatik kepada pasien.Manfaat dirasakan________________________
R09Game memberi saya kesempatan meninjau situasi dari sudut pandang pasien.Manfaat dirasakan________________________
R10Situasi dalam game terasa masuk akal bagi saya sebagai mahasiswa keperawatan.Authenticity dirasakan________________________
R11Bahasa dalam kasus mudah saya pahami.Readability________________________
R12Game memberi saya kesempatan memperhatikan isyarat kebutuhan pasien.Manfaat dirasakan________________________
R13Kegiatan GRACE bermanfaat bagi persiapan komunikasi saya dengan pasien.Manfaat dirasakan________________________
R14Saya merasa terlibat dengan situasi pasien yang digambarkan dalam kasus.Penerimaan________________________
R15Saya bersedia merekomendasikan kegiatan GRACE kepada teman untuk pembelajaran.Penerimaan________________________
R16Saya merasa aman menyampaikan alasan pilihan saya selama debriefing.Keamanan dirasakan________________________
R17Debriefing membantu saya menyusun alternatif respons kepada pasien.Manfaat dirasakan________________________

Review global 6 B

KodeKriteriaRSKJKP/BTSaran
V6B01Butir relevan dengan tujuan angket pengalaman mahasiswa setelah mengikuti GRACE.________________________
V6B02Seluruh dimensi sasaran instrumen terwakili dalam daftar butir.________________________
V6B03Setiap butir hanya meminta satu penilaian utama.________________________
V6B04Redaksi butir dapat dipahami oleh pengguna sasaran.________________________
V6B05Pilihan respons memungkinkan pengguna membedakan kategori jawaban.________________________
V6B06Petunjuk membatasi interpretasi sesuai jenis data yang dikumpulkan.________________________

Komentar umum validator:

____________________________________________________________________________

____________________________________________________________________________

Rekomendasi produk: ☐dapat ditelaah/digunakan sesuai tujuan tanpa revisi ☐perlu revisi ringan ☐perlu revisi besar dan telaah ulang ☐belum dapat diputuskan karena bukti kurang.

Butir prioritas dan alasan: ____________________________________________________

Nama/tanda tangan validator: ____________________ Tanggal: ____________________

Rekomendasi ini bukan bukti efektivitas pembelajaran atau validitas empiris KCES-R Indonesia.


Lampiran 6 A — Lembar yang akan dipakai observer

Pertemuan:____ Tanggal:____ Kelas:____ Observer:____ Kasus/versi:____ Build/fallback:____

Jumlah peserta:____ Cakupan pengamatan:____ Waktu aktual setiap fase:____ Adaptasi/penyimpangan:____

Nilai kegiatan, bukan kompetensi peserta. 2=terlaksana sesuai panduan;1=terlaksana sebagian/menyimpang;0=tidak terlaksana; TT=tidak teramati. TT wajib disertai alasan dan tidak disamakan 0. Bukti yang dapat diterima: ucapan/tindakan fasilitator, time stamp, form yang tersedia, tampilan/log untuk proses digital. Ekspresi pasien dalam teks bukan ekspresi afektif nyata mahasiswa.

Butir O ber nomor administratif; observer mengikuti urutan fase. O21/O22 pada awal, O23 selama simulasi, O24 evaluation. Jika satu kegiatan disediakan pada seluruh kelas tetapi sebagian peserta tidak mengikuti, catat cakupan; jangan menganggap seluruh peserta telah mengalaminya. Kegiatan wajib yang sengaja dilewati diberi 0, bukan NA. NA hanya bila ada deviasi protokol yang disetujui dan didokumentasikan, bukan alasan menghindari penurunan fidelity.

KodeAktivitas wajib0/1/2/TTBukti/waktu dan penyimpangan
O01Dosen menyampaikan tujuan belajar empati pada awal sesi.______________________
O02Dosen mengajak mahasiswa meninjau kasus dari sudut pandang pasien sebelum simulasi.______________________
O03Dosen memeriksa kesiapan peserta untuk mengakses aktivitas simulasi.______________________
O04Peserta memulai skenario yang ditetapkan untuk pertemuan tersebut.______________________
O05Peserta diberi tugas mengambil keputusan sebagai perawat pada kasus.______________________
O06Informasi pasien tersedia bagi peserta sebelum pilihan dibuat.______________________
O07Peserta membuat pilihan sendiri sebelum fasilitator menjelaskan alternatif.______________________
O08Peserta memperoleh tampilan konsekuensi sesuai pilihannya.______________________
O09Peserta memperoleh umpan balik kasus pada waktu yang ditetapkan.______________________
O10Dosen mengikuti batas bantuan yang ditetapkan selama pengambilan keputusan.______________________
O11Dosen meminta rekonstruksi satu pilihan peserta pada kasus.______________________
O12Dosen meminta penafsiran perspektif pasien dari bukti kasus.______________________
O13Dosen meminta pembedaan bukti kasus dan asumsi peserta.______________________
O14Dosen membahas konsekuensi komunikasi bagi pasien.______________________
O15Dosen meminta alternatif respons empatik untuk momen yang dibahas.______________________
O16Dosen membantu merumuskan prinsip komunikasi dari pengalaman kasus.______________________
O17Dosen memberi umpan balik formatif berdasarkan bukti kegiatan.______________________
O18Peserta diminta menyusun rencana respons untuk kesempatan berikutnya.______________________
O19Data sesi dicatat menggunakan form atau log yang ditetapkan.______________________
O20Dosen menutup sesi sesuai prosedur keamanan psikologis yang ditetapkan.______________________
O21Dosen menyampaikan kesepakatan interaksi yang aman sebelum simulasi.______________________
O22Dosen menjelaskan penggunaan cue pasien sebagai bahan penafsiran, bukan diagnosis otomatis.______________________
O23Peserta diberi kesempatan menyelesaikan skenario utuh yang dijadwalkan.______________________
O24Peserta diberi kesempatan melakukan refleksi pribadi sesuai panduan.______________________

Persentase fidelity per fase=jumlah skor/(2 × jumlah butir fase yang teramati)× 100%. Laporkan cakupan teramati/seluruh butir wajib dan jumlah TT bersama persentase; tanpa cakupan persentase dapat menyesatkan. Jika tidak ada butir teramati, jangan hitung persentase. Sajikan distribusi butir dan deviasi 4 sesi; cutoff“tinggi/rendah” tidak dibuat otomatis. O24 mengamati kesempatan refleksi, bukan meminta isi emosional pribadi. PE01 dan antusiasme dicatat pada lembar performa/keterlibatan lain dan tidak masuk denominator ini.

Latih observer dengan vignette/rekaman yang disetujui, sepakati bukti 0/1/2 pada tiap butir dan lakukan double-observation sebagian sesi. Gunakan agreement dan weighted kappa untuk kategori ordinal; pertimbangkan ICC untuk skor ringkas bila asumsi/modelnya sesuai. Jangan menyamakan kesepakatan observer dengan validitas empati.

Lampiran 6 B — Angket untuk mahasiswa

Kode peserta:____ Kelompok:____ Tanggal:____ Sesi yang diikuti:____ Perangkat/fallback:____

Isi setelah posttest pertemuan 4. Pendapat Anda tidak memengaruhi nilai akademik. Pilih satu respons berdasarkan pengalaman mengikuti GRACE:1=sangat tidak setuju;2=tidak setuju;3=setuju;4=sangat setuju. Pilih TA=tidak mengalami/tidak dapat menilai bila sesuai; TA bukan angka skor. Anda dapat tidak menjawab. Komentar perbaikan bersifat opsional. Ini survei pengalaman belajar, bukan tes kemampuan empati.

KodePernyataan1/2/3/4/TAKomentar opsional
R01Saya dapat menjalankan fungsi utama game dengan mudah.____________________
R02Petunjuk penggunaan game mudah saya pahami.____________________
R03Menu game memudahkan saya berpindah antarbagian.____________________
R04Tampilan visual game menarik bagi saya.____________________
R05Alur kasus membuat saya ingin melanjutkan kegiatan.____________________
R06Penanda kemajuan membantu saya mengikuti kegiatan belajar.____________________
R07Saya dapat mempertahankan perhatian selama menggunakan game.____________________
R08Kasus dalam game membantu saya memahami makna respons empatik kepada pasien.____________________
R09Game memberi saya kesempatan meninjau situasi dari sudut pandang pasien.____________________
R10Situasi dalam game terasa masuk akal bagi saya sebagai mahasiswa keperawatan.____________________
R11Bahasa dalam kasus mudah saya pahami.____________________
R12Game memberi saya kesempatan memperhatikan isyarat kebutuhan pasien.____________________
R13Kegiatan GRACE bermanfaat bagi persiapan komunikasi saya dengan pasien.____________________
R14Saya merasa terlibat dengan situasi pasien yang digambarkan dalam kasus.____________________
R15Saya bersedia merekomendasikan kegiatan GRACE kepada teman untuk pembelajaran.____________________
R16Saya merasa aman menyampaikan alasan pilihan saya selama debriefing.____________________
R17Debriefing membantu saya menyusun alternatif respons kepada pasien.____________________

Bagian paling membantu:__________________ Kendala:__________________ Saran:__________________

Analisis respon: frekuensi tiap kategori, missing/TA dan ringkas per butir/subdimensi. Skor total 17–68 hanya dapat dipertimbangkan setelah struktur/reliabilitas yang sesuai didukung; jangan menganggap 17 butir otomatis satu konstruk unidimensional. Tidak dibandingkan sebagai skor KCES-R atau dijadikan bukti kausal empati.